Hari Konservasi Alam Dunia 2022, Ini Beberapa Hal yang Kamu Bisa Lakukan untuk Ikut Berkontribusi

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Jum'at, 29 Juli 2022 | 14:42 WIB
Hari Konservasi Alam Dunia 2022, Ini Beberapa Hal yang Kamu Bisa Lakukan untuk Ikut Berkontribusi
Petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan anggota komunitas membawa kantong yang berisi sampah usai dipungut di jalur pendakian Gunung Kerinci, Kerinci, Jambi, Senin (10/8/2020). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]

Suara.com - Konservasi alam merupakan hal penting untuk menjaga kelesratian lingkungan dan hewan dari kepunahan. Pentingnya hal ini sendiri, akhinya dibuatlah Hari Konservasi Alam Dunia.

Peringatan yang satu ini sendiri biasa dirayakan setiap tanggal 28 Juli. Sejarah asal usul Hari Konservasi Alam Dunia ini tidak diketahui jelasnya. Namun, peringatan ini dimaksudkan untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dilansir dari CNBCTV18, tema Hari Konservasi Alam Sedunia tahun ini adalah 'Hidup Berkelanjutan dalam Harmoni dengan Alam’. Tema ini sendiri diambil untuk mengingatkan manusia yang agar tidak mengeksploitasi alam tanpa menerapkan konservasi demi keberlangsungan lingkungan sekitar.

Selain itu, masyarakat juga bisa mendukung gerakan Hari Konservasi Alam sendiri dengan berkontribusi langsung menjaga lingkungan. Kontibusi yang dilakukan sendiri bisa dari berbagai hal kecil di antaranya sebagai berikut.

Kurangi penggunaan plastik

Sampah gelas plastik. (Dok: Elements Envanto)
Sampah gelas plastik. (Dok: Elements Envanto)

Seperti yang diketahui, sampah plastik merupakan hal yang sulit terurai oleh alam. Adanya penumpukan sampah plastik sendiri dapat berdampak buruk bagi llingkungan. Untuk itu, manusia diusahakan untuk mengurangi penggunaannya dan mengganti dengan produk-produk lainnya yang mudah terurai.

Hemat listrik

Listrik memberikan energi yang berdampak buruk bagi lingkungan jika penggunaannya telalu berlebuhan. Dengan menghemat listrik, akan mengurangi beban lingkungan. Untuk itu, coba matikan lampu, kipas angin, atau hal-hal lainnya ketika memang tidak dibutuhkan.

Hemat air

baca juga

Permukaan air bersih dan sehat di dunia ini sendiri semakin hari semakin menipis. Untuk itu, penting mengehmat air agar tidak terbuang sia-sia. Usahakan untuk mematikan keran setelah menggunakannya. Bisa juga membuat sistem pemanen air hujan sehingga bisa menghemat.

Lakukan Daur ulang

Untuk mengurangi limbah sampah yang menumpuk, seseorang bisa melakukan daur ulang sehingga membuat produk baru. Jika ada pakaian yang sudah tidak dipakai, bisa digunakan sebagai tas dibandingkan kantong plastik. Botol plastik juga bisa didaur ulang menjadi berbagai hal yang berguna.

Kurangi sampah elektronik

Banyak orang yang mengikuti perkembangan zaman akhirnya selalu mengganti gawai miliknya saat ada produk terbaru. Hal tersebut membuat gawai lama miliknya terbuang begitu saja dan menjadi sampah elektronik yang berbahaya bagi lingkungan.

Untuk itu, usahakan mengurangi sampah elektronik. Bisa memberikan gawai lama kepada orang. Bisa juga untuk tidak menggangi telepon sebelum benar-benar rusak sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Dukung Kesinambungan Konservasi Alam

Pupuk Kaltim Dukung Kesinambungan Konservasi Alam

Bisnis | Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:02 WIB

Hari Konservasi Alam Nasional 2021, KLHK Lepasliarkan 2 Orangutan Sumatera

Hari Konservasi Alam Nasional 2021, KLHK Lepasliarkan 2 Orangutan Sumatera

News | Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:30 WIB

Peluncuran Awal Edu Eco Agrowisata IOC Universitas Surabaya

Peluncuran Awal Edu Eco Agrowisata IOC Universitas Surabaya

Foto | Minggu, 11 Oktober 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:56 WIB

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

×