Jalan Kaki Seharian demi Tepati Janji, Cerita soal Warga Baduy Dalam Ini Bikin Salut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 30 September 2021 | 08:59 WIB
Jalan Kaki Seharian demi Tepati Janji, Cerita soal Warga Baduy Dalam Ini Bikin Salut
Warga Baduy [Suara.com/Oki Faturrohman]

Suara.com - Suku Baduy yang berlokasi di Kabupaten Lebak, Banten, kerap mengundang rasa penasaran publik. Pasalnya, hingga kini Suku Baduy masih memegang teguh adat istiadat dan menolak pengaruh dari luar sukunya.

Seorang pria berbagi pengalaman saat dirinya berkunjung ke kampung Baduy Dalam yang ada di kaki pegunungan Kendeng di Desan Kanekes. Ia datang ke sana dalam rangka karya wisata sekolah.

Cerita pengalamannya saat SMA ini dibagikan melalui akun TikTok @rifa.mulyawan. Saat itu, pria bernama Rifa ini mengagumi setiap hal yang ia lihat di kampung Baduy Dalam.

Warga Suku Baduy benar-benar menjaga adat dan alamnya. Mereka mandi dan mencuci tanpa sabun dan menggantinya dengan bahan alami. Hal ini dilakukan agar alam tak rusak.

Rumah-rumah yang ada di Baduy Dalam juga dibangun tanpa paku. Para warganya juga harus mematuhi aturan adat seperti tidak menggunakan alat elektronik, tidak boleh naik kendaraan, tidak pakai alas kaki, tidak minum soda, dan lainnya.

Warga Baduy Dalam tepati janji (TikTok @rifa.mulyawan)
Warga Baduy Dalam tepati janji (TikTok @rifa.mulyawan)

Seorang pria yang tinggal di Baduy Dalam juga memaparkan bahwa mereka membat baju sendiri. Hal ini karena mereka tak diperbolehkan memakai baju modern.

Setelah beberapa hari tinggal di Suku Baduy Dalam, Rifa pun pamit bersama teman-temannya. Ia berterima kasih karena sudah dibiarkan tinggal di sana dalam 3 hari.

"Oh iya, kapan-kapan mampir main-main ke Tangerang," ujar Rifa kepada salah satu warga Baduy Dalam.

Warga Baduy Dalam itu kemudian bertanya alamatnya dan Rifa pun membeberkan petunjuk lokasi SMA-nya. Beberapa minggu kemudian, tanpa disangka, warga Baduy itu benar-benar datang ke SMA Rifa.

baca juga

Rifa terkejut karena warga Baduy Dalam itu datang ke sekolahnya dengan berjalan kaki mengikuti rel kereta tanpa alas kaki. Mereka berjalan tanpa alas kaki selama 1 hari untuk sampai ke sekolah Rifa demi menepati janji.

Hal ini sangat mengesankan bagi Rifa dan benar-benar membekas hingga saat ini. Video yang Rifa unggah ini kemudian menarik banyak komentar dari warganet.

"Kita bisa belajar dari Baduy Dalam bahwa kita harus menepati janji dan jangan sampai melanggarnya," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Pola hidup mereka sehat banget," ujar warganet ini.

Sementara itu, hingga Kamis (30/9/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 5 juta kali di TikTok.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirjen Dukcapil Ungkap Warga Baduy Sering Gonta Ganti Nama, Alasannya Karena..

Dirjen Dukcapil Ungkap Warga Baduy Sering Gonta Ganti Nama, Alasannya Karena..

Banten | Selasa, 31 Agustus 2021 | 08:41 WIB

Ribuan Warga Baduy Punya e-KTP, Ini Perbedaan Kolom Agama Dengan Masyarakat Umum

Ribuan Warga Baduy Punya e-KTP, Ini Perbedaan Kolom Agama Dengan Masyarakat Umum

Banten | Selasa, 31 Agustus 2021 | 08:17 WIB

Jemput Bola, Kemendagri Buatkan KTP-el Bagi Masyarakat Adat Baduy

Jemput Bola, Kemendagri Buatkan KTP-el Bagi Masyarakat Adat Baduy

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:57 WIB

Terkini

Akui Diculik dan Disiksa, Relawan Global Sumud Flotilla Adukan Dugaan Kejahatan Israel ke Kejagung

Akui Diculik dan Disiksa, Relawan Global Sumud Flotilla Adukan Dugaan Kejahatan Israel ke Kejagung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Avatar Aang: The Last Airbender dan Penyakit Nostalgia Hollywood

Avatar Aang: The Last Airbender dan Penyakit Nostalgia Hollywood

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:30 WIB

Selain Plt Bupati Sukoharjo, Empat Kepala Dinas Juga Diperiksa KPK, Siapa Saja?

Selain Plt Bupati Sukoharjo, Empat Kepala Dinas Juga Diperiksa KPK, Siapa Saja?

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:29 WIB

Motor Listrik Terbaik untuk Perjalanan Harian yang Tahan Air dan Rekomendasi Unitnya

Motor Listrik Terbaik untuk Perjalanan Harian yang Tahan Air dan Rekomendasi Unitnya

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:29 WIB

Usai 3 Tahun, Lee Chae Min dan Roh Yoon Seo Reuni di Drama My Reason to Die

Usai 3 Tahun, Lee Chae Min dan Roh Yoon Seo Reuni di Drama My Reason to Die

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:26 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Masih Diperiksa KPK! Nasibnya Ditentukan Dalam 1x24 Jam

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Masih Diperiksa KPK! Nasibnya Ditentukan Dalam 1x24 Jam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:25 WIB

The Broker: Ketika Pengampunan Presiden Jadi Hukuman yang Lebih Mematikan

The Broker: Ketika Pengampunan Presiden Jadi Hukuman yang Lebih Mematikan

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:25 WIB

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:24 WIB

Bagaimana Cara Memilih Motor Listrik yang Cocok untuk Penggunaan Harian di Kota?

Bagaimana Cara Memilih Motor Listrik yang Cocok untuk Penggunaan Harian di Kota?

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:20 WIB

Arab Saudi di Pusaran Perang Timur Tengah, Apa Dampaknya untuk Minyak Dunia?

Arab Saudi di Pusaran Perang Timur Tengah, Apa Dampaknya untuk Minyak Dunia?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:19 WIB

×