Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik

Vania Rossa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:35 WIB
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
festival kuliner dan kreativitas yang mengangkat inovasi takjil berbasis jelly. (Suara.com/Vania)
baca 10 detik
  • Tradisi takjil Ramadan kini berevolusi dari hidangan klasik menjadi kreasi eksploratif yang didorong media sosial.
  • Nutrijell menyelenggarakan Takjell Festival di Gandaria City, Jakarta, pada 27 Februari–1 Maret 2026.
  • Festival tersebut mengusung inovasi takjil berbasis jelly sekaligus mendukung pertumbuhan dua puluh satu UMKM lokal.

Suara.com - Ramadan selalu membawa tradisi berbuka yang khas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, wajah takjil mengalami transformasi yang signifikan. Jika dulu pilihan cenderung berkutat pada kolak, bubur sumsum, atau es buah klasik, kini meja berbuka diramaikan kreasi yang lebih eksploratif—mulai dari dessert fusion, minuman layered berwarna cerah, hingga olahan berbasis jelly, mousse, dan custard dengan tampilan estetik.

Media sosial turut mendorong lahirnya gelombang takjil inovatif. Visual yang menarik, warna kontras, tekstur unik, hingga teknik plating modern menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi generasi muda. Takjil tidak lagi sekadar pelepas dahaga dan lapar, tetapi juga menjadi medium ekspresi kreativitas kuliner yang menyatukan tradisi dan tren.

Bahan pangan yang fleksibel pun semakin dicari karena mampu beradaptasi dengan berbagai konsep rasa dan penyajian. Tekstur kenyal, warna variatif, serta kemudahan pengolahan menjadikan bahan seperti jelly banyak dikreasikan menjadi puding karakter, minuman kekinian, topping dessert, hingga bentuk-bentuk artistik yang memikat perhatian.

Fenomena ini menunjukkan bahwa inovasi takjil bergerak ke arah lintas generasi: orang tua tetap menemukan cita rasa yang familiar, sementara anak muda menikmati sentuhan modern yang lebih playful dan visual-driven. Ramadan pun menjadi ruang eksperimen yang tetap hangat oleh nilai kebersamaan.

Melihat perkembangan tersebut, Nutrijell menghadirkan Nutrijell Takjell Festival, sebuah festival kuliner dan kreativitas yang mengangkat inovasi takjil berbasis jelly dalam berbagai bentuk dan kolaborasi. Acara ini digelar selama tiga hari, 27 Februari–1 Maret 2026, di Main Atrium Gandaria City, Jakarta.

Festival ini menampilkan bagaimana jelly bisa bertransformasi menjadi aneka sajian takjil modern—mulai dari dessert fusion, minuman kekinian, hingga kreasi plating artistik yang Instagramable. Pada hari pembukaan, pengunjung disambut instalasi visual seperti Giant Under The Sea Jelly dan Giant Jelly Tumpeng yang merepresentasikan semangat kebersamaan dan berbagi di bulan Ramadan. Ada pula aktivitas Jelly Lukis, yang mengajak pengunjung menikmati jelly lewat sentuhan seni yang kreatif dan interaktif.

Kolaborasi dengan UMKM dan Pelaku F&B

Tak hanya menjadi ajang eksplorasi rasa, festival ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha kuliner. Sebanyak 21 tenant makanan dan minuman terlibat dalam menghadirkan menu kolaborasi eksklusif berbahan Nutrijell yang hanya tersedia selama acara berlangsung.

Beberapa di antaranya adalah Nama Donut, Coffee Room, Puding Bu Aida, Acaii, Pudding Christy, hingga Fukami. Kolaborasi ini menghadirkan variasi takjil yang memadukan tekstur kenyal jelly dengan konsep dessert modern, memperluas kemungkinan kreasi yang bisa dihadirkan saat berbuka puasa.

baca juga

Senior Brand Manager Nutrijell, Helen Lie, mengatakan festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong kreativitas sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

“Nutrijell Takjell Festival tidak hanya menghadirkan ragam kreasi takjil berbahan Nutrijell, tetapi juga menjadi bentuk komitmen kami dalam mendukung dan memberdayakan UMKM lokal,” ujar Helen.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk membuka ruang kolaborasi dan memperluas eksposur pelaku usaha kuliner. “Melalui event ini, Nutrijell membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dan tumbuh bersama. Sejalan dengan peran Nutrijell sebagai brand yang tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga nilai positif bagi ekosistem usaha dan masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?

Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:40 WIB

ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari

ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:35 WIB

Takjil dari Masa Depan

Takjil dari Masa Depan

Your Say | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:08 WIB

Terkini

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

×