Pemerintah Tambah Kapasitas Penonton MotoGP Mandalika, Warga Lokal Jadi Prioritas Utama

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 17 Januari 2022 | 16:29 WIB
Pemerintah Tambah Kapasitas Penonton MotoGP Mandalika, Warga Lokal Jadi Prioritas Utama
Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. [Dok.ANTARA/HO via ITDC/pri]

Suara.com - Kapasitas penonton MotoGP Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat akan ditambah menjadi total 100 ribu orang. Hal tersebut telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo, dan diprioritaskan hanya untuk masyarakat lokal di Lombok.

Sebelumnya, penonton ajang MotoGP Mandalika dibatasi hanya 63.534 orang.

Dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, penambahan penonton dilandasi karena jumlah tiket yang sudah habis terjual.

"Kita harus menambah kuota untuk masyarakat setempat, karena kita ingin juga masyarakat setempat menjadi bagian yang tidak terpisahkan menjadi penikmat dari perhelatan MotoGP ini," kata Sandi dalam Media Pres Briefing secara virtual, Senin (17/1/2022).

Tambahan kursi penonton yang diprioritaskan bagi warga setempat dipercaya tidak akan memengaruhi kebutuhan jumlah kamar hotel. Akan tetapi, penyesuaian akomodasi, aksesibilitas, dan atraksi tetap dilakukan untuk mengantisipasi tambahan jumlah pengunjung.

Prediksi Sandi, penonton kemungkinan akan didominasi wisatawan Nusantara. Sementara wisatawan mancanegara diperkirakan akan datang dari negara-negara ASEAN.

Terkait antisipasi penularan Covid-19 dari luar negeri, Sandi menegaskan bahwa Indonesia telah siap mengantisipasi risiko tersebut dengan memberlakukan travel bubble juga karantina.

"Kami sudah menyiapkan dan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia."

"Jadi saya ingin sampaikan kepada pihak-pihak yang meragukan kita dalam menangani pandemi Covid-19, kita tegas akan terapkan dan menyesuaikan, harapannya tentu kita akan sukses dalam penyelenggaraan MotoGP ini," kata Sandi.

baca juga

Terkait ancaman virus corona varian omicron yang masih menyebar di Indonesia, berdasarkan prediksi epidemiologi, puncak penularan akan terjadi pada akhir Februari hingga awal Maret.

"Jadi kita harapkan saat perhelatan 18 Maret, kita sudah melewati puncak omicron. Oleh karena itu, ini adalah salah satu sinyal kebangkitan ekonomi kita dan tentunya membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat," pungkas Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Ketua ASEAN Tourism Forum 2022, Yogyakarta Terpilih Sebagai Tuan Rumah

Indonesia Jadi Ketua ASEAN Tourism Forum 2022, Yogyakarta Terpilih Sebagai Tuan Rumah

Lifestyle | Senin, 17 Januari 2022 | 14:41 WIB

Kolaborasi UMKM di Bandara Ngurah Rai Bali Dipuji Menparekraf

Kolaborasi UMKM di Bandara Ngurah Rai Bali Dipuji Menparekraf

Bali | Senin, 17 Januari 2022 | 14:12 WIB

Beri Sindiran Menohok, Amien Rais Ajak Emak-emak Pendukung Prabowo Gabung Partai Ummat

Beri Sindiran Menohok, Amien Rais Ajak Emak-emak Pendukung Prabowo Gabung Partai Ummat

News | Senin, 17 Januari 2022 | 08:26 WIB

Terkini

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach

Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar

Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:45 WIB

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

×