Array

Pengertian Cerita Fabel, Struktur dan Unsur Kebahasaanya

Rabu, 16 Februari 2022 | 09:06 WIB
Pengertian Cerita Fabel, Struktur dan Unsur Kebahasaanya
Ilustrasi cerita fabel: Cerita Rakyat Timun Mas dan Buto Ijo (Tangkapan layar YouTube Lagu Anak TV)

Suara.com - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, anak-anak sering dikenalkan dengan cerita fabel yang bersifat fantasi, namun mudah dicerna jalan ceritanya oleh anak.

Salah satu contoh cerita fabel yang sudah terkenal yaitu Timun Mas dan Raksasa; Asal Usul Danau Toba; Kancil dan Buaya; dan sebagainya.

Namun sebenarnya apa sih cerita fabel itu?

Mengutip Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu (16/2/2022) secara etimologis kata fabel berasal dari bahasa latin fabulat.

Fabel merupakan cerita tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia.

Fabel termasuk jenis cerita fiksi, bukan kisah tentang kehidupan nyata. Fabel sering juga disebut cerita moral karena pesan yang ada di dalam cerita fabel berkaitan erat dengan moral atau tingkah laku.

Teks cerita fabel tidak hanya mengisahkan kehidupan binatang, tetapi juga mengisahkan kehidupan manusia dengan segala karakternya.

Struktur Cerita Fabel
Struktur teks cerita fabel tersusun secara berurutan. Tidak boleh diacak, misalnya resolusi diletakkan pada awal cerita atau orientasi diletakkan pada akhir cerita.

  1. Orientasi, yaitu bagian awal cerita berisi pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu.
  2. Komplikasi, yaitu konflik atau permasalahan yang dihadapi antara satu tokoh dengan tokoh lain sampai menuju klimaks.
  3. Resolusi, yaitu bagian yang menunjukan pemecahan dari masalah yang dihadapi oleh sang tokoh. Persoalan sudah mulai ada jalan keluarnya.
  4. Koda, yaitu bagian akhir cerita fabel. Koda berisi perubahan sikap yang terjadi pada tokoh dan pelajaran atau hikmah yang dapat dipetik dari cerita tersebut.

Unsur Kebahasaan Cerita Fabel
Ada dua unsur kebahasaan, yaitu kata hubung (konjungsi) dan kata ganti orang. Kita pelajari yang pertama, yaitu kata hubung (konjungsi).

Baca Juga: Duh, Rumah Fina Tiza eks Istri Mike D'Bagindas Digeruduk Ojol Gegara Berkata Kasar

1. Kata Hubung (konjungsi) yang digunakan pada teks cerita fabel konjungsi pengurutan, seperti sesudah, sebelum, lalu, mula-mula, kemudian, selanjutnya,setelah itu, atau akhirnya.

2. Unsur kebahasaan lain yang akan kita pelajari adalah penggunaan kata ganti orang.

  • Kata ganti orang pertama: saya, aku, kita, kami.
  • Kata ganti orang kedua: kamu, enggau, Anda, kalian.
  • Kata ganti orang ketiga: Dia, ia, Santi, Arifudin, mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI