Semakin Semarak, Biennale Jogja XVI Equator #6 Dapat Dikunjungi secara Daring dan Luring

Yasinta Rahmawati, Hiromi Kyuna

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 20:08 WIB
Semakin Semarak, Biennale Jogja XVI Equator #6 Dapat Dikunjungi secara Daring dan Luring
Karya seni di Biennale Jogja XVI Equator #6 di Jogja National Museum (Suara/Hiromi)

Suara.com - Yayasan Biennale Yogyakarta (YBY) dengan bangga menggelar Pameran Biennale Jogja XVI Equator #6. Pameran utama ini diselenggarakan di Jogja National Museum mulai 6 Oktober hingga 14 November 2021.

Di masa pandemi seperti saat ini, beragam acara Biennale Jogja XVI Equator #6 diselenggarakan secara hibrid, yaitu luring dan daring. Untuk acara luring akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Secara berturut-turut, sejak 2011, Biennale Jogja Seri Khatulistiwa mempertemukan Indonesia dengan India, negara-negara Arab, Nigeria, Brazil, Asia Tenggara, dan tahun ini dengan Oseania.

Tema Equator ini menjadi platform gagasan sekaligus landmark geografis, geologis, ekologis, etnografis, historis, dan politis yang memiliki kesamaan identitas negara bekas jajahan.

Karya seni di Biennale Jogja XVI Equator #6 di Jogja National Museum (Suara/Hiromi)
Karya seni di Biennale Jogja XVI Equator #6 di Jogja National Museum (Suara/Hiromi)

"Selama ini saat bicara soal seni, orang akan berpikir ke negar-negara Eropa. Namun, dari pameran ini bisa ditunjukkan bahwasanya seni dari negara khatulistiwa itu tak kalah menarik dan memukau," ungkap Alia Swastika selaku Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta.

Biennale Jogja Seri Khatulistiwa dikerjakan secara berkesinambungan. Pameran ini juga mendapatkan apresiasi positif dari jejaring kerja internasional.

Mereka melihat bahwa inisiatif ini merupakan hal penting yang perlu diperluas cakupannya atau menjaring kerja dengan pihak yang lebih banyak lagi. Sejumlah tokoh juga turut mengapresiasi gelaran Biennale Jogja XVI Equator #6 ini.

"Menparekraf sangat mendukung Biennale Jogja XVI Equator #6 sebagai salah satu upaya untuk tetap memberi ruang pada kegiatan seni dan budaya yang memperkaya daya tarik wisata guna pengembangan destinasi wisata serta mendorong pergerakan kegiatan perekonomian daerah," ujar Sandiaga Uno dalam video sambutannya, Kamis (7/10/2021).

Biennale Jogja XVI Equator #6 diselenggarakan dalam 3 sesi per hari. Pengunjung bisa melakukan registrasi dahulu secara daring melalui situs www.biennalejogja.org.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biennale Jogja XVI Resmi Dibuka, Panen Apresiasi Sultan hingga Sandiaga Uno

Biennale Jogja XVI Resmi Dibuka, Panen Apresiasi Sultan hingga Sandiaga Uno

Jogja | Kamis, 07 Oktober 2021 | 10:54 WIB

Bangga! Batik dan Benda Seni Indonesia Ternyata Menarik Bagi Para Pecinta Seni di Latvia

Bangga! Batik dan Benda Seni Indonesia Ternyata Menarik Bagi Para Pecinta Seni di Latvia

Malang | Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:13 WIB

Yayasan Biennale Yogyakarta Tampilkan Pameran Arsip Khatulistiwa Berbasis Teknologi

Yayasan Biennale Yogyakarta Tampilkan Pameran Arsip Khatulistiwa Berbasis Teknologi

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB