Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB
Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi
Ilustrasi Makanan Vegetarian (Pexels/Alesia Kozik)

Suara.com - Selama ini, banyak studi menunjukkan bahwa gaya hidup vegetarian membawa manfaat bagi kesehatan. Namun, apakah pola makan ini juga berdampak pada lingkungan?

Vegetarian adalah pola makan tanpa mengonsumsi daging hewan, seperti ayam, sapi, kambing, dan makanan laut, sebagaimana dilaporkan oleh Alodokter (24/4/2026).

Banyak orang memulainya karena alasan kesehatan atau etika. Namun, jarang orang mengetahui bahwa setiap porsi sayuran atau protein nabati yang mereka pilih memiliki dampak yang tidak hanya berpengaruh terhadap individu tersebut, tetapi juga pada skala global. 

Pertama, menghemat air dan sumber daya. Dilansir dari down to earth (24/4/2026), dalam proses produksi satu kilogram daging membutuhkan sekitar 13.000 liter hingga 100.000 liter air. Jumlah ini menunjukkan betapa intensifnya penggunaan air dalam industri peternakan. Oleh karena itu, jika konsumsi daging berkurang, maka tekanan terhadap sumber daya air juga dapat ditekan. 

Menghentikan Pencemaran dan Menghemat Ruang Hidup

Kedua, mengurangi polusi dan emisi. Selain efisiensi sumber daya, transisi ke gaya hidup vegetarian berperan besar dalam mengurangi polusi yang merusak ekosistem. Industri peternakan adalah penyumbang limbah cair yang masif. Sering kali limbah ini mencemari sungai dan sumber air tanah. 

Selain itu, kotoran sapi juga menghasilkan gas metana, yang memiliki kemampuan memerangkap panas di atmosfer 80 kali lebih kuat dibandingkan karbon dioksida (CO2). Organisasi Pangan dan Pertanian PBB mencatat kegiatan peternakan bertanggung jawab atas sekitar 14,5 persen emisi gas rumah kaca global. 

Lebih jauh lagi, gaya hidup vegetarian bisa membantu kita untuk menyelamatkan lahan-lahan yang ada dari ancaman deforestasi.  Alih-alih membabat hutan untuk lahan peternakan atau menjadi kebun pakan ternak, lahan tersebut tetap dapat berfungsi sebagai penyerap karbon alami.  

Melalui berbagai fakta yang telah disebutkan, dapat dipahami bahwa menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada kebiasaan mengurangi plastik. Pilihan makanan sehari-hari juga memiliki peran penting dalam menjaga bumi kita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 11:55 WIB

Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton E-Waste: Mengapa Pengelolaannya Tertinggal?

Indonesia Hasilkan 1,9 Juta Ton E-Waste: Mengapa Pengelolaannya Tertinggal?

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 11:13 WIB

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB

Terkini

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB

×