Berkaca dari Ban Kapten Darius Sinathrya, Kenapa Pelangi Identik Dengan LGBT?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:39 WIB
Berkaca dari Ban Kapten Darius Sinathrya, Kenapa Pelangi Identik Dengan LGBT?
Pemain Selebritis FC Darius Sinathrya berusaha melewati lawan saat mengikuti sesi latihan di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (18/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pembawa acara Darius Sinathrya kini tengah jadi sorotan. Suami Donna Agnesia ini dianggap mendukung kampanye LGBT lantaran menggunakan ban kapten dengan warna pelangi.

Potret suami Darius Sinathrya yang tengah merumput di lapangan itu tertangkap kamera dan jadi perbincangan warganet.

"Kapten Selebritis FC pakai ban kapten bendera LGBT," kicau @bamdros_ di Twitter, Rabu (25/5/2022).

Akun tersebut sekaligus mengunggah foto Darius Sinathrya mengenakan kaos kesebelasan klub berwarna oranye. Di lengannya, ia jelas memakai ban kapten dengan warna pelangi.

Belakangan ia memberikan klatifikasi dan minta maaf. Ia mengaku tidak sengaja menggunakan dan tidak ada niatan untuk kampanye seperti ramai ditudukan. 

Atas nama pribadi dan mewakili @selebritisfc saya mohon maaf telah membuat kalian merasa tidak nyaman dan menimbulkan pertanyaan," kata Darius Sinathrya di akunnya @darius_sinathrya pada Kamis, 26 Mei 2022. Pertanyaannya kenapa pelangi identik dengan gerakan LGBT?

Unggahan soal Darius Sinathrya [Twitter/@Bamdros_]
Unggahan soal Darius Sinathrya [Twitter/@Bamdros_]

Dilansir dari History, bendera pelangi diciptakan pada tahun 1978 oleh seniman, desainer, veteran Perang Vietnam dan pemain drag saat itu, Gilbert Baker.

Dia ditugaskan untuk membuat bendera oleh ikon gay lain, politisi Harvey Milk, untuk parade kebanggaan tahunan San Francisco.

Keputusan untuk mendaftarkan Baker terbukti secara kebetulan, karena gagasan bendera untuk mewakili komunitas gay dan lesbian telah terpikirkan olehnya dua tahun sebelumnya. Seperti yang dikatakan Baker kepada Museum of Modern Art selama wawancara tahun 2015, dia telah terinspirasi oleh perayaan yang menandai dua abad Amerika pada tahun 1976, mencatat bahwa tampilan bintang dan garis yang terus-menerus membuatnya menyadari kebutuhan budaya untuk tanda reli serupa untuk komunitas gay.

baca juga

Pada saat itu, gambar yang paling umum digunakan untuk gerakan hak-hak gay yang sedang berkembang adalah segitiga merah muda, simbol yang digunakan oleh Nazi untuk mengidentifikasi kaum homoseksual. Menggunakan simbol dengan masa lalu yang kelam dan menyakitkan tidak pernah menjadi pilihan bagi Baker. Ia malah memilih menggunakan pelangi sebagai inspirasinya.

Perbedaan warna dalam bendera dimaksudkan untuk mewakili kebersamaan, karena orang-orang LGBT datang dalam semua ras, usia dan jenis kelamin, dan pelangi sama-sama alami dan indah.

Bendera aslinya menampilkan delapan warna, masing-masing memiliki arti yang berbeda. Di bagian atas ada hot pink, yang melambangkan seks, merah untuk kehidupan, oranye untuk penyembuhan, kuning untuk sinar matahari, hijau untuk alam, pirus untuk mewakili seni, nila untuk harmoni, dan terakhir ungu untuk semangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darius Sinathrya Dituding Dukung LGBT Gegara Ban Kapten Selebritis FC Berwarna Pelangi

Darius Sinathrya Dituding Dukung LGBT Gegara Ban Kapten Selebritis FC Berwarna Pelangi

Sumbar | Kamis, 26 Mei 2022 | 10:14 WIB

Ustaz Adi Hidayat: Jangan Pernah Memandang Rendah LGBT, Cara Menghormatinya...

Ustaz Adi Hidayat: Jangan Pernah Memandang Rendah LGBT, Cara Menghormatinya...

Banten | Rabu, 25 Mei 2022 | 20:19 WIB

Gara-gara Pakai Ban Kapten Pelangi, COO Rans Cilegon FC Diserang Netizen

Gara-gara Pakai Ban Kapten Pelangi, COO Rans Cilegon FC Diserang Netizen

Bola | Rabu, 25 Mei 2022 | 18:13 WIB

Terkini

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×