Akibat Tak Bisa Beli Pembalut, Curhat Musisi Sengaja Puasa agar Tak Menstruasi Bikin Sedih

Cesar Uji Tawakal, Amertiya Saraswati

Selasa, 16 November 2021 | 11:22 WIB
Akibat Tak Bisa Beli Pembalut, Curhat Musisi Sengaja Puasa agar Tak Menstruasi Bikin Sedih
Ilustrasi Pembalut

Suara.com - Seorang musisi asal Malaysia membagikan kesulitan yang ia hadapi selama pandemi. Ia memutuskan untuk puasa agar berhenti menstruasi.

Melansir World of Buzz, musisi bernama Endang Hyder tersebut membagikan kisah seputar menstruasi di kalangan orang miskin.

Endang sebenarnya datang dari keluarga yang berkecukupan. Sebelumnya, wanita yang berprofesi sebagai pemain biola tersebut bisa membeli kebutuhan sehari-hari hingga produk sanitasi seperti pembalut tanpa pikir panjang.

Meski begitu, Endang Hyder merupakan salah satu orang yang terdampak pandemi. Uang tabungan Endang habis karena sang ayah sakit.

"Keluargaku dan aku masih bisa bertahan karena tabungan kita saat itu cukup untuk keluarga 6 orang bertahan selama dua tahun."

Namun, ayah Endang sakit sejak April 2020. Wanita ini pun mulai merasakan kesulitan untuk bertahan hidup.

"Biaya rumah sakit dan biaya untuk pergi ke rumah sakit setiap hari membuat kami sulit bertahan ketika pandemi. Aku juga punya tiga anak untuk diberi makan," tambahnya.

Curhat Musisi Sengaja Puasa Agar Tidak Menstruasi (instagram.com/endanghyder)
Curhat Musisi Sengaja Puasa Agar Tidak Menstruasi (instagram.com/endanghyder)

Endang Hyder lantas menjelaskan jika ia mengalami menstruasi setiap 20-21 hari. Periode menstruasinya berlangsung selama 5-7 hari.

Selama menstruasi, Endang juga perlu mengganti pembalut sekitar tiga jam sekali. Untuk itu, ia menghabiskan RM60 atau sekitar Rp205 ribu."

baca juga

"Pemakaian pembalut yang kubutuhkan memakan biaya sekitar Rp205 ribu, dan aku harus memakai pembalut dengan bahan yang tidak menyebabkan iritasi di sekitar vagina," tambahnya.

Sekitar bulan Juli, Endang sadar bahwa ia harus mengurangi biaya pembalut demi memberi makan anak-anak dan orangtuanya.

Awalnya, Endang berganti menggunakan pembalut seharga RM15 atau Rp51 ribu. Namun, harga tersebut tetap terasa mahal baginya.

"RM15 adalah angka kecil untuk mereka yang bisa membelinya, tapi pada situasiku saat itu, aku merasa jika RM15 bisa untuk membeli sepotong daging ayam mentah yang bisa untuk makan keluargaku selama 4 hari," lanjutnya.

Curhat Musisi Sengaja Puasa Agar Tidak Menstruasi (instagram.com/endanghyder)
Curhat Musisi Sengaja Puasa Agar Tidak Menstruasi (instagram.com/endanghyder)

Endang lantas ingat bahwa ia pernah mengalami gangguan makan saat masih berumur 20-an. Wanita ini akhirnya memutuskan untuk puasa agar siklus menstruasinya terganggu sehingga ia tidak butuh pembalut.

"Ini bukan hanya menyimpan uang yang dipakai untuk membeli pembalut, tapi aku juga bisa mengalokasikan uang makanan untuk diberikan kepada keluargaku."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei: 50% Lajang di Indonesia Ogah Pergi Kencan Gara-Gara Pandemi

Hasil Survei: 50% Lajang di Indonesia Ogah Pergi Kencan Gara-Gara Pandemi

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 22:15 WIB

87 Persen Ibu Merasa Penat Selama Pandemi, Begini Saran Psikolog Mengatasinya

87 Persen Ibu Merasa Penat Selama Pandemi, Begini Saran Psikolog Mengatasinya

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 10:15 WIB

Kisah Bayi-bayi Lahir Saat Pandemi, Kata Pertama yang Diucapkan Masker

Kisah Bayi-bayi Lahir Saat Pandemi, Kata Pertama yang Diucapkan Masker

News | Kamis, 11 November 2021 | 11:27 WIB

Terkini

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

×