Terkenal Lezat, Ini yang Jadi Faktor Keunggualan Makanan Eropa

Risna Halidi

Minggu, 29 Agustus 2021 | 17:50 WIB
Terkenal Lezat, Ini yang Jadi Faktor Keunggualan Makanan Eropa
Ilustrasi: Pizza sebagai salah satu makanan Eropa populer. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Secara umum orang Indonesia lebih mengenal makanan Eropa sebagai sajian mewah para bangsawan. Memiliki cita rasa yang baik, makanan Eropa juga kerap dibanderol dengan harga yang mahal.

Namun dikatakan oleh Ketua Pelatihan Sumber Daya Manusia Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Alexander Nayoan, wajar untuk makanan Eropa dijual dengan harga cukup mahal.

"Ada barang ada harga. Kenapa? Karena orang Eropa punya standar higenis dan kualitas yang mereka anggap penting," kata Nayoan saat berbicara dalam acara peluncuran kampanye 'Nikmati Warna-warni Eropa, Keunggulan Cita Rasa' beberapa waktu lalu.

Nayoan melanjutkan, orang Eropa sangat peduli dengan apa yang mereka makan dan apa dampak kesehatan dari konsumsi makanan tersebut. Belum lagi aspek keberlanjutan produk makanan Eropa yang sangat diperhatikan.

Setali tiga uang dengan Nayoan, chef terkemuka asal Indonesia, Degan Septoadji juga memiliki pandangan yang sama tentang produk makanan Eropa.

Chef Degan Septoadji (Dok. Uni Eropa)
Chef Degan Septoadji (Dok. Uni Eropa)

Chef Degan bercerita saat memasuki pendidikan kuliner dulu, ia sudah terbiasa dengan kualitas makanan Eropa.

"Kalau mau masak makanan asli Eropa, harus membuatnya dari bahan asal Eropa juga," kata Chef Degan dalam acara yang sama.

Beberapa keunggulan produk makanan dan minuman Eropa, kata Chef Degan, adalah masalah kebersihan dan keamanannya.

"Apalagi sekarang ini banyak konsumen yang memerhatikan higenis, sanitasi orisinalitas, asal usul dari mana dan keamanan. Selain itu proses membuat makanan di Eropa juga tercatat rapi. Sampai sapi bisa dicari balik bapak ibunya siapa, ini sangat bagus untuk konsumen," tambah Chef Degan.

baca juga

Acara kampanye 'Nikmati Warna-warni Eropa, Keunggulan Cita Rasa' sendiri merupakan kampanye yang ditujukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai produk makanan dan minuman Uni Eropa di pasar Indonesia.

Kepala Seksi Perdagangan dan Ekonomi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Marika Jakas mengatakan, umumnya masyarakat Eropa menjalankan budidaya dan menghasilkan makanan bukan demi uang semata.

Untuk itu, Uni Eropa membuat regulasi yang mendasari produk makanan dan minuman untuk menjamin keamanan makanan bagi konsumen.

"Ada semangat yang kuat, standar yang diterapkan, serta warisan budaya kuliner yang diapresiasi," pungkas Marika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Izinkan Turis dari AS dan UE Masuk Tanpa Karantina, Ini Syaratnya

Inggris Izinkan Turis dari AS dan UE Masuk Tanpa Karantina, Ini Syaratnya

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:55 WIB

Best 5 Oto: Panggilan Darurat eCall di Uni Eropa, Mobil Listrik Mini Wuling ke Indonesia

Best 5 Oto: Panggilan Darurat eCall di Uni Eropa, Mobil Listrik Mini Wuling ke Indonesia

Otomotif | Minggu, 25 Juli 2021 | 08:45 WIB

Putuskan Perusahaan Boleh Larang Pakai Hijab, Pengadilan Uni Eropa Dikecam

Putuskan Perusahaan Boleh Larang Pakai Hijab, Pengadilan Uni Eropa Dikecam

News | Sabtu, 17 Juli 2021 | 08:59 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×