Pola Asuh yang Menyenangkan di Usia Dini Dapat Mendukung Potensi Masa Depan Anak

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 25 Maret 2022 | 18:39 WIB
Pola Asuh yang Menyenangkan di Usia Dini Dapat Mendukung Potensi Masa Depan Anak
Ilustrasi Pola Asuh yang Menyenangkan. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap anak, di mana pun mereka tinggal, memiliki hak untuk menjalani hidup sebaik mungkin, dengan pola asuh menyenangkan sejak awal usia mereka. Karena hal ini akan sangat mendukung perkembangan otak dan potensi masa depan mereka.

Untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tahun-tahun awal pengasuhan anak dan memberi mereka awal terbaik dalam hidup, Minderoo Foundation mengkadirkan program global yang disebut Thrive by Five Internasional.

Co-Founder dan Co-Chair Minderoo Foundation Nicola Forrest menjelaskan, program Thrive by Five Internasional, yang juga akan diluncurkan di 30 negara, dirancang untuk menyebarkan konten positif terkait pola asuh kepada orangtua dan pengasuh melalui berbagai saluran, baik digital maupun non-digital.

"Semua ini dibuat dalam bahasa mereka sendiri dan dirancang secara individual untuk menyesuaikan bahasa negara tersebut, budaya, dan isyarat sosial," jelas Nicola pada peluncuran program tersebut beberapa waktu lalu.

Salah satu yang paling menarik dari program ini adalah diluncurkannya aplikasi Thrive by Five (yang dikenal sebagai Cilukbalita di Indonesia) untuk orangtua dan pengasuh dari anak-anak berusia 0-5 tahun, dalam bahasa lokal dan dengan konten yang disesuaikan.

Konten Thrive by Five yang disebarluaskan melalui saluran online dan offline ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan menjangkau keluarga dari latar belakang sosial ekonomi yang lebih rendah.

"Tujuan utama dari program ini adalah untuk menginspirasi orangtua dan pengasuh untuk lebih banyak melakukan interaksi yang berkualitas dengan anak-anak, yang dengan demikian diharapkan dapat mengubah perilaku mereka dengan lebih positif," jelasnya.

Terlebih, ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa momen-momen kecil dari koneksi dan interaksi, serta frekuensi pengulangan, dapat membuat perbedaan yang signifikan bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Dr Andrew Forrest AO, Ketua dan Pendiri Yayasan Minderoo, mengatakan bahwa Yayasan sedang mencari cara untuk mencapai perubahan paradigma global bagi anak-anak di seluruh dunia.

baca juga

Untuk itu, program Thrive by Five akan selalu menginformasikan dan memberdayakan orangtua dan pengasuh untuk membantu anak-anak mereka mencapai potensi terbesar mereka, termasuk pada negara-negara yang dilanda perang seperti Afghanistan, hingga komunitas paling terpencil di Kenya.

Untuk memastikan aksesibilitas maksimum, konten tersedia di perangkat berteknologi rendah, perangkat yang sudah tua, dan melalui berbagai saluran termasuk SMS, radio, televisi, dan media cetak dan digital.

“Fokus khusus kami adalah pada komunitas di mana kesadaran akan pentingnya perkembangan anak usia dini, atau di mana akses ke informasi ini terbatas, dan memberikan mereka informasi yang mudah diakses yang dan sudah disesuaikan dengan mereka," ujar Andrew.

Konten Thrive by Five, kata dia, juga didasarkan pada penelitian antropologis dan neurosciencetific yang dibuat khusus di setiap negara.

Minderoo Foundation, bekerja sama dengan Brain and Mind Center, University of Sydney dan BBE, membuat konten Thrive by Five didasarkan pada analisis antropologis mendalam tentang pengasuhan dan norma masyarakat, peran gender dan peran pengasuhan, sebagai serta faktor agama, budaya dan lingkungan masing-masing negara target.

Itu semua dikawinkan dengan landasan iIlmiah seputar otak sosial dan kognitif, kesehatan fisik, komunikasi/bahasa serta identitas dan budaya. Hasilnya adalah kumpulan tips tindakan yang relevan dengan konteks nasional dan budaya masing-masing negara.

Profesor lan Hickie dari Brain and Mind Center, University of Sydney mengatakan program ini adalah yang pertama di dunia, karena secara unik menggabungkan wawasan baru dari ilmu perkembangan otak di usia dini dengan penerapan pengetahuan budaya khusus setempat.

"Itu tantangan nyata tetapi juga keindahan proyek. Kita bisa membawa ilmu saraf dan praktik anak untuk bersama menciptakan lingkungan yang akan membantu setiap anak mencapai tujuan mereka secara kognitif dan juga emosional," tutup Profesor Ian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Ciri Umum yang Dimiliki Orang Tua dengan Pola Asuh Tiger Parents

5 Ciri Umum yang Dimiliki Orang Tua dengan Pola Asuh Tiger Parents

Your Say | Selasa, 22 Maret 2022 | 08:54 WIB

5 Kunci Kebahagiaan dalam Pola Asuh Tumbuh Kembang Anak

5 Kunci Kebahagiaan dalam Pola Asuh Tumbuh Kembang Anak

Press Release | Senin, 21 Maret 2022 | 13:00 WIB

4 Kesalahan Orang Tua yang Membuat Anak Tidak Percaya diri

4 Kesalahan Orang Tua yang Membuat Anak Tidak Percaya diri

Your Say | Selasa, 15 Maret 2022 | 14:59 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×