Gara-gara Punya Nama Sama, Cerita Wanita yang Ditangkap dan Harus Mendekam 13 Hari di Penjara

Sabtu, 26 Februari 2022 | 13:37 WIB
Gara-gara Punya Nama Sama, Cerita Wanita yang Ditangkap dan Harus Mendekam 13 Hari di Penjara
Ilustrasi ditangkap polisi (Pixabay/3839153)

Suara.com - Seorang wanita California harus menghabiskan 13 hari di penjara setelah salah ditangkap. Wanita tersebut ditangkap karena memiliki nama yang sama dengan tersangka asli.

Wanita bernama Bethany K. Farber tersebut ditangkap saat dirinya berada di Los Angeles International Airport dan hendak pergi ke Meksiko pada April 2021 silam.

Bethany awalnya ditangkap oleh TSA atau pihak keamanan bandara. Ia dibawa ke ruangan terpisah dan diberitahu bahwa ada perintah penangkapan dirinya di Texas.

Padahal, Bethany sendiri belum pernah ke Texas dan jelas tidak pernah melakukan kejahatan di sana. Namun, kepolisian Los Angeles tetap menangkapnya.

Bahkan, aksi penangkapan ini dilakukan tanpa memeriksa kartu identitas atau SIM milik Bethany lebih dulu.

"LAPD (Kepolisian Los Angeles) menahan Farber di penjara selama 13 hari sampai 26 April 2021," ungkap tuntutan yang kini diajukan Bethany.

ilustrasi penjara (pixabay.com)
ilustrasi penjara (pixabay.com)

Bethany Farber ditangkap karena ada wanita lain yang memiliki nama serupa dan merupakan seorang pelaku kejahatan di Texas.

Namun, Bethany dan pelaku asli tersebut hanya memiliki nama yang sama. Bethany adalah wanita muda dengan rambut pirang panjang, sementara tersangka yang dicari berusia lebih tua dengan rambut cokelat pendek.

Bethany sendiri akhirnya dibebaskan setelah pengacara menunjukkan data dari ponselnya, yang membuktikan bahwa Bethany ada di California ketika kejahatan di Texas berlangsung.

Baca Juga: Punya 3 Pilihan Nama, Atta Halilintar Bocorkan Nama Belakang Putrinya

"Ini bisa terjadi kepada siapa saja," ungkap Bethany soal pengalaman buruknya.

Bethany juga membagikan pengalaman buruknya di penjara. Salah satunya, ia harus berbagi tisu toilet dan sabun di Lynwood Women Jail.

Selain itu, Bethany juga kedinginan sehingga harus memakai makanan panas untuk menghangatkan diri. Ia juga melihat kotoran manusia yang dilempar dan dioleskan ke dinding.

Ilustrasi napi di penjara. [Shutterstock]
Ilustrasi napi di penjara. [Shutterstock]

Akibat kesalahan penangkapan ini, Bethany menuntut pihak kepolisian karena mengalami stres berat, kecemasan, kerusakan emosional, dan penderitaan mental.

Tak hanya itu, nenek Bethany yang berusia 19 tahun juga mengalami stroke akibat stres setelah tahu cucunya dipenjara.

Bahkan, nenek Bethany meninggal dunia hanya tiga hari setelah wanita ini dibebaskan dari penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI