Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Dicky Prastya

Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB
BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari saat RDP dengan Komisi IX DPR RI, Jumat (17/7/2026). [Screenshot YouTube TVR Parlemen]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional hanya mampu merealisasikan anggaran sebesar Rp51,5 triliun atau 60,49 persen sepanjang Tahun Anggaran 2025.
  • Rendahnya serapan anggaran disebabkan oleh pergeseran jadwal rekrutmen pegawai P3K batch ketiga ke tahun 2026 mendatang.
  • Kegagalan penyerapan Anggaran Belanja Tambahan sebesar Rp14 triliun turut menghambat pencapaian target belanja barang dan modal lembaga.

Suara.com - Realisasi penyerapan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sepanjang Tahun Anggaran (TA) 2025 masih belum optimal. Mereka hanya mampu menyerap anggaran 60,49 persen dari total pagu belanja yang telah dialokasikan.

Berdasarkan data Laporan Keuangan Audited TA 2025, BGN semula mengantongi pagu total belanja sebesar Rp85.278.823.889.000 atau sekitar Rp 85,2 triliun. Namun dari jumlah tersebut, realisasi belanja yang berhasil dieksekusi hingga akhir tahun anggaran hanya menyentuh Rp51.586.180.343.891 atau Rp 51,5 triliun.

Artinya, terdapat sisa pagu belanja anggaran yang tidak terpakai sebesar Rp33.692.643.545.109 alias Rp 33,6 triliun.

Wakil Ketua BGN, Agustina Arumsari, mengungkapkan bahwa deviasi atau selisih yang besar antara rencana anggaran dan realisasi ini dipicu oleh rendahnya penyerapan di hampir seluruh pos belanja operasional maupun pembangunan.

Pos belanja pegawai menjadi yang paling minim serapannya. Dari alokasi anggaran sebesar Rp3.384.722.739.000, BGN hanya mampu merealisasikan sebesar Rp117.615.206.757 atau cuma 3,47 persen.

Arumsari menjelaskan, kendala ini terjadi karena rencana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) batch ketiga yang semula dijadwalkan rampung pada tahun 2025 harus bergeser ke tahun 2026.

Suasana kantor BGN di Jakarta Pusat saat digeledah Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Lilis)
Suasana kantor BGN di Jakarta Pusat saat digeledah Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Lilis)

"Salah satunya pegawai P3K yang semula direncanakan akan kami angkat sebagai P3K batch ketiga tahun 2025 tidak terealisir di 2025, tetapi terealisir di tahun 2026, maka memang angkanya realisasinya menjadi kecil," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI yang disiarkan virtual, Jumat (17/7/2026).

Selain belanja pegawai, BGN juga hanya mampu menyerap pos belanja barang sebesar 66,06 persen, atau setara Rp48,7 Triliun dari pagu Rp73,8 Triliun.

Rendahnya serapan ini salah satunya dipicu oleh pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp14 Triliun di tengah proses berjalan yang pada akhirnya gagal terserap hingga masa tahun anggaran berakhir.

baca juga

Sementara itu, untuk pos belanja modal yang diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur fisik dasar, lembaga ini hanya mampu mengeksekusi 33,42 persen anggaran, dengan nilai realisasi Rp2.693.072.667.084 dari total pagu Rp8.057.124.226.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:31 WIB

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:08 WIB

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:07 WIB

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:39 WIB

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×