Kembangkan Green Tourism, Menparekraf Berharap Masyarakat Ikut Andil Jaga Lingkungan

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 02 November 2021 | 17:15 WIB
Kembangkan Green Tourism, Menparekraf Berharap Masyarakat Ikut Andil Jaga Lingkungan
Ilustrasi desa wisata, green tourism. (Envato)

Suara.com - Membangkitkan kembali pariwisata memang memberi dampak positif pada perekonomian negara. Meski demikian, banyaknya kunjungan turis yang datang juga bisa memberi dampak negatif. Salah satunya adalah lewat pertambahan emisi karbon industri perjalanan udara dan transportasi. Menanggapi isu lingkungan tersebut, Kemenparekraf pun berinisiatif untuk mengembangkan konsep wisata Green Tourism.

“Green tourism dan eco tourism ini sedang kami kembangkan melalui konsep desa wisata. Tentunya, wisatawan mancanegara bisa melakukan perjalanan wisata ke daerah yang masih alami,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, dalam acara Kemenparekraf Weekly Press Briefing, Senin (1/11/2021).

Ia mengatakan, ekowisata di desa wisata dilakukan dengan kesederhanaan, yaitu dengan memelihara keaslian alam dan lingkungan, memelihara keaslian seni dan budaya, serta adat istiadat setempat.

“Juga kebiasaan hidup, menciptakan ketenangan, kesunyian, sehingga tercipta keseimbangan antara kehidupan manusia dengan alam sekitarnya,” lanjut Sandiaga.

“Begitu juga dengan green tourism atau wisata hijau ini. Konsep pariwisata tentunya memperhatikan aspek pembangunan berkelanjutan,” tambah Sandiaga.

Tentunya, wisatawan diharapkan bukan hanya menikmati liburan di desa saja, melainkan juga turut ikut andil dalam melestarikan kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Saat ini, juga telah dikembangkan lokasi wisata di daerah-daerah bekas tambang, dan masih terus dikembangkan.

“Seperti lahan bekas tambang Timah di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, yang telah disulap jadi kawasan konservasi dan rekreasi,” ucap Sandiaga.

Tak hanya itu, pengembangan wisata bekas tambang ini juga dilakukan di wisata perairan, salah satunya Danau Blingoh.

baca juga

“Lalu ada Danau Blingoh, di mana danau ini bekas tambang batu kapur dengan warna airnya yang hijau toska. Lokasinya ada di Jepara, Jawa Tengah. Jadi danau indah ini dikelilingi pepohonan dan juga memiliki hawa yang sejuk,” pungkas Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Destinasi Wisata Belum Legal, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Bantul

Banyak Destinasi Wisata Belum Legal, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Bantul

Jogja | Selasa, 02 November 2021 | 17:12 WIB

Tanpa Karantina, Turis Asing Boleh Langsung Liburan dan Wisata di Thailand

Tanpa Karantina, Turis Asing Boleh Langsung Liburan dan Wisata di Thailand

Lifestyle | Selasa, 02 November 2021 | 16:31 WIB

5 Wisata Tangerang: dari Pusat Perbelanjaan Hingga Telaga Biru

5 Wisata Tangerang: dari Pusat Perbelanjaan Hingga Telaga Biru

Bali | Selasa, 02 November 2021 | 13:30 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×