Pekerja Migran Ungkap Kebiasaan Aneh Majikan, Sayur Sebulan Lalu Masih Minta Dihangatkan Lagi

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 18 Mei 2022 | 11:39 WIB
Pekerja Migran Ungkap Kebiasaan Aneh Majikan, Sayur Sebulan Lalu Masih Minta Dihangatkan Lagi
Ilustrasi masakan rumah (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran yang bekerja di Taiwan membuka sebuah rahasia tentang kebiasaan aneh sang majikan soal makanan. Hal tersebut ia ceritakan dalam akun TikToknya @jessicamyra1.

Dalam video, si perempuan mengatakan jika ia bekerja di sebuah keluarga Taiwan untuk mengurus seorang nenek. Uniknya, kata dia, si nenek sangat anti membuang makanan sisa, sehingga ia harus terus menghangatkannya berkali-kali hingga habis. 

Hal ini bahkan ia sebut sebagai tips hidup hemat agar kaya raya.  Terlihat, si perempuan bahkan disuruh memanaskan sayur yang sudah ia masak satu bulan yang lalu. 

Ia bahkan diajarkan oleh si nenek bagaimana caranya memanaskan makanan tersebut. Menurutnya, hidangan-hidangan itu hanya perlu ditambahkan air sedikit, lalu kemudian ia kukus kembali sampai matang.

Pekerja Migran Ungkap Kebiasaan Aneh Majikan, Sayur Sebulan Lalu Masih Minta Dihangatkan Lagi. (Dok: TIkTok/@jessicamyra1)
Pekerja Migran Ungkap Kebiasaan Aneh Majikan, Sayur Sebulan Lalu Masih Minta Dihangatkan Lagi. (Dok: TIkTok/@jessicamyra1)

"Sup sudah 1 bulan lebih jangan dibuang. Tambah air terus sampai perut moncrot baru boleh dibuang," tulisnya. 

Menurutnya, cara itu berlaku untuk berbagai macam makanan, mulai dari sayur, daging hingga sisa makanan lainnya. Sedangkan untuk nasi, kata dia, memasaknya pun tak boleh boros. 

Si majikan menyuruhnya memasak nasi seminggu dua untuk makan sehari-hari. Untungnya, kata dia si majikan masih membebaskannya untuk memasak makanan yang ingin dia makan. Sehingga ia tak perlu menikmati makanan hangatan. 

Kebiasaan tersebut tentu saja menjadi hal yang aneh bagi banyak orang. Namun tak sedikit para TKI yang juga mengalami hal yang sama di Taiwan. Video tersebut bahkan telah dilihat lebih dari 820 ribu kali. 

"Setahuku mereka memang pantang buang makanan. Kalau gak abis disimpan untuk dimakan lagi, atau di bagi orang gitu," ujar @fahrxxxxxx.

"Yang penting kamu jangn ikutan, kalo perlu nih kayak aku. Beli makanan enak-enak tak taruh di kamar yang tak terlihat oleh mereka," tambah @mrwdxxxxx.

"Padahal mending beli sedikit-sedikir tapi setiap hari habis, daripada beli banyak malah di angetin melulu," kata @putrxxxxxx.

"Pantes aku susah kayanya, makan sehari 3 kali tapi 2 kali ganti lauk," tulis @ddeexxxxx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Sayur Asem, Enak dan Bergizi

Resep Sayur Asem, Enak dan Bergizi

Lifestyle | Selasa, 17 Mei 2022 | 20:00 WIB

Jenazah Satroyo, TKI Asal Sampang Madura di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

Jenazah Satroyo, TKI Asal Sampang Madura di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

Jatim | Senin, 16 Mei 2022 | 08:05 WIB

Niat Hati Ingin Bekerja di Malaysia, 4 Warga Lombok Timur Malah Dipenjara 2 Bulan

Niat Hati Ingin Bekerja di Malaysia, 4 Warga Lombok Timur Malah Dipenjara 2 Bulan

Bali | Rabu, 11 Mei 2022 | 17:27 WIB

Terkini

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB