Array

Viral Ceramah Oki Setiana Dewi Dianggap Menormalkan KDRT, Psikolog: Bikin Korban Sulit Speak Up!

Kamis, 03 Februari 2022 | 17:55 WIB
Viral Ceramah Oki Setiana Dewi Dianggap Menormalkan KDRT, Psikolog: Bikin Korban Sulit Speak Up!
Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (Instagram/@okisetianadewi)

Suara.com - Publik media sosial kini tengah diramaikan oleh potongan ceramah  Oki Setiana Dewi. Dalam dakwah tersebut Oko Setiana Dewi dianggap menormalkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dalam ceramahnya ia mengatakan bahwa istri yang ditampar suami disebut sebagai aib. Sehingga tidak perlu diceritakan kepada orang lain, bahkan disarankan tidak mengadu ke orangtuanya. Menanggapi hal tersebut, Psikolog Klinis Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Psi, Kamis (3/2/2022) mengatakan bahwa normalisasi KDRT membuat perempuan kroban sulit untuk bersuara. 

“Kalau istri menganggap aib dan kemudian malu cerita kepada siapapun, berarti iya, mungkin ia jadi sulit speak up terhadap KDRT,” ungkapnya.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (Instagram/@okisetianadewi)
Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (Instagram/@okisetianadewi)

Anna menambahkan, perempuan yang memendam cerita terkait KDRT yang dialaminya demi nama baik keluarga seringkali juga berdampak pada kesehatan mental dirinya. Bukan hanya itu, bisa jadi juga berdampak pada suasana di keluarga. 

“Dan ini yang kadang dilupakan, ketika pikiran semata-mata hanya menjaga nama baik keluarga. Artinya, tetaplah meminta bantuan orang lain, termasuk profesional kesehatan mental,” ungkap Anna lebih lanjut.

Lebih lanjut, Anna mengatakan dalam suatu budaya, banyak orang yang lebih mementingkan apa kata orang dibanding apa yang dirasakan oleh si korban.

“Jadi, ketika KDRT terjadi, dengan nilai-nilai keluarga yang tinggi dalam budaya kita, orang-orang tertentu berusaha menutupinya karena takut jadi bahan pembicaraan,” tutur Anna.

“Ada juga yang takut mengakui KDRT karena pernikahan dimulai secara emosional. Misalnya, perempuan yang baru kenal beberapa bulan dengan laki-laki, lalu memutuskan untuk menikah. Atau orang yang memaksakan diri menikah karena ingin kabur dari keluarganya. Jika ia mengalami KDRT, kadang malu untuk mengakui. Kenapa? Karena pernikahan ini pilihan dia,” pungkasnya.

Baca Juga: Pernah Tinggal di Kontrakan Atap Kardus, Penjual Camilan Ini Buktikan Kerja Keras Tak Akan Khianati Hasil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI