Sampah Plastik Masih Jadi Masalah, Begini Cara Ajak Anak SMA Terlibat di Isu Lingkungan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 14 Februari 2022 | 17:45 WIB
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah, Begini Cara Ajak Anak SMA Terlibat di Isu Lingkungan
Sampah plastik mendominasi sungai. (Dok: Sungai Watch)

Suara.com - Sampah plastik masih menjadi masalah yang mengancam lingkungan di Indonesia. Menurut data statistik persampahan domestik Indonesia, jenis sampah plastik menduduki peringkat kedua sebesar 5.4 juta ton per tahun atau 14 persen dari total produksi sampah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) bertajuk 'Envirochallenge' digelar. Gerakan yang The Body Shop Indonesia mengajak siswa sekolah menengah atas (SMA) untuk bisa terlibat dalam upaya mengurangi sampah plastik.

Dalam keterangannya, Program Manager GIDKP, Adithiyasanti Sofia, menjelaskan bahwa tantangan ini diharapkan memberi edukasi kepada para siswa SMA yang akan tumbuh sebagai orang muda tentang isu lingkungan. Nantiya mereka diajak mengubah gaya hidup dengan melakukan diet kantong plastik.

Ilustrasi sampah plastik. (Dok: KPPLI)
Ilustrasi sampah plastik. (Dok: KPPLI)

"Target dari Envirochallenge adalah menuju sekolah bebas dari kantong plastik. Diet kantong plastik ini akan kita tanamkan sebagai gaya hidup baru di kalangan siswa," Adithiyasanti Sofia dalam keterangannya.

Sejak digagas pada 2013 lalu, GIDKP semakin meluas dan melibatkan banyak masyarakat. Ini juga pertanda semakin banyak yang mulai sadar akan dampak lingkungan dari sampah plastik

"Inisiatif itu akhirnya berdampak luas, hingga keluar peraturan pembatasan plastik sekali pakai pada 2016. Tercatat ada 70 kabupaten/kota yang menerapkan peraturan tersebut. Peraturan tersebut juga mengurangi penggunaan plastik di masyarakat hingga 55 persen," tuturnya.

Dari keberhasilan tersebut, Adhiti mengataka bahwa pihaknya mencoba melibatkan siswa SMA untuk terlibat dalam gerakan diet kantong plastik. 

"Kami paparkan kepada para siswa di 10 sekolah yang terpilih di Jawa dan Bali, seputar isu lingkungan yang akan dihadapi dunia, termasuk Indonesia di masa depan. Pemaparan itu akan membuka wawasan siswa soal isu-isu lingkungan," tuturnya.

"Lewat kegiatan ini, siswa jadi tergerak untuk ikut mengurangi sampah plastik. Mencari alternatif sebagai solusi. Jika budaya ini menyebar ke seluruh sekolah di Indonesia, maka dampaknya akan ke negara Indonesia. Penggunaan plastik sekali pakai juga akan semakin berkurang," ujarnya.

Baca Juga: KAI Gunakan Kemasan Makanan Ramah Lingkungan untuk Turut Hijaukan Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI