Gegara Makan Sandwich Lima Tahun Lalu, Pria Ini Ngaku Perutnya Kembung dan Bolak-balik Kentut

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:07 WIB
Gegara Makan Sandwich Lima Tahun Lalu, Pria Ini Ngaku Perutnya Kembung dan Bolak-balik Kentut
ilustrasi sakit perut (freepik.com)

Suara.com - Seorang pria Inggris yang makan sandwich ham di pasar Natal yang dia kunjungi bersama keluarganya pada bulan Desember 2017 menyebabkan perut kembung yang tak terkendali sejak saat itu.

Tyrone Prades telah hidup dalam mimpi buruk selama lima tahun, dan dia mengklaim bahwa itu semua karena roti gulung yang dia makan di pasar Natal di Birmingham.

Hanya beberapa jam setelah makan camilan, Tyrone terkena kram perut, demam, muntah dan diare, dan terbaring di tempat tidur selama lima minggu. Itu saja terdengar seperti pengalaman yang mengerikan, tapi itu hanya awal dari masalahnya.

Sejak hari naas itu, pria berusia 46 tahun itu menderita perut kembung secara teratur dan tidak terkendali yang membuatnya malu dan suara perut yang membangunkannya di tengah malam.

Ilustrasi sandwich. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi sandwich. (sumber: Shutterstock)

Lima tahun setelah dia makan sandwich, Prades menggugat pemilik warung makan tempat dia membelinya seharga Rp3,4 miliar. Pengacaranya baru-baru ini mengatakan kepada pengadilan bahwa berbulan-bulan setelah penyakit awalnya mereda, perutnya masih mengeluarkan suara aneh seperti kentut dan perut kembung yang berlebihan dan tak terkendali tidak pernah benar-benar hilang.

"Gejalanya, terutama, kelelahan dan perubahan fungsi usus yang terkait dengan 'berputar' di dalam perutnya dan perut kembung," kata pengacara itu. Perut penggugat terus menerus mengeluarkan suara-suara yang bergejolak sampai-sampai tidurnya bisa terganggu.”

Pengacara Tyrone Prades menambahkan bahwa tingkat gejalanya telah "mengubah hidup", dengan perut kembung yang berlebihan dan tak terkendali membuatnya malu untuk keluar di depan umum.

Meskipun diyakini bahwa roti gulung yang dimakan Pak Prades lima tahun lalu mengandung Salmonella, para pembela perusahaan yang mengoperasikan warung makan, Frankfurt Christmas Market Ltd, mengklaim petugas kesehatan lingkungan hanya menemukan e.coli di pisau, tetapi tidak ada salmonella. Karena penggugat tidak menderita infeksi e.coli, mereka mengatakan bahwa tuduhan salmonella harus dibuktikan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Sandwich yang Dimakan 5 Tahun Lalu, Pria Ini Alami Kembung Tak Berkesudahan

Gegara Sandwich yang Dimakan 5 Tahun Lalu, Pria Ini Alami Kembung Tak Berkesudahan

Health | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:30 WIB

Ingin Buktikan Keamanannya, Pejabat India Ini Nekat Minum Air dari Sungai Tercemar, Endingnya Malah Masuk Rumah Sakit

Ingin Buktikan Keamanannya, Pejabat India Ini Nekat Minum Air dari Sungai Tercemar, Endingnya Malah Masuk Rumah Sakit

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 11:30 WIB

4 Alasan Tidak Perlu Malu untuk Hidup Berhemat, It's Your Life!

4 Alasan Tidak Perlu Malu untuk Hidup Berhemat, It's Your Life!

Your Say | Rabu, 27 Juli 2022 | 10:19 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×