Hadapi Suhu yang Kian Panas, Anak SD Diajak Merancang Sekolah yang Lebih Sejuk

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:55 WIB
Hadapi Suhu yang Kian Panas, Anak SD Diajak Merancang Sekolah yang Lebih Sejuk
ilustrasi anak sekolah (Pexels.com/Agung Pandit Wiguna)
baca 10 detik
  • Universitas Surrey melibatkan 500 siswa sekolah dasar di Inggris dalam program Heat-Cool menggunakan kamera termal.
  • Siswa mendeteksi titik panas sekolah dan menyarankan solusi infrastruktur hijau untuk menurunkan suhu lingkungan.
  • Area bervegetasi terbukti memiliki suhu satu hingga tiga derajat lebih rendah serta meningkatkan pemahaman siswa.

Suara.com - Gelombang panas yang semakin sering terjadi membuat banyak sekolah mulai menghadapi tantangan baru. Ruang kelas, halaman, hingga lapangan yang minim pepohonan dapat menjadi jauh lebih panas dan mengganggu aktivitas belajar siswa.

Di Inggris, sekelompok peneliti mencoba pendekatan yang berbeda. Alih-alih hanya mengandalkan orang dewasa, mereka melibatkan anak-anak sekolah dasar untuk mencari tahu bagian mana dari lingkungan sekolah yang paling panas dan bagaimana cara membuatnya lebih sejuk.

Program bertajuk Heat-Cool yang dikembangkan oleh peneliti Universitas Surrey mengajak lebih dari 500 siswa dari tujuh sekolah di wilayah Inggris Tenggara menggunakan kamera termal genggam untuk memetakan suhu di lingkungan sekolah.

Ilustrasi anak sekolah (Pexels/Roman Odintsov)
Ilustrasi anak sekolah (Pexels/Roman Odintsov)

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research Communications menunjukkan anak-anak berusia sembilan tahun pun mampu menggunakan teknologi tersebut untuk mengidentifikasi titik-titik yang menyerap panas berlebih.

Selama lokakarya yang berlangsung sekitar dua jam, para siswa memotret berbagai area di sekolah menggunakan kamera termal. Mereka kemudian membandingkan suhu permukaan di setiap lokasi dan mendiskusikan solusi yang dinilai paling sesuai untuk mengurangi panas.

Beberapa usulan yang muncul antara lain penambahan atap hijau (green roof), taman resapan air, kolam, hingga area teduh yang dipenuhi pepohonan.

Profesor Prashant Kumar dari Global Center for Clean Air Research (GCARE) Universitas Surrey mengatakan anak-anak merupakan kelompok yang paling terdampak oleh suhu ekstrem, tetapi jarang dilibatkan dalam penyusunan solusi.

"Ketika Inggris mengalami musim panas yang semakin panas, kita perlu memikirkan cara baru untuk mempersiapkan sekolah menghadapi perubahan iklim. Anak-anak termasuk kelompok yang paling terdampak, tetapi mereka jarang dilibatkan dalam merancang solusinya," ujarnya.

Tim peneliti menganalisis lebih dari 1.700 citra termal yang diambil siswa, mencakup sekitar 4.300 objek di lingkungan sekolah.

baca juga

Hasilnya menunjukkan bahwa area yang memiliki vegetasi, unsur air, atau infrastruktur hijau umumnya memiliki suhu satu hingga tiga derajat Celsius lebih rendah dibandingkan area yang tidak memiliki elemen tersebut.

Selain menghasilkan ide-ide untuk membuat sekolah lebih nyaman, program ini juga dinilai meningkatkan pemahaman siswa mengenai perubahan iklim. Lebih dari delapan dari sepuluh peserta mampu mempertahankan atau meningkatkan pengetahuannya setelah mengikuti kegiatan.

Para peneliti menilai pendekatan yang menggabungkan pembelajaran di kelas, teknologi, dan citizen science ini berpotensi diterapkan lebih luas. Selain membantu sekolah beradaptasi terhadap suhu yang terus meningkat, cara tersebut juga memberi kesempatan kepada anak-anak untuk berperan aktif dalam menghadapi dampak perubahan iklim di lingkungan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS

Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:07 WIB

Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair

Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:21 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×