6 Trik Bangun Brand Sendiri Agar Cuan Terus

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:50 WIB
6 Trik Bangun Brand Sendiri Agar Cuan Terus
Ilustrasi Belanja Online. (freepik)

Suara.com - Membangun bisnis memang tidak selalu mudah. Terlebih jika membuat brand sendiri, butuh usaha lebih lagi agar merek dagang bisa dikenal luas. 

Dengan adanya fasilitas e-commerce, sebenarnya cukup membantu para pebisnis pemula dalam menjajakan produknya. Meski berjualan secara online terlihat sederhana, tapi banyak yang harus dipelajari dan dilakukan. Mulai dari upaya branding, pemasaran, hingga promosi yang bisa menghasilkan penjualan.

Jadi pembicara saat konferensi virtual Lazada Seller Conference 2021, CEO Fortius sekaligus pemilik Men’s Republic Yasa Singgih punya kiat khusus dalam membangun branding agar bisnis bisa makin cuan berkelanjutan. 

1. Jadi brand yang selalu ada di benak konsumen (Top-of-Mind)

Ilustrasi Belanja Online. (pexels/PhotoMIX Company)
Ilustrasi Belanja Online. (pexels/PhotoMIX Company)

Ketika brand sudah sudah 'nyantol' di benak konsumen, maka bisa selalu diingat melalui lagu, tagline, bahkan ketika hanya membahas suatu kategori produk. Misalnya, saat membicarakan mie instan, air mineral, hingga pasta gigi, akan ingat suatu brand tertentu. 

Menurut Yasa, itulah kekuatan magis sebuah strategi branding yang tepat sasaran. Yasa mengatakan bahwa pemilik usaha harus memiliki mindset untuk berinvestasi dalam branding karena ia yakin investasi itu akan berubah menjadi keuntungan ketika sebuah brand mampu menjadi brand yang sustainable dan memiliki nilai di mata konsumen. 

2. Berikan pengalaman branding holistik

Yasa menegaskan, branding tak terjadi dengan tiba-tiba menghadirkan tim desain grafis. Perubahan logo hanyalah bagian kecil dari branding. Bagi Yasa, branding adalah segala hal yang bersinggungan langsung dengan konsumen, di mana karyawan juga berkontribusi. 

Ia mencontohkan, seperti Tim Customer Service (CS) di Men’s Republic yang selalu menggunakan panggilan ‘man’ untuk semua konsumennya. Ini menjadi upaya Men’s Republic melakukan branding. 

baca juga

3.  Fokus pada tujuan brand

Brand yang kuat merupakan brand yang tidak perlu lagi menjelaskan apa yang dijual atau proses dibalik pembuatannya. Tapi brand fokus terhadap tujuannya. Aspek tujuan itu tentu saja bukan hanya tentang cuan, namun harus digali lebih lebih dalam soal dampak yang diberikan brand kepada konsumen. 

4. Bangun relevansi dengan pasar

Menurut Yasa, kegiatan branding tak melulu harus keren dan mahal. Terpenting brand juga harus relevan atau nyambung dengan kebutuhan pasar. Kuncinya, pebisnis harus bisa mendengar dan memahami targetnya, misalnya dengan meminta feedback konsumen secara berkala agar dapat terus membuat produk yang relevan dan sesuai dengan pasar. 

Dalam waktu tertentu, brand juga harus terus bergerak dan berubah sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga dibutuhkan proses rebranding. 

5. Strategi branding satu kalimat

Strategi untuk branding tidak harus rumit. Yasa mengatakan, banyak brand kenamaan dunia yang mengimplementasikan strategi branding satu kalimat dan menjadi sukses. Karenanya, itu bisa menjadi alternatif bagi pengusaha di Indonesia untuk menyederhanakan strategi brand menjadi satu kalimat. 

Nantinya, satu kalimat strategi itu akan selalu menjadi elemen terpenting yang disampaikan secara konsisten dan berulang dalam marketing campaign sebuah brand agar bisa cepat tertanam dalam benak konsumen.

6. Bangun brand yang menawarkan perubahan 

Brand harus mampu menawarkan perubahan kepada konsumen. Bila ingin membangun sebuah brand, Yasa menyarankan agar pengusaha mampu menjawab perubahan apa yang bisa diberikan kepada konsumen saat membeli. 

Perubahan itu tidak selalu harus menjadi luar biasa berbeda. Bisa saja perubahan terjadi sesederhana konsumen bisa menghemat waktu dan uang ketika membeli produk dari brand yang dijual. Hal yang nampak sederhana itu juga bisa berdampak luar biasa bagi konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yakin Pandemi Akan Berlalu, Brand Kami Buka Toko Fisik Terbaru di Bekasi

Yakin Pandemi Akan Berlalu, Brand Kami Buka Toko Fisik Terbaru di Bekasi

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:22 WIB

Matahari Segera Right Issue Demi Bayar Utang, Riady Family Siap Borong Saham MPPA

Matahari Segera Right Issue Demi Bayar Utang, Riady Family Siap Borong Saham MPPA

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:32 WIB

5 Tips Membuka Bisnis Bahan Bangunan, Utamakan Kualitas

5 Tips Membuka Bisnis Bahan Bangunan, Utamakan Kualitas

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:05 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×