Sering Menyakiti Karyawan, Ini Tanda Bos Anda Kejam dan Tidak Berperasaan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 19 Maret 2022 | 18:01 WIB
Sering Menyakiti Karyawan, Ini Tanda Bos Anda Kejam dan Tidak Berperasaan
Ilustrasi bos kejam. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam dunia kerja ada berbagai sifat dan karakter orang yang berbeda, termasuk sifat buruk bos yang dinilai kejam dan menyakiti karyawannya.

Tapi sayangnya, banyak dari mereka yang tidak menyadari sifatnya, padahal sikap ini perlu diperbaiki agar memiliki tim kerja yang solid.

Ciri bos kejam bisa ditandai dengan apa yang dikatakannya. Maka jika Anda jadi seorang bos, sebaiknya menghindari 5 kalimat berikut kepada karyawan mengutip Times of India, Sabtu (19/3/2022).

1. "Aku tidak meminta pendapatmu"

Sebagai pemimpin yang baik, Anda harus melibatkan karyawan dalam diskusi, agar bisa mengevaluasi dan mengambil keputusan akhir.

Ilustrasi bossy (pexels.com/Yan Krukov).
Ilustrasi bos galak. (pexels.com/Yan Krukov).

Namun jika Anda mengatakan "aku tidak meminta pendapatmu" maka artinya Anda menolak kesempatan karyawan untuk menyuarakan ide-ide mereka.

2. "Saya yang mengerjakan semua pekerjaan di malam hari"

Anda tidak perlu membuat karyawan tertekan apabila mereka tidak bisa mengerjakan tugas hingga malam hari.

Tetapi jika Anda mampu melakukannya dan bekerja ekstra itu suatu prestasi untuk Anda. Tapi bisa jadi karyawan Anda tidak siap untuk bekerja ekstra, mengorbankan jam kerja, waktu luang bahkan kesehatan mereka.

baca juga

3. "Lihat, dia berhasil meraih lebih banyak klien daripada Anda"

Sebagai bos Anda harus menghindari adanya persaingan tidak sehat antar karyawan. Selain itu jangan juga merendahkan karyawan, sambil membuat mereka terlihat kesal dan iri dengan kesuksesan karyawan lain.

Sebagai bos Anda juga harus memberi selamat kepada karyawan secara profesional.

4. "Selesaikan saja pekerjaan ini, jangan bertanya!"

Ini dianggap sebagai sikap yang kasar, karena Anda hanya meminta karyawan menyelesaikan pekerjaan tanpa tahu maksud dan tujuan.

Bersikap seperti ini, hanya akan membuat bos terlihat kurang baik, karena berdampak membuat karyawan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna.

5. "Kamu beruntung dapat kenaikan gaji"

Jangan meremehkan kerja keras karyawan Anda dengan mengatakan hal ini.

Ini karena menggambarkan promosi, kenaikan gaji atau bonus yang mereka dapatkan sebagai tindakan keberuntungan, sama artinya Anda meremehkan kerja keras dan produktivitas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Tidak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit

Tidak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:26 WIB

Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?

Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:40 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:38 WIB

Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos

Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:00 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×