Suara.com - Seorang pria kerap kali mengalami kerontokan rambut seiring dengan bertambahnya usia. Tidak jarang kerontokan rambut yang masif akan membuat mereka mengalami kebotakan khususnya di bagian atas kepala.
Untungnya, Anda dapat memberikan perawatan rambut rontok sehingga kerontokan rambut tidak terjadi cukup parah. Namun tentu saja kunci perawatan rambut rontok ini ada pada konsumsi makanan seimbang, menggunakan sisir dengan arak bulu yang lebih lebar, dan menghindari perawatan atau styling rambut yang terlalu beragam.
Dilansir dari laman medical news today, berikut perawatan rambut rontok bagi pria.
1. Minoksidil (Rogaine)
Perawatan rambut rontok dapat Anda lakukan dengan minoksidil yang dijual bebas dan tersedia dalam berbagai tekstur, mulai dari cair, busa, hingga kental seperti shampo.
Supaya efektif, oleskan minoksidil ke kulit kepala sehari sekali untuk wanita dan dua kali sehari untuk pria.
Produk perawatan rambut dengan kandungan minoxidil tidak hanya mengurangi rambut rontok. Namun juga mempercepat regenerasi rambut yang sudah rontok. Setidaknya memerlukan waktu 6 bulan untuk melihat progress pertumbuhan rambut.
2. Finasteride (Propecia)
Obat rambut rontok satu ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan hanya ditujukan untuk ptia. Bukan dioleskan, obat satu ini perlu Anda minum setiap hari sebagai pil. Namun, finasteride mungkin tidaka akan bekerja secara maksimal untuk perawatan rambut rontok pria di atas 60 tahun.
3. Obat Lain
Selain minoksidil dan finasteride, dokter Anda mungkin akan menyarankan spironolactone (carospir, aldactone) dan dutasteride oral (Avodart)
4. Transplantasi Rambut
Pada jenis kerontokan rambut permanen, umumnya hanya rambut bagian atas kepala yang rontok dengan cepat. Mana, transplantasi rambut atau operasi restorasi dapat memaksimalkan sisa rambut Anda.
Selama proses transplantasi rambut, dokter kulit atau ahli bedah kecantikan akan menghilangkan rambut dari bagian kepala yang memiliki rambut dan mentransplantasikannya ke bagian yang botak, umumnya dengan mengambil folikel di bagian belakang kepala.
Seperti operasi pada umumnya, transplantasi rambut juga mungkin memberikan efek samping seperti pendarahan atau tersumbatnya kulit mati yang kemudian memerlukan pembedahan lebih lanjut
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Viral Adik Panik Rambut Hendak Dipangkas, Warganet Justru Kaget Saat Tahu Aslinya
Your Say | Minggu, 20 Maret 2022 | 20:51 WIB
Cobalah Keramas Tanpa Shampo, Ini 5 Efeknya pada Rambut dan Kesehatan
Health | Minggu, 20 Maret 2022 | 20:41 WIB
Bikin Tampilan Berbeda, Tapi Simak 4 Risiko Meluruskan Rambut
Lifestyle | Senin, 21 Maret 2022 | 08:05 WIB
Terkini
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB
Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan
News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB
Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega
News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:17 WIB
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:14 WIB
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
Bekaci | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:12 WIB