Tradisi Mandi Safar di Ambon, Tetap Ramai di Masa Pandemi COVID-19

M. Reza Sulaiman

Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:43 WIB
Tradisi Mandi Safar di Ambon, Tetap Ramai di Masa Pandemi COVID-19
Tradisi Mandi Sapar yang dilakukan di sekitar kota Ambon, Maluku. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Pandemi COVID-19 membatasi pergerakan masyarakat dengan melarang perkumpulan di tempat umum.

Namun, larangan tersebut tidak menyurutkan semangat ribuan warga Ambon dan sekitarnya untuk menggelar tradisi Mandi Safar di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Rabu (6/10/2021) lalu.

Salah satu lokasi yang ramai saat Mandi Safar adalah Negeri (Desa) Hitu. Masyarakat setempat secara turun-temurun melaksanakan tradisi Mandi Safar setiap tahun, meski saat pandemi COVID-19.

Ribuan warga baik itu laki-laki maupun perempuan, orang tua maupun orang muda, serta pendatang dari desa-desa sekitar maupun dari kota Ambon turut serta dan turun ke Pantai Hitu.

 Ilustrasi suasana jalan di Ambon pada masa pandemi Covid-19. (ANTARA/Daniel Leonard)
Ilustrasi suasana jalan di Ambon pada masa pandemi Covid-19. (ANTARA/Daniel Leonard)

"Prosesi (Mandi Safar-Red) ini bersamaan dengan masuk atau siarnya agama Islam, dan sudah dilakukan juga di tahun lalu. Kita berupaya meneruskan dari datu-datu atau orang tua kami," kata Raja Negeri Hitu Salhana Pelu, dikutip dari ANTARA.

Mandi Safar telah menjadi tradisi sejak ratusan tahun silam di sebagian besar daerah di Indonesia yang merupakan negara mayoritas muslim.

Namun, di Maluku terutama di daerah "jazirah" Leihitu, Mandi Safar tetap digelar dan meskipun saat pandemi pada puncaknya di tahun 2020.

Mandi Safar di Leihitu digelar pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar dalam hitungan tahun hijriah yang jatuh pada 6 Oktober 2021.

Ia mengatakan, tradisi Mandi Safar kali ini tidak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, dalam acara ini, semua warga berbondong-bondong turun ke pantai untuk mandi di air laut yang sudah didoakan.

"Tidak ada bedanya sebelum covid dan pada saat covid, suasananya tetap seperti ini. Dan itulah harapan masyarakat juga, melalui tokoh adat, tokoh agama, kita bisa mendoakan agar terlepas dari wabah," tuturnya.

Ia menjelaskan, kegiatan mandi Safar dilakukan untuk upaya spiritual ke arah pendekatan diri kepada Allah SWT yang dilakukan warganya. Selain itu juga merefleksikan sejarah syiar agama Islam di negeri Hitu, serta meminta perlindungan agar terhindar dari wabah penyakit yang berbahaya termasuk COVID-19.

"Tujuannya hanya merefleksikan kejadian yang terjadi di masa lampau. Dan sebenarnya Mandi Safar di tempat lain juga ada. Tetapi sesungguhnya makna Mandi Safar pada Rabu akhir bulan Safar itu untuk menghindarkan kami warga Hitu khususnya dan warga pulau Ambon agar terhindar dari segala macam wabah termasuk wabah COVID-19," ucapnya.

Ia menjelaskan dengan memanjatkan doa yang dilakukan saat matahari terbenam, diharapkan agar tenggelamnya matahari diikuti tenggelamnya segala masalah dan penyakit, serta dapat membawa masyarakat terhindar dari segala marabahaya, dan wabah.

"Wabah ini kan bukan hanya kejadian pada masa lampau, masa sekarang, tapi wabah ini bisa terjadi kapan saja. Semoga dengan doa tadi, masyarakat Hitu ikut terhindar dari wabah-wabah yang ada termasuk COVID-19," pungkasnya.

Kegiatan Mandi Safar terlihat dikawal oleh sejumlah aparat kepolisian dan tentara untuk waspada terjadinya konflik serta hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Leihitu, Iptu Julkisno Kaisupy mengatakan dalam acara Mandi Safar di Jezirah Leihitu, pengamanannya melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, dan bantuan komunikasi kepolisian (Ban Kompol) untuk pengamanan dan melayani masyarakat agar kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar.

Meskipun begitu, ia juga tak lupa mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak

Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:05 WIB

Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN

Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:09 WIB

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:00 WIB

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:04 WIB

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:47 WIB

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:20 WIB

Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi

Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi

Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:00 WIB

4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap

4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:35 WIB

7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari

7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:07 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya

6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:29 WIB

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:58 WIB

Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli

Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:23 WIB

Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?

Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:10 WIB

5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek

5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:00 WIB

Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna

Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:58 WIB

Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap

Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:37 WIB