Cara Menanam Kentang di Polybag, Lengkap dari Pemilihan Bibit hingga Langkah Perawatan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Jum'at, 24 Desember 2021 | 09:40 WIB
Cara Menanam Kentang di Polybag, Lengkap dari Pemilihan Bibit hingga Langkah Perawatan
Ilustrasi kentang. (shutterstock)

Suara.com - Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang cukup populer di Indonesia, karena rasanya yang enak dan mudah diolah. Selain membelinya di pasar dan supermarket, Anda juga bisa mendapatkan kentang dari hasil panen sendiri berkat cara menanam kentang yang tergolong mudah.

Tidak diperlukan lahan yang luas, kentang dapat dibudidayakan dalam sebuah polybag. Dilansir dari laman cybex pertanian, berikut cara menanam kentang di polybag.

Pemilihan Bibit Kentang

Ini adalah tahapan penting dalam menanam kentang. Jadi, pastikan bahwa bibit yang Anda gunakan dalam keadaan yang utuh, tidak cacat.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika sudah memiliki tunas 3-5 dengan tinggi mencapai 2 cm atau paling tidak telah disimpan selama 4 bulan.

Ilustrasi kentang. (shutterstock)

Pemilihan Polybag

Polybag yang tepat untuk menanam kentang setidaknya berukuran 50 cm x 80 cm dan sesuaikan dengan banyaknya kentang yang ingin dibudidayakan. Setelah itu, jangan lupa untuk melubangi polybag sebanyak 3-4 lubang untuk sistem drainase yang baik.

Media tanam

Dalam budidaya kentang, gunakan media tanam berupa campuran tanah humus dengan pupuk kompos.

Cara Menanam Kentang dengan Polybag

  • Masukkan media tanam berupa tanah humus dan pupuk kompos sampai setinggi 20 cm-30 cm memenuhi polybag.
  • Tanam bibit kentang ke dalam media tanam sampai kedalaman 7 cm dengan posisi tunas menghadap ke atas.
  • Gunakan setidaknya 3 sampai 4 bibit kentang dalam 1 polybag.
  • Bibit kentang dalam polybag siap dibudidayakan.

Perawatan Kentang

Setelah menanam kentang, jangan lupa untuk melakukan perawatan jika tidak ingin bibit kentang mati begitu saja. Usai 10 hari sejak ditanam, biasanya bibit kentang sudah menunjukan pertumbuhan, namun masih bisa dibiarkan di dalam polybag.

Ilustrasi panen kentang (Pixabay/Rupprich)
Ilustrasi panen kentang (Pixabay/Rupprich)

Setelah 1 bulan, umbi akan bertumbuh lebih besar. Untuk menghindari sinar matahari secara langsung, tambahkan media tanam hingga menutupi umbi.

Umbi kentang yang terkena sinar matahari berlebih akan berubah warna menjadi kehijauan dan dapat beracun. Lakukan penyiraman pada bibit kentang setiap hari atau ketika media tanam di dalam polybag terlihat mulai mengering.

Selain itu, lakukan pemupukan dengan memberikan pupuk cair maupun padat. Pilihlah pupuk cair dengan komposisi N dan P yang seimbang. Sedangkan untuk pupuk padat, gunakan pupuk TSP dan urea dengan perbandingan 1:1 dengan dosis 16gr/polybag. Jangan lupa untuk menyiram kentang setelah diberi pupuk padat supaya pupuk cepat larut dan diserap tanaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkebun, yuk! 9 Jenis Tanaman Sayur yang Bisa Ditanam di Rumah

Berkebun, yuk! 9 Jenis Tanaman Sayur yang Bisa Ditanam di Rumah

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:25 WIB

10 Manfaat Kulit Kentang bagi Tubuh, Bisa Cegah Kanker Loh

10 Manfaat Kulit Kentang bagi Tubuh, Bisa Cegah Kanker Loh

Lampung | Senin, 20 September 2021 | 11:36 WIB

7 Bahan Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

7 Bahan Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Your Say | Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:08 WIB

Terkini

Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial

Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:56 WIB

Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat

Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:55 WIB

5 Sabun Cuci Muka Deep Pore Cleansing untuk Bersihkan Pori-pori dan Komedo

5 Sabun Cuci Muka Deep Pore Cleansing untuk Bersihkan Pori-pori dan Komedo

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal

Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:16 WIB

Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak

Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 16:56 WIB

Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah

Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 16:40 WIB

Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 16:25 WIB

7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong

7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 16:16 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 15:52 WIB

5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral

5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 15:31 WIB