4 Aturan yang Perlu Diketahui Sebelum Berteman Akrab dengan Bos di Kantor

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:59 WIB
4 Aturan yang Perlu Diketahui Sebelum Berteman Akrab dengan Bos di Kantor
Ilustrasi bekerja (Freepik.com/katemangostar)

Suara.com - Hubungan karyawan dengan bos dapat memengaruhi lingkungan kerja. Sehingga, tak jarang karyawan berusaha lebih akrab dengan atasannya di kantor dengan dalih untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. 

Memang tak ada salahnya berteman dengan bos sendiri. Tapi belum tentu setiap bos tepat dijadikan teman dekat. Terkadang seorang bos yang dianggap ramah bisa menjadi orang yang 'menusuk' bawahannya dari belakang. 

Bagi tipe bos yang hanya fokus pada pekerjaan, datang ke kantor dan pulang tepat waktu, bisa jadi tidak tertarik mencari teman di tempat kerja sekalipun dengan rekan satu tim. 

Dikutip dari Times of India, yang terbaik lebih dulu mengetahui empat aturan di bawah ini sebelum berencana untuk berteman dengan bos.

1. Menjadi Teman dan Ramah adalah Dua Hal Berbeda
Jangan salah mengartikan sapaan basa-basi dengan ajakan berteman. Jika atasan sering berbuat baik, tidak berarti tindakannya berupa ajakan untuk berteman. 

Butuh waktu untuk berteman dan beberapa bos juga tidak seperti yang terlihat. Mereka bahkan mungkin memilih untuk menjaga jarak. Sedangkan sikap baiknya sekadar untuk menciptakan kesan ramah.

2. Jangan Mengumbar Masalah Pribadi
Beban pikiran bos bisa jadi lebih berat daripada bawahannya. Untuk itu, bila Anda terlalu berlebihan mengumbar masalah pribadi kepada bos, bisa jadi dia sebenarnya tidak terlalu peduli.

Kecuali jika masalah yang Anda hadapi berkaitan dengan pekerjaan dan dapat mempengaruhi kualitas kerja.

3. Bicara Seperlunya
Sebagai seorang karyawan, yang terbaik adalah menjadi pengamat yang baik, lebih banyak mendengarkan, dan berbicara hanya  seperlunya. 

baca juga

Kebanyakan bos biasanya lebih memperhatikan pekerjaan orang yang lebih pendiam dan pekerja keras. Jika Anda ingin berteman dengan bos, buat lah kesan yang baik, lalu jadilah pekerja yang cerdas.

4. Tidak Bergosip
Tidak ada orang yang suka dengan individu yang selalu membicarakan urusan orang lain. Apalagi jika Anda menggosipkan rekan kerja dengan bos. Itu bisa membuat bos berpikir bahwa Anda juga mungkin membicarakannya dengan orang lain.

Lebih baik, cari topik pembahasan lain jika memang ingin berbincang dengan bos. Misalnya, ide segar tentang proyek pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Kamu Siap Menjadi Leader, Sudah Pantas Jadi Bos!

5 Tanda Kamu Siap Menjadi Leader, Sudah Pantas Jadi Bos!

Your Say | Senin, 25 Juli 2022 | 11:26 WIB

5 Hal Ini Hanya Membuatmu Jalan di Tempat, Segera Tinggalkan!

5 Hal Ini Hanya Membuatmu Jalan di Tempat, Segera Tinggalkan!

Your Say | Minggu, 24 Juli 2022 | 19:41 WIB

KKHI Madinah Gelar Medical Check-up untuk Pantau Kesehatan Jemaah

KKHI Madinah Gelar Medical Check-up untuk Pantau Kesehatan Jemaah

News | Minggu, 24 Juli 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×