Eril Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Panduan Berenang Aman di Sungai

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 27 Mei 2022 | 12:14 WIB
Eril Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Panduan Berenang Aman di Sungai
5 Fakta Terkini Seputar Hilangnya Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss (Instagram/@emmerilkahn)

Suara.com - Anak pertama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Emmmeril Khan hilang di Sungai Aare, Bren, Swiss. Hingga saat ini tim SAR masih bekerja mencari lelaki yang akrab disapa Eril itu, dengan menyisir sungai.

Eril hilang saat sedang berenang di Sungai Aare, di tengah-tengah aktivitasnya bersama keluarga untuk mencari kandidat universitas untuk melanjutkan jenjang S2 di Swiss.

Menurut pihak keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman berharap Eril ditemukan dalam keadaan selamat, setelah hilang pada Kamis, 26 Mei 2022 siang hari.

“Kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat,” ungkap Elpi kepada awak media.

Sementara itu mengutip Outdoor Swimmer, Jumat (27/5/2022) berenang di sungai sangat berbeda dengan berenang di kolam renang, karena ada berbagai kemungkinan dan risiko yang harus diwaspadai.

Berikut ini persiapan dan panduan berenang aman di sungai yang perlu diperhatikan:

Potret Sungai Aarae (situs bern.com)
Potret Sungai Aarae (situs bern.com)

1. Pastikan Kondisi Tubuh Sehat dan Normal

Lantaran berenang di sungai butuh konsentrasi yang tinggi, maka dipastikan kondisi tubuh sangat fit, sudah pemanasan atau peregangan. Hindari berenang dalam kondisi mabuk minum alkohol, pastikan ada orang lain yang memperhatikan Anda berenang, dan masuk sungai dengan hati-hati.

2. Periksa Arus Sungai

baca juga

Sebelum berenang, selain memeriksa suhu, air penting juga untuk memastikan arus sungai tidak terlalu deras. Cara paling mudah memeriksanya, menggunakqn batang kayu atau daun dan lemparkan ke tengah sungai.

Memeriksa tengah sungai sangat penting, karena pada posisi itu, arus biasanya akan lebih deras daripada pinggiran sungai. Ini karena air yang terlihat tenang, kerap memiliki arus yang deras.

3. Perhatikan Kondisi Pasang Surut Sungai

Kondisi ini harus sangat diperhatikan jika sungai berada dekat dengan laut, biasanya sungai akan dipengaruhi pasang surut air laut.

Ini karena aliran sungai bisa berbaik arah di setiap 6 jam sekali, sesuai dengan perubahan pasang surut air laut.

4. Sungai yang Dibendung

Sungai biasanya dibendung untuk menyimpan air dan jadi pembangkit listrik tenaga air. Tapi karena dibendung arus sungai bisa mengalami perubahan yang tiba-tiba, karena bendungan bisa dibuka.

Inilah sebabnya saat berenang di sungai, pastikan sungai dalam keadaan dibendung, sehingga tidak ada perubahan arus.

5. Perhatikan Kegiatan Lain di Sungai

Perlu diingat, jika banyak orang lain memanfaatkan sungai untuk keperluan lain, seperti memancing, menjaring ikan, hingga pendayung.

Sehingga pastikan kegiatan itu tidak menganggu aktivitas berenang Anda, karena kail pancing hingga alat dayung bisa membahayakan dan membuat Anda cedera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama

Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 27 Mei 2022 | 12:10 WIB

Lokasi Anak Ridwan Kamil Hilang: Sungai Terpanjang di Swiss Capai 288 Kilometer

Lokasi Anak Ridwan Kamil Hilang: Sungai Terpanjang di Swiss Capai 288 Kilometer

News | Jum'at, 27 Mei 2022 | 11:58 WIB

Minta Tolong Interpol, 5 Fakta Terkini Hilangnya Anak Ridwan Kamil di Swiss

Minta Tolong Interpol, 5 Fakta Terkini Hilangnya Anak Ridwan Kamil di Swiss

News | Jum'at, 27 Mei 2022 | 11:34 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×