Mulai 1 Agustus ke Pulau Komodo Harus Beli Tiket Online, Berapa Harganya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 27 Juni 2022 | 12:17 WIB
Mulai 1 Agustus  ke Pulau Komodo Harus Beli Tiket Online, Berapa Harganya?
Sebuah kapal phinisi berpenumpang wisatawan berlabuh di perairan Taman Nasional (TN) Komodo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (18/7/2020). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha]

Suara.com - Ada aturan baru bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pulau Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Para pengunjung akan diwajibkan membeli tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo secara online mulain1 Agustus 2022.

Sistem tersebut dilakukan sebagai upaya pembatasan jumlah pengunjung sekaligus tindakan konservasi Taman Nasional Komodo.

Koordinator Pelaksana Program Konservasi di Taman Nasional Komodo, Carolina Noge, menjelaskan bahwa pengaturan jumlah kunjungan itu dalam rangka menjaga daya tampung dan daya dukung di seluruh kawasan konservasi.

"Pembatasan jumlah pengunjung kurang lebih 200 ribu per tahun dengan sistem manajemen kunjungan berbasis online akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2022," kata Carolina dalam konferensi pers di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (27/6/2022).

Ilustrasi Pulau Komodo. (Pixabay//Simon Bardet)
Ilustrasi Pulau Komodo. (Pixabay//Simon Bardet)

Saat ini masih dilakukan uji coba terkait sistem juga pengaturan kunjungan wisatawan dari Labuan Bajo ke Pulau Komodo. Carolina menyampaikan bahwa harga tiket belum ditentukan, tetapi akan disesuaikan dengan kebutuhan biaya konservasi Taman Nasional Komodo.

Berdasarkan hitungan dan rekomendasi hasil kajian Daya Dukung dan Daya Tampung berbasis jasa ekosistem ditentukan bahwa biaya konservasi Taman Nasional Pulau Komodo antara Rp 2,9 juta sampai Rp 5,8 juta.

"Maka biaya konservasi, kita masih menghitung komponennya dan akan kami umumkan juga. Tapi biaya yang akan diberlakukan sebesar Rp 3.750.000 per orang per tahun, akan dilakukan secara kolektif untuk maksimal kurang lebih 4 orang dalam satu biaya konservasi tersebut," paparnya.

Kepala Kajian Daya Tampung Daya Dukung Taman Nasional Komodo Irman Firmansyah menambahkan, pembatasan jumlah kunjungan di TN Komodo penting dilakukan untuk menjaga alam juga hewan spesies kadal tersebut. 

Data TN Nasional, jumlah pengunjung selalu naik sejak 2010 hingga 2019 mencapai 221 ribu orang dalam setahun. Angka kunjungan turun akibat kondisi pandemi Covid-19, tetapi sudah mulai naik kembali sejak 2021. 

baca juga

Dari hasil kajian tersebut direkomendasikan bahwa kunjungan wisatawan yang ideal cukup 219 ribu orang per tahun. Atau batas maksimal jangan lebih dari  292 ribu pengunjung per tahun. 

"Namanya Taman Nasional berarti kita melindungi, ada pemulihan. Seperti kita di rumah sakit tentu ada dibatasi pengunjungnya. Artinya komodo mungkin masih ada, tapi kenyamanan dalam menghirup oksigen itu sudah tidak nyaman. Kalau ada ratusan atau di luar kapasitas pengunjung yang datang akan terjadi peningkatan suhu lokal, oksigen yang terhirup juga akan langsung ada pengurangan," jelas Irman. 

Menurutnya, kunjungan ke TN Komodo sebenarnya untuk melihat kehidupan liar dari hewan tersebut. Bagaimana kehidupan asli di habitatnya, caranya mencari makan, hingga bereproduksi. 

"Kalau cuma mau lihat komodo, datang saja ke kebun binatang," ucap Irman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Inka Unjuk Teknologi Bus Listrik E-Inobus di Labuan Bajo

PT Inka Unjuk Teknologi Bus Listrik E-Inobus di Labuan Bajo

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2022 | 22:23 WIB

Warganet Terharu, Viral Video Nelayan di Labuan Bajo Jual Ikan Rp 35 Ribu Demi Beli Bensin

Warganet Terharu, Viral Video Nelayan di Labuan Bajo Jual Ikan Rp 35 Ribu Demi Beli Bensin

Lifestyle | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:45 WIB

Viral Video Nelayan Jual Ikan Tangkapannya untuk Beli Bensin, Netizen Ramai-Ramai Panjatkan Doa

Viral Video Nelayan Jual Ikan Tangkapannya untuk Beli Bensin, Netizen Ramai-Ramai Panjatkan Doa

News | Senin, 20 Juni 2022 | 19:50 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Memilih Serum yang Tepat untuk Kulit Kering? Ini 2 Pilihan Lokal Sesuai Review

Bagaimana Cara Memilih Serum yang Tepat untuk Kulit Kering? Ini 2 Pilihan Lokal Sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:34 WIB

Cair Mulai 20 Juli, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 2026

Cair Mulai 20 Juli, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 2026

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:25 WIB

Yuk Jelajahi BRI Wellness Experience 2026, Festival Kebugaran dan Mindfulness Premium di Jakarta

Yuk Jelajahi BRI Wellness Experience 2026, Festival Kebugaran dan Mindfulness Premium di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:07 WIB

9 Cara Mudah Membedakan Sepatu Lokal Asli vs Palsu, Jangan Sampai Tertipu!

9 Cara Mudah Membedakan Sepatu Lokal Asli vs Palsu, Jangan Sampai Tertipu!

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:47 WIB

Ingin Rezeki Lancar dan Tidur Nyenyak? Ini 4 Warna Kamar Tidur Pembawa Hoki Menurut Feng Shui

Ingin Rezeki Lancar dan Tidur Nyenyak? Ini 4 Warna Kamar Tidur Pembawa Hoki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:39 WIB

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:58 WIB

Cushion Apa yang Tidak Oksidasi? Ini 3 Pilihan yang Dipuji Pengguna

Cushion Apa yang Tidak Oksidasi? Ini 3 Pilihan yang Dipuji Pengguna

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:10 WIB

Sifat dan Karakter Orang Zodiak Gemini, Beda antara Laki-laki dan Perempuan

Sifat dan Karakter Orang Zodiak Gemini, Beda antara Laki-laki dan Perempuan

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:53 WIB

Cara Cek Sepatu Nike Asli atau Palsu, Ini Daftar Toko untuk Beli Produk Original

Cara Cek Sepatu Nike Asli atau Palsu, Ini Daftar Toko untuk Beli Produk Original

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:50 WIB

Foundation Balm, Foundation, dan Cushion Bedanya Apa? Cek Kelebihan Masing-Masing

Foundation Balm, Foundation, dan Cushion Bedanya Apa? Cek Kelebihan Masing-Masing

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:15 WIB

×