Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Dicky Prastya

Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB
BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari saat RDP dengan Komisi IX DPR RI, Jumat (17/7/2026). [Screenshot YouTube TVR Parlemen]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional hanya mampu merealisasikan anggaran sebesar Rp51,5 triliun atau 60,49 persen sepanjang Tahun Anggaran 2025.
  • Rendahnya serapan anggaran disebabkan oleh pergeseran jadwal rekrutmen pegawai P3K batch ketiga ke tahun 2026 mendatang.
  • Kegagalan penyerapan Anggaran Belanja Tambahan sebesar Rp14 triliun turut menghambat pencapaian target belanja barang dan modal lembaga.

Suara.com - Realisasi penyerapan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sepanjang Tahun Anggaran (TA) 2025 masih belum optimal. Mereka hanya mampu menyerap anggaran 60,49 persen dari total pagu belanja yang telah dialokasikan.

Berdasarkan data Laporan Keuangan Audited TA 2025, BGN semula mengantongi pagu total belanja sebesar Rp85.278.823.889.000 atau sekitar Rp 85,2 triliun. Namun dari jumlah tersebut, realisasi belanja yang berhasil dieksekusi hingga akhir tahun anggaran hanya menyentuh Rp51.586.180.343.891 atau Rp 51,5 triliun.

Artinya, terdapat sisa pagu belanja anggaran yang tidak terpakai sebesar Rp33.692.643.545.109 alias Rp 33,6 triliun.

Wakil Ketua BGN, Agustina Arumsari, mengungkapkan bahwa deviasi atau selisih yang besar antara rencana anggaran dan realisasi ini dipicu oleh rendahnya penyerapan di hampir seluruh pos belanja operasional maupun pembangunan.

Pos belanja pegawai menjadi yang paling minim serapannya. Dari alokasi anggaran sebesar Rp3.384.722.739.000, BGN hanya mampu merealisasikan sebesar Rp117.615.206.757 atau cuma 3,47 persen.

Arumsari menjelaskan, kendala ini terjadi karena rencana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) batch ketiga yang semula dijadwalkan rampung pada tahun 2025 harus bergeser ke tahun 2026.

Suasana kantor BGN di Jakarta Pusat saat digeledah Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Lilis)
Suasana kantor BGN di Jakarta Pusat saat digeledah Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Lilis)

"Salah satunya pegawai P3K yang semula direncanakan akan kami angkat sebagai P3K batch ketiga tahun 2025 tidak terealisir di 2025, tetapi terealisir di tahun 2026, maka memang angkanya realisasinya menjadi kecil," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI yang disiarkan virtual, Jumat (17/7/2026).

Selain belanja pegawai, BGN juga hanya mampu menyerap pos belanja barang sebesar 66,06 persen, atau setara Rp48,7 Triliun dari pagu Rp73,8 Triliun.

Rendahnya serapan ini salah satunya dipicu oleh pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp14 Triliun di tengah proses berjalan yang pada akhirnya gagal terserap hingga masa tahun anggaran berakhir.

baca juga

Sementara itu, untuk pos belanja modal yang diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur fisik dasar, lembaga ini hanya mampu mengeksekusi 33,42 persen anggaran, dengan nilai realisasi Rp2.693.072.667.084 dari total pagu Rp8.057.124.226.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:31 WIB

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:08 WIB

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:07 WIB

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:39 WIB

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Terkini

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:10 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

×