Bisa Terlihat Secara Kasat Mata, Ini Cara Gampang Bedakan Kain Tenun dengan Pewarna Alami VS Pewarna Kimia

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Minggu, 17 April 2022 | 22:14 WIB
Bisa Terlihat Secara Kasat Mata, Ini Cara Gampang Bedakan Kain Tenun dengan Pewarna Alami VS Pewarna Kimia
Tenun Sikka NTT. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Pembuatan kain tenun dinilai lebih ramah lingkungan karena minim limbah dan menggunakan bahan pewarna alami. Namun, seiring perkembangan zaman, kain tenun juga ada yang dibuat dengan pewarnaan zat kimia.

Dari sisi ketahanan, kain tenun dengan pewarna alami lebih awet bahkan bisa tetap dipakai sampai ratusan tahun. Tak heran, kain tenun dengan pewarna kimia justru seringkali diklaim menggunakan pewarna alami untuk memikat pembeli.

"Sekarang banyak kain tenun dengan pewarna kimia tapi diklaim warna alam," kata desaiter Oerip Indonesia Dian Oerip ditemui di Indonesia Fashion Week di Jakarta Convention Center, Minggu (17/4/2022).

Menurut Dian, kain tenun dengan pewarna alam dan kimia sebenarnya bisa dibedakan secara kasat mata. Bagi desainer yang biasa menggunakan kain tenun bisa dengan mudah membedakannya.

Kain Tenun [Risna/Suara.com]
Kain Tenun [Risna/Suara.com]

"Kalau pewarna alami, warnanya lebih soft. Kalau pewarna kimia, dari benang sudah terlihat warna terang mencolok, seperti pink mencolok. Kalau pemain kain pasti tahu perbedaannya. kalau pemakai baru, lama-lama juga bisa tahu," tuturnya.

Sebagai desainer, Dian sering bepergiaan ke berbagai daerah untuk mencari kain tenun yang dibuat secara alami oleh penenun masyarakat pedalaman. Menurut Dian, kain tenun yang telah berusia rarusan tahun bukan hanya menarik dari daya tahannya. Tapi juga warna dan motifnya yang unik dan langka.

"Saya pemburu kain tua, itu tidak bisa ditenun oleh penenun zaman sekarang, mulai dari warna, motif," ujarnya.

Selama pandemi Covid-19, Dian merasa minat masyarakat terhadap kain tenun justru meningkat. Ia mengaku perlu meningkatkan produksi karena pemesanan yang melonjak hingga tiga kali lipat.

"Selama 13 tahun saya ada di industri kain tenun, ini tertinggi selama berkarya. Kalau dulu produksi sehari 30 kali, saat pandemi bisa sampai 90," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sumba ke Singapura, Tenun Ikat Indonesia Unjuk Pesona di Panggung Internasional

Dari Sumba ke Singapura, Tenun Ikat Indonesia Unjuk Pesona di Panggung Internasional

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 04:00 WIB

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah

Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:04 WIB

Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus

Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:55 WIB

Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan

Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:39 WIB

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:40 WIB

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:49 WIB

Bukan Sekadar Tenun: Menguak Rahasia Warisan Budaya Hidup Lewat Model 'TanahTanganTutur'

Bukan Sekadar Tenun: Menguak Rahasia Warisan Budaya Hidup Lewat Model 'TanahTanganTutur'

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:09 WIB

Berapa Harga Sarung BHS Asli? Viral Yai Mim Diduga Punya Koleksi Khusus

Berapa Harga Sarung BHS Asli? Viral Yai Mim Diduga Punya Koleksi Khusus

Lifestyle | Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:26 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×