alexametrics

Situasi Mulai Kondusif, Menparekraf Siapkan Bali Untuk Wisatawan Mancanegara

Bimo Aria Fundrika
Situasi Mulai Kondusif, Menparekraf Siapkan Bali Untuk Wisatawan Mancanegara
Sandiaga Uno di acara Santri Digitalpreneur Indonesia.

Untuk pembukaan Bali, penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-10 dan integrasi aplikasi PedulilLindungi harus disiapkan di berbagai destinasi.

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno emgnatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Bali menunjukkan situasi yang kondusif. Ia mengatakan bahwa pemerintah bersiap membuka Bali untuk wisatawan mancanegara.

Ia mengatakan, untuk pembukaan Bali, penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-10 dan integrasi aplikasi PedulilLindungi harus disiapkan di berbagai destinasi.

Hal itu dilakukan ebagai upaya untuk menekan transmisi lokal seminimal mungkin dan penguatan kapasitas respon (Testing, Tracing, Treatment).

"Dan yang terakhir adalah penyiapan paket-paket wisata adaptasi. Paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan green zone yang akan dipersiapkan oleh teman-teman industri,” Sandiaga Salahuddin Uno seperti dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Ilija Spasojevic Cetak Brace ke Gawang Persita, Bali United Puncaki Klasemen Liga 1

Ilustrasi Bali
Ilustrasi Bali

Menparekraf menjelaskan pihaknya ingin seluruh destinasi wisata di Bali masuk dalam kategori zona hijau, namun saat ini tiga lokasi percontohan yang diberi nama SUN, yakni Sanur, Ubud, dan Nusa Dua sudah disiapkan sebagai proyek percontohan untuk menerima wisman ke Pulau Dewata.

“SUN ini masuk sebagai destinasi green zone untuk di Bali. Dan ini yang akan kami coba persiapkan termasuk mendorong CHSE dan PedulilLindungi yang terus kita tingkatkan," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya terus mengkaji negara-negara mana yang menjadi target negara potensial untuk mendatangkan wisman. Dalam tahap itu, pihaknya harus memperhatikan penanganan pandemi COVID-19 di originasi tersebut lantaran adanya varian-varian baru COVID-19.

"Kita terus pantau, dan ada beberapa negara yang target potensial dan ini nanti juga yang akan kita bahas pada 30 September 2021, lantaran harus kita sesuaikan terkait penanganan COVID-19 di originasi wisatawan tersebut dan varian-varian baru yang terus kita pantau secara ketat," katanya

Ia menambahkan, pihaknya ingin pariwisata berbasis alam dan budaya, pariwisata yang berkelanjutan akan menjadi tren terbaru pariwisata Indonesia pasca-pandemi COVID-19.

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING Persita Tangerang vs Bali United FC, Masih Berlangsung

Industri juga diminta Sandiaga Salahuddin Uno untuk menyiapkan paket-paket wisata minat khusus, wisata budaya, desa wisata sesuai dengan arah mencapai pariwisata yang berkelanjutan.

Komentar