Sosok Inspiratif: Denok Marty Astuti, Pejuang Sampah dari Solo

Ririn Indriani

Sabtu, 30 April 2022 | 15:44 WIB
Sosok Inspiratif: Denok Marty Astuti, Pejuang Sampah dari Solo
Sosok inspiratif: Denok Marty Astuti, pejuang sampah dari Solo bersama pejuang lingkungan cilik. (Foto: Dok. Facebook Denok Marty Astuti)

Suara.com - Denok Marty Astuti merupakan sosok inspiratif lantaran dikenal sebagai pejuang sampah yang gigih menggerakkan masyarakat, khususnya warga Solo untuk mengurangi tumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan dengan mengembangkan program bank sampah

Awalnya, tidak sedikit penolakan yang ia terima dari masyarakat. Pantang menyerah, Denok pun terus mengasah kemampuannya berbicara di depan publik dan berupaya meyakinkan masyarakat bahwa gerakan pemilahan sampah ini bisa memberikan dampak yang cukup besar terhadap lingkungan, sosial, bahkan ekonomi.

Berkat ketangguhan dan konsistensi yang tinggi, program yang berlangsung sejak 2016 ini telah berhasil mengajak masyarakat di Wilayah Solo Raya untuk mendirikan 134 unit bank sampah.

Selain warga pemukiman, Denok juga merangkul berbagai pihak mulai dari pelajar, pemuka agama, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah Kota Solo agar gerakannya bisa berjalan lebih masif.

Para pembawa perubahan dalam gerakan "Changemakers Nusantara" yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan yang merupakan bagian dari GoTo Group. (Foto: Dok. YABB)
Para pembawa perubahan dalam gerakan "Changemakers Nusantara" yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan yang merupakan bagian dari GoTo Group. (Foto: Dok. YABB)

Kegigihan dan keberhasilannya menggerakkan warga Solo untuk mengurangi sampah inilah yang membuatnya terpilih menjadi salah satu pembawa perubahan dalam gerakan Changemakers Nusantara yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

YABB sendiri hingga kini berhasil mengumpulkan lebih dari 1.800 changemakers dalam inisiatif Changemakers Nusantara yang mulai digerakkan sejak Maret lalu.

Changemakers Nusantara bertujuan untuk menggerakkan para changemakers yang ada di Tanah Air agar berperan aktif membawa perubahan bagi masyarakat dan lingkungan.

Ribuan pembawa perubahan yang bergabung dalam gerakan Changemakers Nusantara ini merupakan sebagian kecil dari changemakers yang ada di Indonesia.

Para changemakers ini mencakup individu maupun organisasi yang terbukti mampu membawa perubahan bagi masyarakat baik dalam bidang pendidikan, sosial, lingkungan, kesehatan, dan sains.

baca juga

Para pembawa perubahan ini akan berkumpul di acara ‘Changemakers Nusantara Day’.

Acara ini diharapkan dapat menginspirasi dan menggerakkan anggota masyarakat untuk juga berani menjadi changemakers, sehingga dapat menghasilkan dampak perubahan yang lebih masif.

Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) Monica Oudang. (Foto: Dok. YABB)
Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) Monica Oudang. (Foto: Dok. YABB)

Chairwoman YABB Monica Oudang mengatakan, changemakers merupakan pemeran utama bagi YABB untuk mewujudkan perubahan yang mengakar dan berkelanjutan dengan fokus pada isu sosial, ekonomi, dan lingkungan.

"YABB percaya bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk membawa perubahan, sebuah potensi yang butuh digerakkan. Kami hadir untuk mengembangkan potensi tersebut, serta mengumpulkan ribuan potensi yang sudah terasah, agar bersama bisa menciptakan dampak yang lebih kuat," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, para pembawa perubahan seperti Denok Marty Astuti sejatinya memiliki ketangguhan, ketangkasan, dan kemampuan berkolaborasi untuk menciptakan suatu perubahan.

YABB memahami bahwa peran kolaborasi sangat penting dalam mewujudkan perubahan yang signifikan.

Oleh karena itu, YABB mengajak seluruh pembawa perubahan serta para pemangku kepentingan multisektor di Indonesia untuk berkumpul dalam acara ‘Changemakers Nusantara Day‘ pada 19 Mei 2022.

Acara yang rencananya akan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan, perwakilan duta besar, organisasi non-profit, perusahaan, serta masyarakat luas ini bisa menjadi titik awal terjalinnya kolaborasi antar berbagai pihak.

Dengan demikian, dampak perubahan diharapkan bisa lebih masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi: Merawat Anak Autis dengan Sepenuh Cinta

Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi: Merawat Anak Autis dengan Sepenuh Cinta

Your Say | Jum'at, 25 Maret 2022 | 18:05 WIB

Kisah Mengharu Biru Perempuan Miskin Pemecah Batu dan Putrinya

Kisah Mengharu Biru Perempuan Miskin Pemecah Batu dan Putrinya

Your Say | Selasa, 22 Maret 2022 | 20:20 WIB

Keren, Butet Manurung Jadi Wajah Barbie Koleksi Terbaru Bertema Perempuan Inspiratif Dunia

Keren, Butet Manurung Jadi Wajah Barbie Koleksi Terbaru Bertema Perempuan Inspiratif Dunia

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:56 WIB

Terkini

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

×