Pencinta Kopi Jadi Penyumbang Masalah Sampah Plastik di Indonesia

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 18:05 WIB
Pencinta Kopi Jadi Penyumbang Masalah Sampah Plastik di Indonesia
Ilustrasi coffee shop. [Shutterstock]

Suara.com - Sampah kemasan plastik semakin berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan. World Economic Forum 2020 memperkirakan, jumlah sampah plastik akan membengkak dari 260 juta ton menjadi 460 juta ton per tahun pada tahun 2030 nanti.

Untuk menekan penggunaan kemasan plastik, salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan adalah kertas. Sayangnya, kertas kemasan makanan dan minuman yang saat ini banyak digunakan seringkali tetap mengandung lapisan plastik yang berfungsi untuk menahan air ataupun cairan agar tidak tembus ke kertas.

Padahal proses pemisahan kertas dari lapisan plastik memiliki tingkat kesulitan tinggi, karenanya hal ini malah dianggap dapat menjadi ancaman lain bagi kelangsungan lingkungan.

"United Nation Environment Program (UNEP) memprediksi pada tahun 2050 akan ada lebih banyak plastik di lautan daripada jumlah ikan. Kebanyakan plastik tidak dapat terurai secara hayati," kata Founder The Earthkeeper Indonesia, Teguh Handoko saat berbicara dalam gerakan #NgopiMembumi beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, plastik juga membutuhkan waktu lebih dari 400 tahun untuk terdegradasi, menjadi potongan-potongan kecil yang pada akhirnya masih akan mengontaminasi kehidupan laut dan membahayakan manusia.

Di sisi lain, Teguh mengatakan bahwa tingginya jumlah sampah plastik tak terlepas dari gaya hidup masyarakat yang menggunakan plastik untuk mengemas makanan dan minuman.

"Salah satu industri yang banyak menggunakan kemasan plastik adalah coffee shop. Memang tak semua makanan dan minuman dikemas atau disajikan dalam kemasan plastik, ada juga yang dikemas menggunakan wadah atau gelas kertas. Akan tetapi, kebanyakan gelas kertas yang beredar di Indonesia saat ini masih menggunakan lapisan plastik," tambahnya.

Lewat survei yang dilakukan oleh The Earthkeeper Indonesia terhadap penikmat kopi di Jakarta menunjukkan, 6 dari 10 orang partisipan mengaku mengunjungi coffee shop kesayangan sedikitnya satu kali dalam seminggu untuk menikmati kopi.

Dalam seminggu, mayoritas partisipan pun mengaku menggunakan atau menyumbang setidaknya satu sampai dua sampah gelas plastik saat membeli es kopi kesukaan. Kebanyakan dari mereka mengaku tidak memilah antara sampah organik dan non-organik saat membuang kemasan kopinya dikarenakan tidak mengetahui mengenai prosedur membuang sampah yang baik dan benar.

Padahal di dunia, setiap tahunnya, terjadi peningkatan produksi gelas kertas sebesar 3-5 persen dengan tingkat pertumbuhan tertinggi terjadi di kawasan Asia Pasifik.

Sayangnya, dari +320 miliar cangkir kertas yang diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya, kurang dari satu persen yang berhasil didaur ulang karena sulitnya proses pemisahan kertas-plastik.

Dikatakan Product Manager - Foopak, Asia Pulp & Paper Benny Chiadarma, baik data dari Foopak atau LIPI menunjukkan bagaimana 96 persen food delivery di Indonesia menggunakan kemasan plastik.

Untuk itu, pihaknya menghadirkan inovasi terbaru yaitu Foopak Bio Natura yang merupakan kertas khusus untuk makanan minuman yang plastic-free, dapat didaur ulang (recyclable) dan dijadikan kompos (compostable) baik melalui proses industri maupun di rumah.

"Foopak Bio Natura juga terjamin food grade, tahan panas microwaveable dan ovenable dan hanya menggunakan bahan kertas berkualitas dari kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang rantai pasokannya juga sudah tersertifikasi baik nasional maupun internasional," tambahnya.

Bertepatan dengan momen kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, tiga institusi pioneer di bidang masing-masing, yaitu Foopak Bio Natura sebagai produsen kertas kemasan, Anomali Coffee dan Earth Keepers Indonesia berinisiatif menghadirkan gerakan #NgopiMembumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Miris, Limbah Gelas Kertas yang Bisa Didaur Ulang Tak Sampai 1 Persen

Miris, Limbah Gelas Kertas yang Bisa Didaur Ulang Tak Sampai 1 Persen

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:53 WIB

Kenal Lebih Dekat dengan Pahlawan yang Ada di Uang Kertas

Kenal Lebih Dekat dengan Pahlawan yang Ada di Uang Kertas

Your Say | Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:27 WIB

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:22 WIB

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:32 WIB

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:25 WIB

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:21 WIB