5 Fakta Menarik Hiu, Si Predator Laut yang Nyaris Punah

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 15 September 2021 | 10:18 WIB
5 Fakta Menarik Hiu, Si Predator Laut yang Nyaris Punah
Ilustrasi ikan hiu. (pixabay.com)

Suara.com - Dalam rantai makanan, hiu berada diposisi teratas yang artinya ia menjadi predator ulung seantero laut. Namun, meski tak punya musuh hewan laut lain yang akan memangsanya, keberadaan hiu masih terancam justru karena ulah manusia.

Organisasi World Wide Fund (WWF) for Nature Indonesia mencatat bahwa Indonesia sendiri menjadi negara produsen hiu terbesar di dunia, yakni sebesar 16,8 persen dari total penangkapan di seluruh dunia.

Tak heran jika populasi hiu di laut Indonesia semakin terancam punah. Penurunan populasi hiu di Indonesia disebabkan oleh tingginya permintaan konsumsi sirip, daging, dan lain sebagainya.

WWF Indonesia memperkirakan, sekitar 12.622 kg sirip hiu di Indonesia dihidangkan di berbagai restoran dan hotel di Jakarta dalam satu tahun.

Padahal, sebagai predator teratas, hiu memiliki peran untuk menjaga keseimbangan ekosistem di laut. Apabila populasi hiu terancam, maka keseimbangan ekosistem dan rantai makanan di laut juga akan terganggu.

Meski seringkali dilabeli sebagai pemangsa manusia juga, namun hal tersebut tidak selalu benar. Dikutip dari Ruang Guru, berikut lima fakta mengenai hiu.

1. Hiu hidup lebih tua dari dinosaurus
Ternyata hiu ditemukan jauh sebelum dinosaurus ada. Hiu muncul 410 juta tahun yang lalu, sementara dinosaurus ditemukan 230 juta tahun yang lalu. Namun, nasibnya berbeda dengan dinosaurus yang mengalami kepunahan massal 66 juta tahun yang lalu. Hiu dapat bertahan karena mengarungi samudra untuk berpindah tempat.

2. Hiu punya beberapa kepribadian
Layaknya manusia, hiu juga punya sifat. Penelitian terbaru menemukan sejumlah hiu dapat memberi reaksi yang berbeda di situasi tertentu. Beberapa hiu ada yang mempunyai sifat pemalu dan mudah stres, ada pula yang berani dan tidak gampang stres.

3. Punya masa mengandung paling lama
Pada jenis tertentu, hiu mempunyai waktu mengandung paling lama dari binatang mana pun di dunia. Contohnya, spesies Chlamydoselachus anguineus dapat mengandung selama 3,5 tahun. Maka dari itu, hiu termasuk hewan dengan perkembangbiakan yang lambat. Apabila satu hiu mati, maka butuh waktu lama untuk kembali ada hiu baru dilahirkan.

baca juga

4. Ukuran hiu mengecil dari masa ke masa
Perubahan iklim membuat ukuran tubuh hiu mengalami evolusi menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Air hangat menyebabkan hiu butuh lebih banyak energi untuk beraktivitas dan metabolisme tubuh. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak pada berkurangnya ketajaman indra penciuman hiu untuk berburu.

5. Hiu ganti gigi dalam waktu 24 jam
Berdasarkan data dari National Geographic Kids, hiu mempunyai kurang lebih 10.000 gigi sepanjang hidupnya. Itu artinya hiu sering sekali ganti gigi karena kondisinya mudah patah. Desain giginya memang tidak tertancap kuat di geraham, namun kekuatannya dalam mengoyak makanan sangat kuat. Gigi baru hiu juga akan tumbuh dalam waktu 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hiu Segede Gerobak Ini Terdampar di Pantai Ketapang Madura, Warga Sulit Dorong ke Lautan

Hiu Segede Gerobak Ini Terdampar di Pantai Ketapang Madura, Warga Sulit Dorong ke Lautan

Jatim | Senin, 13 September 2021 | 15:41 WIB

Sensasi Menyelam Bersama Ikan Hiu di Perairan Pulau Mitita

Sensasi Menyelam Bersama Ikan Hiu di Perairan Pulau Mitita

Foto | Jum'at, 10 September 2021 | 16:03 WIB

Nelayan Selamatkan Hiu Tutul Terdampar di Paciran Lamongan

Nelayan Selamatkan Hiu Tutul Terdampar di Paciran Lamongan

Jatim | Jum'at, 10 September 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×