Keren, Desa Wisata Ngilngof di Maluku Tenggara Punya Pasir Pantai Terhalus di Dunia!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 11:01 WIB
Keren, Desa Wisata Ngilngof di Maluku Tenggara Punya Pasir Pantai Terhalus di Dunia!
Desa Wisata Ngilngof (Kemenparekraf)

Suara.com - Satu lagi lokasi wisata alam di timur Indonesia, dianggap memiliki potensi mendunia, yakni Desa Wisata Ngilngof di Maluku Tenggara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bahkan mendorong agar destinasi tersebut bisa lebih populer dan dikenal oleh wisatawan nusantara juga mancanegara. 

Keunggulan khusus dari desa tersebut digadang-gadang terdapat pantai dengan pasir terhalus di dunia. Desa Wisata Ngilngof bahkan telah masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Meski begitu, Sandi menyayangkan, keberadaan pasir putih terhalus itu belum terlalu populer dikalangan pelancong. Ia berharap, eksistensi pantai di desa Ngilngof bisa seterkenal Raja Ampat.

“Jadi branding yang kuat tentang pasir putih terhalus ini yang kita ingin dorong. Seperti seluruh dunia tahu Raja Ampat. Nah, ini tidak terlalu jauh dari Raja Ampat kota, punya sensasi yang luar biasa dan tidak kalah. Terutama kalau misalkan branding pasir terhalus di dunia itu pasti orang akan datang,” ujar Sandi saat berkunjung ke lokasi tersebut, Kamis (28/10/2021) lalu.

Desa Ngilngof merupakan salah satu desa yang berada di Kepulauan Kei. Tepatnya di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara. 

Desa tersebut hanya berjarak 15 km atau dapat ditempuh sekitar 20 menit dari Kota Langgur.

Sementara dari Jakarta, jika berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, wisatawan perlu transit dahulu di Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon atau Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar sebelum akhirnya tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur.

Di desa tersebut, wisatawan bisa menikmati ragam keindahan pesona alam lainnya, salah satunya Pulau Ohoiew.

baca juga
Desa Wisata Ngilngof (Kemenparekraf)
Desa Wisata Ngilngof (Kemenparekraf)

Pulau ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Ketika air pasang, pulau Ohoiew akan terlihat lebih kecil karena air laut menutupi garis pantai. Namun, saat air surut, pulau Ohoiew akan terlihat lebih panjang. 

Keindahan Pulau Ohoiew terdapat pada lidah pasir pantainya yang menjorok ke laut hingga 1 km. 

Selain itu, ada juga Pantai Yanroa yang merupakan tempat konservasi mangrove. Keunikan pantai Yanroa adalah ketika pasang surut, air pantai akan menjadi kering dan dangkal sehingga masyarakat menyebutnya Air Meti. Di saat itulah warga Ngilngof akan menangkap ikan dengan cara tradisional berjalan di tengah laut tersebut. 

Lalu, Danau Ablel yang menjadi danau terbesar di Kepulauan Kei. Di lokasi tersebut juga ada spot diving yang bisa dinikmati.

Lebih lanjut, Sandi mendorong masyarakat untuk bisa mengembangkan potensi wisata alam yang ada agar bisa menjadi lapangan pekerjaan seluas-luasnya. 

“Sport tourism di sini yang belum terdorong adalah olahraga mancing. Padahal minatnya banyak dan kalau kita buat paketnya itu akan sangat terbuka kemungkinannya. Jadi selain olahraga, kita juga bisa kembangkan olahraga bola voli pantai, serta permainan yang berbasis beach game. Masih banyak daya tarik potensial yang perlu digali, dikembangkan, dan dipromosikan,” ucap Sandi. 

Selain pesona alamnya, Desa Wisata Ngilngof juga memiliki budaya dan tradisi penduduk yang masih sangat kental. Seperti tari sariat, tari sawat, tari panah, tari salib, hingga ada ritual pengukuhan secara adat. 

Desa Wisata Ngilngof juga memiliki event tahunan, yaitu Festival Pesona Meti Kei. Dalam acara tersebut ada pagelaran tarian, musik, festival layang-layang, dan lampion. Lalu ada Tour De Mollucas yang menjadi kegiatan olahraga berbasis pariwisata. 

Mengenai makanan, Desa Wisata Ngilngof juga punya kudapan khas. Yakni, Embal Pisang yang terbuat dari pisang masak dibalut dengan tempung embal (tepung yang terbuat dari singkong beracun yang telah diproses). 

Juga kasbi, makanan khas Maluku yang terbuat dari singkong rebus menggunakan air santan kelapa.

Untuk kriyanya, desa wisata ini punya aksesoris khas yang terbuat dari limbah kerang, seperti lampu dari kerang, cermin, dan figura. Bagi pecinta fesyen, jangan sampai tak membawa pulang baju adat beniang, anyaman tas dari limbah sampah, juga sandal. 

Dengan beragam kekayaan yang ada, Sandi berharap Desa Wisata Ngilngof bisa menjadi percontohan bagi desa wisata lainnya untuk tetap terus berkembang, meningkatkan perekonomian lokal, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Ajak Wisatawan ke Pantai Ngurbloat: Ekonomi Kuat, Indonesia Bangkit

Sandiaga Uno Ajak Wisatawan ke Pantai Ngurbloat: Ekonomi Kuat, Indonesia Bangkit

Bisnis | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 09:42 WIB

Netzme Hadirkan Desa Wisata QRIS Pertama di Jateng

Netzme Hadirkan Desa Wisata QRIS Pertama di Jateng

Tekno | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 11:10 WIB

Gairahkan Wisatawan, Dewi Bali Gagas Ajang Mai Melali

Gairahkan Wisatawan, Dewi Bali Gagas Ajang Mai Melali

Bali | Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:18 WIB

Terkini

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

×