ACT Temukan Gaji Guru Honorer Masih Rendah Meski Pekerjaan Serupa Guru Tetap

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 16 Februari 2022 | 20:05 WIB
ACT Temukan Gaji Guru Honorer Masih Rendah Meski Pekerjaan Serupa Guru Tetap
Ilustrasi guru honorer

Suara.com - Guru termasuk salah satu profesi penting karena tugasnya mencerdaskan anak-anak bangsa. Tetapi, di sisi lain, kesejahteraan hidup guru belum seoenuhnya bisa ditanggung pemerintah, terutama yang masih berstatus guru honorer.

Definisi guru honorer merupakan pengajar di sekolah dengan status tidak tetap juga bukan calon pegawai negeri sipil. Berbeda dengan guru tetap, sistem gaji bagi guru honorer dihitung per jam pelajaran.

Temuan dari Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), di Indonesia masih tercatat banyak guru honorer yang sejahteraannya masih memprihatinkan karena gaji yang sangat rendah. Bahkan ada pula yang hanya diberi gaji Rp 12 ribu per bulan.

"Di sisi lain, guru merupakan profesi yang mendidik dan melahirkan generasi calon pemimpin masa depan. Karena itu, program SGI dari ACT hadir untuk menjadi solusi permasalahan yang dihadapi guru honorer di Indonesia," kata Head of Media and Public Relations Clara saat diskusi virtual bersama suara.com, Rabu (16/2/2022).

Clara mengungkapkan, ada pula guru honorer digaji secara sukarela dari pihak sekolah. Sehingga, upah yang diterima tentu di bawah gaji minimum yang telah ditetapkan secara resmi. 

Padahal, menurut Clara, pekerjaan yang dilakukan guru honorer, secara kasat mata, sering tidak jauh berbeda dengan guru tetap.

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tercatat bahwa jumlah guru honorer di seluruh Indonesia ada sebanyak 1.070.662 orang. Paling banyak ada di provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah yang jumlahnya mencapai 100 ribu lebih.

Clara menyampaikan, melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI) itu, ACT bermaksud untuk meringankan beban biaya kebutuhan hidup para guru honorer.

"Distribusi program SGI pada 2021, ACT melakukan kegiatan pemberian bantuan pangan dan biaya hidup kepada para guru honorer. Bantuan telah diberikan kepada 2017 guru di 345 sekolah, 473 desa yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia," tutur Clara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Diduga Rudapaksa Santri di Aceh Buron

Guru Diduga Rudapaksa Santri di Aceh Buron

Sumut | Rabu, 16 Februari 2022 | 19:02 WIB

Nyaris 100 Siswa dan Guru Positif COVID-19, Cimahi Stop PTM 2 Pekan

Nyaris 100 Siswa dan Guru Positif COVID-19, Cimahi Stop PTM 2 Pekan

Jabar | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:55 WIB

Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Ngaku 20 Kali Cabuli Santriwati, Polisi: Terancam Hukuman Sumur Hidup

Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Ngaku 20 Kali Cabuli Santriwati, Polisi: Terancam Hukuman Sumur Hidup

Jabar | Rabu, 16 Februari 2022 | 13:30 WIB

Terkini

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×