Tidak Bisa Sendiri, Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Perlu Libatkan Banyak Sektor

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 02 Maret 2022 | 18:17 WIB
Tidak Bisa Sendiri, Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Perlu Libatkan Banyak Sektor
Ilustrasi sampah plastik di laut. (shutterstock)

Suara.com - Pakar mengatakan masalah pengelolaan sampah di kawasan wisata tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah atau pengelola saja.

Menurut Guru Besar Teknik Lingkungan ITB Prof. Enri Damanhuhri, pengelolaan sampah di dekat kawasan wisata perlu diupayakan salah satunya dengan cara membangun kolaborasi bersama pihak swasta, terutama dalam proses membangun infrastruktur dan fasilitas terkait.

Ketika terlibat dalam pembangunan bank sampah IAS (Indah, Asri, Serasi) Toba pada 2020, Enri mengatakan dirinya menjalin kolaborasi bersama perusahaan swasta dengan mengirimkan akademisi untuk mempelajari pengelolaan bank sampah.

Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan industri daur ulang yang berlokasi di sekitar Toba untuk menyalurkan hasil sampah yang dikelola IAS Toba.

Ilustrasi sampah plastik menumpuk (shutterstock)
Ilustrasi sampah plastik menumpuk (shutterstock)

"Itu adalah suatu bentuk kerja sama yang bukan main. Kalau tidak ada dua perusahaan itu, mungkin bank sampah IAS Toba mungkin bisa mati suri dan ini akan terjadi di tempat lain," katanya dalam webinar.

Ia menilai bahwa fasilitas bank sampah yang tersebar di luar pulau Jawa merupakan ujung tombak dalam pengumpulan sampah, mengingat jumlah pemulung sampah tidak sebesar seperti di pulau Jawa.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya seluruh pihak untuk terus mendampingi masyarakat yang merintis bank sampah, seperti di sekitar kawasan wisata Danau Toba.

"Jangan hanya membangun kemudian meninggalkan, jangan hanya membina kemudian meninggalkan. Mari kita terus dampingi mereka," tuturnya.

Ia menilai pada dasarnya masyarakat Toba telah memiliki kesadaran yang tertanam untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di Danau Toba sehingga kebersihan kawasan wisata tersebut dapat terjaga.

Baca Juga: Tak Hanya Bikin Macet Parah, Wisatawan Juga Tinggalkan Banyak Sampah di Kawasan Puncak

Jika dibandingkan dengan Labuan Bajo, misalnya, Enri berpendapat bahwa destinasi Danau Toba masih relatif bersih.

"Saya memahami bahwa mereka sangat kekurangan sekali dalam fasilitasnya. Tetapi setelah tim mengobrol dengan masyarakat, saya menangkap bahwa sebagian besar terutama yang berada di sekitar Toba Samosir misalnya itu mempunyai pendapat jangan buang sampah atau plastik ke danau," kata Enri.

Meski di sekitar Toba hanya memiliki sedikit tempat pembuangan akhir (TPA) yang beroperasi dan sedikit pemulung, keterbatasan tersebut menurut Enri tidak membuat masyarakat beserta pemuda setempat berhenti berjuang untuk mengelola sampah dengan baik.

"Itu masalah besar yang dihadapi oleh masyarakat dan pemuda di sana bagaimana mereka menangani sampahnya dengan fasilitas yang terbatas," tutur Enri.

Selain memberdayakan masyarakat melalui bank sampah, ia berpendapat bahwa edukasi dan penegakan hukum juga perlu untuk terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran mengenai isu lingkungan pada masyarakat dapat tercipta.

"Saya kira bersamaan harus dijalankan. Edukasi mungkin jangka panjang karena tidak akan sekaligus tercapai. Tapi pada saat yang bersamaan, kita membutuhkan law enforcement paling tidak dalam bentuk Satpol PP meski memang konsistensinya bergantung dari kebijakan dari pemerintah setempat," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI