Situasi Mulai Kondusif, Menparekraf Siapkan Bali Untuk Wisatawan Mancanegara

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 25 September 2021 | 06:30 WIB
Situasi Mulai Kondusif, Menparekraf Siapkan Bali Untuk Wisatawan Mancanegara
Sandiaga Uno di acara Santri Digitalpreneur Indonesia.

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno emgnatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Bali menunjukkan situasi yang kondusif. Ia mengatakan bahwa pemerintah bersiap membuka Bali untuk wisatawan mancanegara.

Ia mengatakan, untuk pembukaan Bali, penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-10 dan integrasi aplikasi PedulilLindungi harus disiapkan di berbagai destinasi.

Hal itu dilakukan ebagai upaya untuk menekan transmisi lokal seminimal mungkin dan penguatan kapasitas respon (Testing, Tracing, Treatment).

"Dan yang terakhir adalah penyiapan paket-paket wisata adaptasi. Paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan green zone yang akan dipersiapkan oleh teman-teman industri,” Sandiaga Salahuddin Uno seperti dikutip dari ANTARA.

Ilustrasi Bali
Ilustrasi Bali

Menparekraf menjelaskan pihaknya ingin seluruh destinasi wisata di Bali masuk dalam kategori zona hijau, namun saat ini tiga lokasi percontohan yang diberi nama SUN, yakni Sanur, Ubud, dan Nusa Dua sudah disiapkan sebagai proyek percontohan untuk menerima wisman ke Pulau Dewata.

“SUN ini masuk sebagai destinasi green zone untuk di Bali. Dan ini yang akan kami coba persiapkan termasuk mendorong CHSE dan PedulilLindungi yang terus kita tingkatkan," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya terus mengkaji negara-negara mana yang menjadi target negara potensial untuk mendatangkan wisman. Dalam tahap itu, pihaknya harus memperhatikan penanganan pandemi COVID-19 di originasi tersebut lantaran adanya varian-varian baru COVID-19.

"Kita terus pantau, dan ada beberapa negara yang target potensial dan ini nanti juga yang akan kita bahas pada 30 September 2021, lantaran harus kita sesuaikan terkait penanganan COVID-19 di originasi wisatawan tersebut dan varian-varian baru yang terus kita pantau secara ketat," katanya

Ia menambahkan, pihaknya ingin pariwisata berbasis alam dan budaya, pariwisata yang berkelanjutan akan menjadi tren terbaru pariwisata Indonesia pasca-pandemi COVID-19.

Industri juga diminta Sandiaga Salahuddin Uno untuk menyiapkan paket-paket wisata minat khusus, wisata budaya, desa wisata sesuai dengan arah mencapai pariwisata yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menjelaskan, pemerintah terus berupaya untuk memonitor dan memantau situasi COVID-19 sebagai salah satu upaya menerima kembali wisatawan mancanegara ke Bali. Namun ia berharap ada beberapa rencana (plan) terkait jadi atau tidaknya pembukaan Bali dalam waktu dekat.

“Namun demikian, ini bukan persoalan dibuka atau tidak yang hanya hitam dan putih. Kami berharap adanya plan A, B, dan C. Jadi tidak perkara dibuka atau ditutup tapi ada level-level yang perlu kami jajaki baik terkait objek-objek wisata atau tempat-tempat karantina. Dan akomodasi yang kami persiapkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yogyakarta dan Bali Jadi Tempat Lahir Seniman Indonesia, Ahli Otak Ungkap Alasannya

Yogyakarta dan Bali Jadi Tempat Lahir Seniman Indonesia, Ahli Otak Ungkap Alasannya

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 21:20 WIB

Persita Tumbang, Widodo C Putro: Selamat untuk Bali United

Persita Tumbang, Widodo C Putro: Selamat untuk Bali United

Bola | Jum'at, 24 September 2021 | 19:24 WIB

Teco Puas Bali United Curi Tiga Poin dari Persita di Stadion Pakansari

Teco Puas Bali United Curi Tiga Poin dari Persita di Stadion Pakansari

Bola | Jum'at, 24 September 2021 | 19:16 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah

4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 17:03 WIB

Apakah Ada Cushion dengan SPF? Intip 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Apakah Ada Cushion dengan SPF? Intip 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 16:43 WIB

4 Rekomendasi Loose Powder dengan UV Filter, Makeup Tahan Lama dan Kulit Terlindungi

4 Rekomendasi Loose Powder dengan UV Filter, Makeup Tahan Lama dan Kulit Terlindungi

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 16:39 WIB

Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini

Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 16:30 WIB

Urutan Skincare Malam Viva Pro Age Advance Series untuk Atasi Tanda Penuaan

Urutan Skincare Malam Viva Pro Age Advance Series untuk Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 16:01 WIB

7  Sabun Cuci Muka Mengandung Salicylic Acid untuk Basmi Jerawat, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka Mengandung Salicylic Acid untuk Basmi Jerawat, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 15:05 WIB

Apa Merk Lipstik yang Tahan Lama dan Tidak Luntur saat Makan? Ini 6 Rekomendasi dan Harganya

Apa Merk Lipstik yang Tahan Lama dan Tidak Luntur saat Makan? Ini 6 Rekomendasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:43 WIB

Rekomendasi 5 Setting Spray Biar Bedak Awet dan Tahan Lama 12 Jam Lebih

Rekomendasi 5 Setting Spray Biar Bedak Awet dan Tahan Lama 12 Jam Lebih

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:37 WIB

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:27 WIB

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB