Sempat Bikin Salah Paham, Ternyata Ini Rincian Lengkap di Balik Rencana HTM Taman Nasional Komodo Seharga Rp3,7 Juta

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:22 WIB
Sempat Bikin Salah Paham, Ternyata Ini Rincian Lengkap di Balik Rencana HTM Taman Nasional Komodo Seharga Rp3,7 Juta
Taman Nasional Pulau Komodo. (Dok: Kemenparekraf)

Suara.com - Kabar tentang pembatasan pengunjung serta biaya kontribusi Taman Nasional Komodo belakangan beredar luas di publik. Sayangnya, kesalahan persepsi tentang hal ini turut muncul.

Harga tiket masuk Taman Nasional Komodo sebesar Rp3.750.000 per orang ini ternyata berlaku selama satu tahun dan merupakan biaya kontribusi untuk program konservasi Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Kawasan Perairan Sekitarnya. Dengan demikian, angka tersebut bukanlah untuk harga tiket masuk ke dalam Taman Nasional Komodo.

Pengunjung yang akan melakukan kunjungan diwajibkan melakukan registrasi dan reservasi secara online satu pintu melalui aplikasi. Kemudian, pembatasan pengunjung melalui registrasi online serta penerapan biaya kontribusi ini akan digunakan untuk upaya konservasi.

Upaya konservasi itu mencakup manajemen kunjungan, pengelolaan sampah, pemulihan terumbu karang yang rusak, pemberdayaan masyarakat lokal, optimalisasi pengawasan dan pengamanan kawasan yaitu terkait perburuan liar, pemancingan ilegal, penggunaan pukat harimau dan overfishing, serta berbagai isu dan permasalahan lain di kawasan yang mengancam habitat komodo dan ekosistem di dalamnya.

Taman Nasional Pulau Komodo. (Dok: Kemenparekraf)
Taman Nasional Pulau Komodo. (Dok: Kemenparekraf)

"Biaya kontribusi ini akan digunakan sebagai program konservasi untuk memperbaiki kembali ekosistem yang rusak atau berkurang nilainya. Gambaran ini baru satu orang wisatawan, bagaimana jika ratusan wisatawan datang sekaligus. Berapa banyak kerusakan ekosistem yang dihasilkan. Untuk itu, pembatasan pengunjung penting untuk segera diterapkan," ungkap Irman Firmansyah yang melakukan Kajian Daya Dukung Daya Tampung (DDDT) Berbasis Jasa Ekosistem di Pulau Komodo, Pulau Padar dan Kawasan Perairan Sekitar.


Taman Nasional Komodo merupakan habitat dari beragam biodiversitas. Selain habitat bagi komodo, juga tempat hidup berbagai spesies lainnya, yang mana termasuk juga dalam kategori terancam punah yaitu kakatua kecil jambul kuning.

“Setiap pengunjung yang datang ke Taman Nasional Komodo, perlu secara sadar bahwa Taman Nasional Komodo bukan semata-mata destinasi pariwisata, melainkan satu-satunya wilayah konservasi untuk komodo yang ada di dunia. Jika hanya ingin melihat komodo, wisatawan bisa mengunjungi kebun binatang,” tutup Irman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Tak Berizin Dilarang Berlayar di Perairan Labuan Bajo Pulau Komodo

Kapal Tak Berizin Dilarang Berlayar di Perairan Labuan Bajo Pulau Komodo

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 13:50 WIB

Pemda NTT Tertibkan Kapal Wisata yang Berlayar di Perairan Pulau Komodo

Pemda NTT Tertibkan Kapal Wisata yang Berlayar di Perairan Pulau Komodo

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 12:59 WIB

Tiket Terusan Pulau Komodo Jadi Lebih Mahal, Menparekraf Sandiaga Uno: Demi Kelestarian Komodo dan Alam

Tiket Terusan Pulau Komodo Jadi Lebih Mahal, Menparekraf Sandiaga Uno: Demi Kelestarian Komodo dan Alam

Lifestyle | Senin, 04 Juli 2022 | 20:11 WIB

Terkini

Mees Hilgers Kembali Latihan Bersama FC Twente Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Mees Hilgers Kembali Latihan Bersama FC Twente Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:23 WIB

Sentuhan Magis Rudy Soedjarwo di Film Dan Bandung, Hidupkan Lagi Vibes Cinta dan Rangga?

Sentuhan Magis Rudy Soedjarwo di Film Dan Bandung, Hidupkan Lagi Vibes Cinta dan Rangga?

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Kejagung: Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing PT TPL Tak Terkait Laporan Menkeu Purbaya

Kejagung: Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing PT TPL Tak Terkait Laporan Menkeu Purbaya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:21 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer Non-Comedogenic Beserta Klaim dan Harga

7 Rekomendasi Moisturizer Non-Comedogenic Beserta Klaim dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Zodiak Gemini Orangnya seperti Apa? Ini 10 Ciri Khas Kepribadian Gemini

Zodiak Gemini Orangnya seperti Apa? Ini 10 Ciri Khas Kepribadian Gemini

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Sepeda Lipat Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Bike to Work dan Olahraga

Sepeda Lipat Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Bike to Work dan Olahraga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Iko Uwais Terpilih Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week

Iko Uwais Terpilih Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:15 WIB

4 Facial Foam Lokal Glutathione Atasi Wajah Kusam Akibat Aktivitas Outdoor

4 Facial Foam Lokal Glutathione Atasi Wajah Kusam Akibat Aktivitas Outdoor

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Geger Penangkapan Bos Gendut: BNN Temukan 98 Kg Sabu, Senpi, hingga Tumpukan Emas Batangan

Geger Penangkapan Bos Gendut: BNN Temukan 98 Kg Sabu, Senpi, hingga Tumpukan Emas Batangan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:14 WIB

'Biar Rakyat Tahu!' Buruh Ancam Umumkan Parpol yang 'Main-Main' Bahas RUU Ketenagakerjaan

'Biar Rakyat Tahu!' Buruh Ancam Umumkan Parpol yang 'Main-Main' Bahas RUU Ketenagakerjaan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:12 WIB

×