Mengenal Profesi Product Manager, Apa Saja Tugas dan Job Desc-nya?

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 26 April 2022 | 10:06 WIB
Mengenal Profesi Product Manager, Apa Saja Tugas dan Job Desc-nya?
Ilustrasi profesi product manager. (pexels/GustavoFring)

Suara.com - Buat kamu yang sedang mencari pekerjaan, kamu pasti tak asing dengan profesi product manager. Tapi, tahukah kamu apa tugas seorang product manager?

Maria Sahara, Product Lead dari startup unicorn Xendit, membagikan pengalamannya bekerja sebagai product manager di perusahaan rintisan di bidang teknologi finansial (fintech). Bisa jadi bekal juga buat kamu yang tertarik dengan profesi ini

1. Fokus Berikan Solusi untuk Permasalahan Pengguna
Menurut Maria, seorang Product Manager harus bisa menjawab dan menerjemahkan kebutuhan pengguna kepada engineer di balik layar. Selain itu, Product Manager juga memiliki tanggung jawab untuk meyakinkan perusahaan kenapa fitur harus segera dibuat, berdasarkan analisis perbandingan antara upaya yang dibutuhkan dan keuntungan yang bisa didapat.

Karena itu, untuk bisa menjadi Product Manager yang baik, kamu perlu berempati dan memahami betul pengalaman pengguna ketika mengoperasikan platform/aplikasimu. Untuk mendapatkan umpan balik yang efektif dan jujur, kamu juga bisa meminta testimoni atau pendapat langsung dari pengguna, serta memantau komentar pengguna (biasanya via Play Store atau Apple Store). Setelah memahami akar permasalahannya, barulah Product Manager bisa menghadirkan produk dan inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan pasar secara tepat.

2. Kemampuan untuk Mendengarkan
Salah satu hal yang harus dimiliki seorang Product Manager adalah keterampilan mendengarkan dan menyimak hal-hal yang eksplisit maupun implisit. Misalnya, ketika berencana membuat produk digital baru, selalu tanyakan pada diri sendiri “Apa saja kira-kira hambatan yang akan dihadapi tim dalam proses eksekusi?”

Langkah ini, menurut Maria, akan membuat kita bisa mengantisipasi risiko dan solusi yang tepat, jika terjadi masalah di tengah jalan.

“Product Manager berada di tengah-tengah antara produk, pengguna, perusahaan, dan masalah yang ingin dipecahkan. Pendeknya, kita menjadi orkestrator untuk semua hal tersebut. Karena itu, kita harus punya skala prioritas yang terstruktur, dan harus bisa menyederhanakan masalah besar menjadi masalah kecil. Jika tidak, bisa-bisa kita malah kewalahan karena banyaknya input dari berbagai arah,” ungkap Maria, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

3. Biasakan menjalankan komunikasi yang terstruktur
Peran strategis Product Manager adalah menjadi orkestrator penghubung untuk berbagai pemangku kepentingan - yang seringkali memiliki pandangan serta objektif yang berbeda-beda. Baik itu urusan produk, perizinan, hukum, ataupun teknologi, seorang Product Manager harus bisa mengambil alih kontrol dan mengkomunikasikan kepada seluruh pihak terkait agar setiap masalah yang dihadapi tim dapat terselesaikan dengan baik.

Struktur komunikasi yang baik dan terstruktur sangat diperlukan agar setiap pemangku kepentingan bisa memahami maksud kita secara jelas. Untuk dapat memiliki komunikasi yang terstruktur, mulailah dengan memperjelas konteks, pertanyaan, dan arahanmu saat berbicara.

4. Memiliki visi jangka panjang
Seiring berjalannya waktu, Product Manager pun memiliki pilihan karirnya sendiri, apakah kamu berencana menjadi generalis atau spesialis. Menjadi spesialis berarti kamu akan berfokus pada keahlian atau domain tertentu.

Apapun pilihan yang diambil, kunci bagi seorang Product Manager yang baik adalah harus memiliki visi tentang target produknya dalam jangka waktu panjang, bahkan hingga 3 sampai 10 tahun ke depan. Visi ini akan membantu Product manager untuk membuat perencanaan matang atau product roadmap yang utuh dan komprehensif.

Maria menambahkan bahwa untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran yang lebih maksimal, kamu bisa memulai di perusahaan startup. Meskipun berkarir di perusahaan besar memang terlihat menjanjikan, namun Maria berpendapat bahwa pengalaman belajar yang optimal sebagai Product Manager justru bisa didapatkan dari startup.

Namun, sebelum memilih tempat kerja, sebaiknya pelajari terlebih dahulu mengenai apa saja produk digital startup terkait, pilih produk yang sesuai dengan visi dan misi, dan lingkungan kondusif yang nyaman untuk bertumbuh secara jangka panjang. Penting juga untuk mempertimbangkan budaya kerja perusahaan, karena akan berdampak pada potensi pertumbuhan kita secara pribadi dan profesional.

Perusahaan startup biasanya memberikan kesempatan kepada Product Manager untuk mengembangkan produk baru mulai dari nol, sehingga kamu bisa mendapatkan lebih banyak pembelajaran dan pengalaman.

“Perbedaan yang saya rasakan selama bekerja di Xendit sebagai startup unicorn adalah kepercayaan penuh yang diberikan kepada kami untuk memiliki dan mengembangkan produk dengan dukungan dari perusahaan. Tidak ada supervisor yang mengintimidasi atau meremehkan ide kami, justru kami didorong untuk bisa menilai, memahami masalah, dan menciptakan solusi bersama sebagai tim,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Profesi yang Lebih Idaman Mertua Ketimbang Abdi Negara

6 Profesi yang Lebih Idaman Mertua Ketimbang Abdi Negara

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 13:25 WIB

4 Profesi yang Muncul akibat Internet, Jadi Cita-cita Banyak Orang

4 Profesi yang Muncul akibat Internet, Jadi Cita-cita Banyak Orang

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 09:15 WIB

4 Alasan Tak Perlu Merasa Bersalah Mengubah Karir, Ini Hidupmu!

4 Alasan Tak Perlu Merasa Bersalah Mengubah Karir, Ini Hidupmu!

Your Say | Minggu, 17 April 2022 | 21:02 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Concealer untuk Mata Panda, Bikin Makeup Segar dan Cerah

5 Rekomendasi Concealer untuk Mata Panda, Bikin Makeup Segar dan Cerah

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 11:18 WIB

Kenapa Namanya Kereta Api Argo Bromo Anggrek? Ini Sejarahnya

Kenapa Namanya Kereta Api Argo Bromo Anggrek? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 11:11 WIB

5 Parfum Lokal Dengan SPL Terbaik, Wanginya Nempel Seharian

5 Parfum Lokal Dengan SPL Terbaik, Wanginya Nempel Seharian

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:42 WIB

Fasilitas KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Fasilitas KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:37 WIB

Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah

Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:33 WIB

Harga 9 Moisturizer Viva Terbaik, Masih Jadi Andalan Sejuta Umat

Harga 9 Moisturizer Viva Terbaik, Masih Jadi Andalan Sejuta Umat

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:28 WIB

Berapa Tarif Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi?

Berapa Tarif Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi?

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:22 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Mana Saja?

KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Mana Saja?

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:16 WIB

Parfum Tom Ford Oud Wood Berapa Harganya? Ini 5 Alternatifnya yang Wangi dan Lebih Murah

Parfum Tom Ford Oud Wood Berapa Harganya? Ini 5 Alternatifnya yang Wangi dan Lebih Murah

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:00 WIB

Hari Buruh Apakah Libur? Ini Ketentuannya dari Pemerintah

Hari Buruh Apakah Libur? Ini Ketentuannya dari Pemerintah

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 08:44 WIB