facebook

Ada-Ada Saja, Ibu Ini Bikin Tato Temporer di Tubuh Bayinya: Auto Dihujat Warganet

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Ada-Ada Saja, Ibu Ini Bikin Tato Temporer di Tubuh Bayinya: Auto Dihujat Warganet
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Ibu tersebut pertama kali mulai membuat tato temporer pada putranya ketika berusia enam bulan.

Suara.com - Seorang ibu yang amat terobsesi dengan tato baru-baru ini mendapat kritikan karena ikut menorehkan tato temporer pada tubuh bayinya yang baru berusia satu tahun.

Ibu bernama Shamekia Morris itu, seperti dilansir The Sun, pertama kali mulai membuat tato temporer pada putranya, Treylin, ketika dia baru berusia enam bulan.

Dia sering membagikan foto bayinya itu di media sosial, dengan nama NuggetWorld561. Hal tersebut membuat dirinya dituduh membesarkan buah hatinya menjadi 'gangster' dan 'preman' oleh warganet.

"Saya mendapat banyak reaksi, orang mengatakan saya membesarkan anak saya sebagai 'gangster' atau 'preman'; mereka tidak terbiasa melihat bayi bertato," ungkap perempuan yang berprofesi sebagai desainer itu.

Baca Juga: Kejutkan Penggemar, Han So Hee Pamer Tato di Tempat Tersembunyi

Ibu Ini Bikin Tato Temporer di Tubuh Bayinya. (Instagram/@NuggetWorld561)
Ibu Ini Bikin Tato Temporer di Tubuh Bayinya. (Instagram/@NuggetWorld561)

“Ketika saya hamil delapan bulan, saya melakukan pemotretan bersalin dengan saudara-saudara saya di sebuah toko tato. Saya diintimidasi di media sosial. Semua komentar negatif, orang-orang mengatakan bayi saya akan lahir dengan banyak tato. Dia akan terkena racun kulit. Itu gila," katanya.

Dan sekarang putranya Trey lahir, dia sering menjadi sasaran komentar negatif warganet, termasuk bahwa anaknya itu akan "ditembak jatuh di jalanan" atau bahwa dia "membesarkannya untuk dipenjara" saat besar nanti.

Tentu saja, perempuan yang berasal dari Florida, Amerika Serikat tersebut merasa begitu sakit hati dengan perkataan orang-orang mengenai anaknya.

"Itu menyakiti perasaanku karena aku tahu aku bukan ibu yang buruk dan aku dipanggil dengan berbagai macam nama. Ini gila," ujarnya.

Namun, dia mengatakan saat ini dia tidak peduli dengan perkataan orang lain arena ini adalah gaya hidup yang dia nikmati.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Seorang Mantan Preman, Ulasan Buku Hijrah Bang Tato

"Jika Anda menilai seseorang dari video 30 detik di media sosial, itu urusan Anda, tetapi apa yang Anda katakan atau pikirkan tentang seseorang tidak akan menentukan apa yang akan mereka lakukan di masa depan," tambahnya lagi.

Komentar