Mau Dapat Penghasilan Tambahan dari Berkebun? Pilih 7 Jenis Tanaman Ini!

Vania Rossa

Kamis, 14 April 2022 | 11:33 WIB
Mau Dapat Penghasilan Tambahan dari Berkebun? Pilih 7 Jenis Tanaman Ini!
Ilustrasi Berkebun. (Shutterstock)

Suara.com - Aktivitas berkebun di rumah mungkin merupakan bentuk penyaluran hobi dan kegemaran dengan tanaman. Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang membuat Anda merasa rileks dan tenang. Namun, sebenarnya potensi berkebun di rumah bisa lebih dari hanya kepuasan pribadi.

Berkebun di rumah bisa dijadikan sarana untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Tanaman hias yang sedang populer seperti monstera atau bonsai bisa dihargai dengan harga tinggi. Meskipun begitu, tanaman-tanaman itu adalah tanaman koleksi yang digemari orang-orang tertentu saja.

Tanaman-tanaman yang punya nilai jual tinggi dan sifatnya lebih komersial juga bisa ditanam di rumah dengan relatif mudah. Tanaman yang dikonsumsi setiap hari oleh banyak orang, punya masa panen yang tidak terlalu panjang, dan mudah ditemui di pasar ataupun swalayan.

Konsep ini dinamakan urban farming, yang mana tanaman-tanaman yang lebih dikenal sebagai tanaman pertanian yang biasanya tumbuh di lahan pertanian di pinggir kota atau pedesaan, juga bisa ditumbuhkan di perkotaan dengan lahan yang terbatas.

Tanaman-tanaman ini pun punya nilai jual tinggi karena hampir pasti selalu ada di dapur atau kulkas masyarakat Indonesia. Anda bisa mulai menjualnya ke tetangga atau bila punya kapasitas produksi yang besar, memulai bisnis pertanian dari rumah sendiri.

Di sisi lain, sebagian hasil tanaman-tanaman ini juga bisa untuk konsumsi pribadi yang mengurangi pengeluaran belanja bahan makanan. Dekoruma telah mengumpulkan tujuh jenis tanaman yang bisa dipilih apabila Anda ingin mulai menjual hasil kebun dari rumah untuk penghasilan tambahan.

1. Selada
Ini merupakan sayuran pendamping yang tidak boleh absen untuk makanan seperti salad, sandwich, lalapan, atau digunakan sebagai pembungkus daging ketika sedang memanggang daging. Selada yang segar dan berair ternyata bisa ditanam di rumah dengan cukup mudah.

Metode penanaman bisa konvensional menggunakan tanah dan siram secara rutin. Ataupun juga menggunakan metode hidroponik yang cocok untuk selada yang perlu dijaga kelembapannya.

Selada akan tumbuh optimal di tempat yang agak sejuk dan teduh. Jika sudah panen dengan masa panen sekitar 65-80 hari, Anda tidak hanya bisa mengonsumsinya untuk keperluan pribadi, tetapi mulai menjualnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

baca juga

2. Tomat
Buah ini juga punya banyak fungsi dalam dunia kuliner. Mulai dari dimakan langsung, dibuat menjadi saus pasta, dicampur saat mengulek sambal, atau dicampur ke dalam salad. Jenisnya pun cukup beragam mulai dari tomat merah, tomat hijau, sampai tomat ceri yang ukurannya lebih kecil.

Tomat butuh iklim yang hangat dan terang supaya dapat tumbuh subur. Siram secara teratur, terutama saat buah tomat mulai tumbuh dan membesar. Butuh 60 sampai 90 hari untuk bisa memanen tomat. Setelah masuk kulkas pribadi, tomat bisa dijual sebagai salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia.

3. Cabai
Cabai sudah jadi bagian penting dari budaya kuliner masyarakat Indonesia yang sangat gemar sambal. Harganya pun fluktuatif dan bisa mencapai lebih dari Rp 100.000 per kilogram pada momen-momen tertentu, khususnya pada hari besar keagamaan.

Kunci untuk membuat cabai cepat berbuah adalah menjaga kelembapan tanahnya, diberikan pupuk secara rutin, dan menjaga tanaman cabai dari hama. Ketika berbuah lebat, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk cabai dan menjualnya untuk berbagai keperluan.

4. Bayam
Baik dibuat sayur bayam bening yang segar atau creamy spinach sebagai makanan pendamping steak, bayam adalah salah satu sayuran yang lezat dan bergizi bagi yang menyukainya. Menanamnya pun relatif mudah untuk pemula dan bisa ditanam di rumah.

Jaga kelembapan tanah dan daun bayam dengan menyiramnya secara rutin, memberikan pupuk kompos atau pupuk organik lainnya untuk kualitas bayam yang lebih maksimal. Bayam bisa dipanen dalam waktu sekitar 40-45 hari dan siap untuk ditawarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuki Ramadhan, Memasak dan Berkebun Masih Jadi Tren Hobi Masyarakat Indonesia

Masuki Ramadhan, Memasak dan Berkebun Masih Jadi Tren Hobi Masyarakat Indonesia

Lifestyle | Kamis, 24 Maret 2022 | 18:05 WIB

4 Manfaat Berkebun yang Perlu Kamu Tahu

4 Manfaat Berkebun yang Perlu Kamu Tahu

Your Say | Rabu, 16 Maret 2022 | 07:41 WIB

5 Jenis Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman, Perlu Rutin Merawatnya!

5 Jenis Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman, Perlu Rutin Merawatnya!

Your Say | Rabu, 02 Maret 2022 | 14:46 WIB

Terkini

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

×