Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Peran Penyu Dalam Menjaga Ekosistem Laut

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 13 Juli 2022 | 10:30 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Peran Penyu Dalam Menjaga Ekosistem Laut
penyu.

Suara.com - Banyak orang hanya mengganggap penyu sebagai hewan laut yang lucu dan menggemaskan. Padahal, di balik itu penyu punya peran yang besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Penyu yang memakan pucuk lamun dapat membersihkan sedimen sehingga habitat lamun dan terumbu karang tetap terjaga. Selain itu, penyu juga mengonsumsi berbagai jenis spons laut yang dapat mengontrol komposisi dan distribusi organisme itu yang dapat mengancam ekosistem terumbu karang.

Dikutip dari berbagai sumber, ketika mereka merumput maka penyu hijau telah membantu menambah nutrisi dan membantu produktifitas Lamun. Tanpa proses merumput yang konstan maka padang Lamun akan terlalu rimbun dan menghalangi arus laut.

Melepas Penyu. (Dok: Istimewa)
Melepas Penyu. (Dok: Istimewa)

Selain itu hal ini juga menghalangi sinar matahari menembus ke dasar laut, akibatnya pangkal lamun akan mengalami pembusukan dan menciptakan habitat sejenis jamur.

Oleh sebab itu BRI Insurance (BRINS) mengajak wisatawan mancanegara dan domestik serta penduduk di sekitar Kuta melepas ratusan ekor tukik di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Senin (11/7). Pelepasan 400 tukik dan 12 penyu remaja ini berkaitan dengan peringatan Hari Penyu Sedunia 2022.


"Kami mempunyai komitmen terkait dengan inisiatif ESG yang diterapkan dalam triple bottomline 3P, People, Planet, Prosperity. Pelapasan Tukik merupakan salah satu cara kami dalam mendorong value ‘Planet’ dengan menjaga keseimbangan alam," ujar CEO BRI Insurance (BRINS), Fankar Umran.

Bali, menjadi pilihan pelaksanaan pelepasan ratusan Tukik dikarenakan, banyak orang berkunjung khususnya ke pantai Kuta. Sehinga, perlu diimbangi dengan pelestarian ekosistem yang ada di pantai Kuta, salah satunya pelaksanaan pelepasan ratusan Tukik.

"Kita paham, bahwa ekosistem dan biota laut itu, penyu itu makhluk-makhluk yang kecil yang memiliki peran besar dalam ekosistem baik pesisir ini maupun biota laut itu sendiri. Peran mereka adalah memberikan kekuatan pada vegetasi laut yang membuat laut, alam, dan darat ini terjaga oleh vegetasi laut" ujarnya.

Ia juga menambahkan, semakin banyak pihak terlibat dalam upaya melestarikan alam, tentu keseimbangan alam akan terjaga dengan baik dimasa yang akan datang.

baca juga

Lebih lanjut, Fankar menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dilakukan BRINS untuk mendorong greener movement. Selain melepas tukik, pihaknya juga melakukan berbagai program flagship di bidang lingkungan seperti penanaman ratusan bibit mangrove.

Aksi nyata ini pun diharapkan menjadi embrio aksi serupa. Kepedulian seluruh pihak kata Fankar, akan mewujudkan keseimbangan kehidupan dan alam. Kita paham, yang namanya keseimbangan kehidupan ini, manusia, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya, flora dan fauna, itu harus seimbang. “Melalui aksi ini BRINS ingin mengajak seluruh masyarakat tergerak untuk ikut menjaga dan memberi makna untuk keseimbangan lingkungan.” Tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEM Fikom Unpad Galang Donasi untuk Konservasi Penyu Pangandaran

BEM Fikom Unpad Galang Donasi untuk Konservasi Penyu Pangandaran

Tantrum | Selasa, 07 Juni 2022 | 14:02 WIB

Jaga Konservasi Penyu di Pantai Selatan, DKP Kulon Progo Lepaskan 144 Tukik

Jaga Konservasi Penyu di Pantai Selatan, DKP Kulon Progo Lepaskan 144 Tukik

Jogja | Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:00 WIB

Penyelundupan 2.287 Telur Penyu Sisik di Sumsel Digagalkan, Bakal Ditetaskan di Kawasan Hutan Lindung Bangka

Penyelundupan 2.287 Telur Penyu Sisik di Sumsel Digagalkan, Bakal Ditetaskan di Kawasan Hutan Lindung Bangka

Sumsel | Senin, 13 Juni 2022 | 09:20 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×