Dua Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Pakar Keuangan Sebut Makin Banyak Masyarakat Sadar Pentingnya Imunitas Keuangan

Rabu, 02 Maret 2022 | 16:54 WIB
Dua Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Pakar Keuangan Sebut Makin Banyak Masyarakat Sadar Pentingnya Imunitas Keuangan
Ilustrasi menghitung keuangan (pexels.com/@karolina-grabowska)

Suara.com - Tepat hari ini, dua tahun lalu, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 pertama di Indonesia. Selama dua tahun pandemi gaya hidup masyarakat berubah drastis, salah satunya lebih mahir mengelola keuangan.

Diungkap Financial Planner sekaligus Pakar Keuangan Prita Ghozie bahwa kini banyak masyarakat yang sudah mulai menyadari mencari uang tidaklah mudah, terbukti di awal 2020 banyak orang termasuk pengusaha yang merasakan pahitnya hantaman pandemi.

"Di 2020 waktu itu semua orang kaget, karena kurang persiapan atau bahkan sama sekali nggak ada persiapan. Jadi yang mampu bertahan saat ini, adalah mereka yang situasi keuangannya sehat, alias imunitas keuangannya kuat, jadi tetap bertahan," ungkap Prita dalam acara peluncuran e-Handbook Alibaba Group, Rabu (2/3/2022).

Imunitas keuangan yang dimaksud Prita adalah dana darurat, atau dana asuransi kesehatan. Sehingga saat memiliki dana darurat yang cukup, dan tiba-tiba diberhentikan dari pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan, dana darurat ini bisa menambal biaya kebutuhan sehari-hari.

Ilustrasi keuangan. (dok. ilustrasi)
Ilustrasi keuangan. (dok. ilustrasi)

Begitu juga asuransi kesehatan, yang bisa menambal biaya saat sakit, sehingga uang tabungan tidak terkuras untuk biaya pengobatan.

Nah, kata Prita, selama dua tahun pandemi berlangsung, sudah semakin banyak orang sadar pentingnya imunitas keuangan ini.

"Dua tahun ini berjalan, di tahun 2022 ini, 57 persen masyarakat Indonesia bisa kelola keuangan secara aktif. Dulu masyarakat berpikir untuk apa kelola uang. Ini perubahan yang bagus," ungkap Prita.

Bahkan, tidak hanya lebih peduli pada pengelolaan keuangan, 32 persen masyarakat juga sudah mulai berani mendirikan usaha pribadi dan mengelolanya sendiri.

Perilaku ini terjadi karena setelah sadar pentingnya kelola keuangan, baru terlihat ternyata tidak bisa mengandalkan satu pemasukan saja, tapi bisa membuka sumber penghasilan lain.

Baca Juga: Dear Para Ibu, Ini 4 Langkah Atur Keuangan Rumah Tangga dan Dana Usaha Sekaligus

"Selama 2 tahun terakhir ini, 37 persen masyarakat berhasil nabung. Dulu uang ada banyak, gampang dicari, sekarang sadar uang nggak gampang dicari. Jadi sebanyak apapun uang diputar jadi usaha," tutup Prita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI