Naik Gunung, Outfit Pendaki Ini Jadi Perbincangan karena Kelewat Mahal

Rima Sekarani Imamun Nissa, Nur Khotimah

Kamis, 23 September 2021 | 14:21 WIB
Naik Gunung, Outfit Pendaki Ini Jadi Perbincangan karena Kelewat Mahal
Ilustrasi pendaki gunung. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Baru-baru ini seorang pendaki perempuan menjadi perbincangan di media sosial karena outfit yang dipakainya ketika naik gunung kelewat mahal. Ia adalah Furky R Syahroni.

Semuanya berawal dari unggahan YouTube komika yang hobi naik gunung, Dzawin Nur, pada Minggu (20/9/2021). Ia sengaja membongkar outfit Furky dalam video tersebut.

Setelah dibujuk oleh Dzawin, Furky mau mengungkap harga setiap barang yang dipakai olehnya saat mendaki gunung kala itu. Mulai dari sepatu, baju, celana, hingga kacamata.

Furky ternyata memakai sepatu dari merek Salomon yang harganya mencapai Rp3,9 juta. Kemudian, ia mengenakan celana Fjallraven seharga Rp2,7 juta dan baju Rp150 ribu.

Tas yang dipakai Furky juga tidak kalah mahal. Ia memakai tas ransel dari merek backpack ternama asal California, Osprey, yang harganya menyentuh angka Rp1,6 juta.

Outfit pendaki Furky viral karena kelewat mahal. (YouTube/Dzawin Nur)
Outfit pendaki Furky viral karena kelewat mahal. (YouTube/Dzawin Nur)

Furky juga melengkapi penampilannya dengan memakai jam tangan G-SHOCK seharga Rp4 juta serta kacamata senilai Rp1,2 juta. Ia memilih kacamata keluaran merek eyewear asal Prancis, Julbo.

Selain itu, Furky diketahui membawa dua kamera yang harganya Rp18 juta. Jadi jika dijumlahkan, harga semua outfit dan barang yang dipakai Furky saat mendaki adalah Rp31,6 juta atau nyaris Rp32 juta.

Fakta tersebut lantas menarik perhatian banyak warganet usai dibagikan ulang oleh akun TikTok @ndereklangkung_. Mereka ramai memberikan berbagai komentar di unggahan tersebut.

"Rp32 juta belum tenda dkk (emoji syok)," kata seorang warganet.

baca juga

"Parah sih gokil banget yang jalan-jalan di mall kalah," celetuk yang lain.

"Gue yang celana 700K udah berasa sultan banget (emoji menangis)," tutur lainnya.

Outfit pendaki yang viral karena kelewat mahal. (TikTok/@ndereklangkung_)
Outfit pendaki yang viral karena kelewat mahal. (TikTok/@ndereklangkung_)

"Dompetku hanya diam," komentar yang lain.

"Sederhana namun berkelas," tambah warganet lagi.

"Sedikit sharing aja ini mah. Kenapa rata-rata peralatan naik gunung lebih mahal karena memang setiap produknya didesign khusus untuk zona extrem," tegas lainnya.

Setelah video ini viral, Furky membuat unggahan Instagram untuk membahas soal outfit saat mendaki. Ia mengatakan bahwa setiap pendaki punya pertimbangan sendiri dalam memilih outfit.

"Banyak pendaki-pendaki kawakan dan expert yang outfitnya lebih mencengangkan harganya. Banyak juga pendaki-pendaki berskill tinggi yang outfitnya nggak mahal tapi tetap mumpuni untuk dipakai berkegiatan di alam," jelas Furky dalam unggahan Instagram, Rabu (22/9/2021).

"Preferensi orang beda-beda. Mulai dari gaya ngebudgetinnya, tujuan ke gunungnya, durasinya, spek gearnya, dan faktor-faktor lainnya. Yang penting dan paling mendasar adalah tetap safety.. dan diperhitungkan," kata dia lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Pendaki Hilang Misterius, Tim SAR Sisir Lembah-lembah Gunung Guntur

Bocah Pendaki Hilang Misterius, Tim SAR Sisir Lembah-lembah Gunung Guntur

Jabar | Kamis, 23 September 2021 | 06:00 WIB

Viral Pendaki Gunung Cikuray Bertemu Bagas si Bagong Ganas, Netizen: Untung Gak Diseruduk

Viral Pendaki Gunung Cikuray Bertemu Bagas si Bagong Ganas, Netizen: Untung Gak Diseruduk

Jabar | Rabu, 22 September 2021 | 09:38 WIB

Ada Bocah 14 Tahun Hilang, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup Sementara

Ada Bocah 14 Tahun Hilang, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup Sementara

Jabar | Selasa, 21 September 2021 | 20:44 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×