Pentas Teater Under the Volcano: Saat Minangkabau Dibayangi Letusan Gunung Merapi

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Pentas Teater Under the Volcano: Saat Minangkabau Dibayangi Letusan Gunung Merapi
Pementasan teater asli karya anak bangsa, Under the Volcano bakal dipentaskan di ibukota Jakarta di Ciputra Artpreneur Theater pada Sabtu, 27 Agustus 2022 mendatang. (Dok. Suara.com/Dini)

Setelah sukses di luar negeri, pementasan teater asli karya anak bangsa, Under the Volcano bakal dipentaskan di ibukota Jakarta di Ciputra Artpreneur Theater.

Suara.com - Setelah sukses di Beijing, China dan Singapura, pementasan teater asli karya anak bangsa, Under the Volcano bakal dipentaskan di ibukota Jakarta di Ciputra Artpreneur Theater pada Sabtu, 27 Agustus 2022 mendatang.

Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia, Restu Kusumaningrum mengatakan sebelum tampil di Jakarta, pementasan Under the Volcano yang melibatkan Komunitas Seni Hitam Putih Sumatera Barat sudah lebih dulu ditampilkan di Borobudur, Magelang Jawa Tengah.

Atau tepatnya Under the Volcano ditampilkan pada perhelatan budaya Borobudur Writers & Cultural Festival (BWCF) 2018 di Panggung Akshobya Candi Borobudur. Sehingga penyelenggaraan di Ciputra ini adalah pementasan yang ketiga.

Pementasan teater asli karya anak bangsa, Under the Volcano bakal dipentaskan di ibukota Jakarta di Ciputra Artpreneur Theater pada Sabtu, 27 Agustus 2022 mendatang. (Dok. Suara.com/Dini)
Pementasan teater asli karya anak bangsa, Under the Volcano bakal dipentaskan di ibukota Jakarta di Ciputra Artpreneur Theater pada Sabtu, 27 Agustus 2022 mendatang. (Dok. Suara.com/Dini)

"Kami harap pertunjukan keempat ini dapat memperoleh apresiasi yang tinggi dari para penikmat seni serta memperkenalkan syair-syair lampau dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada generasi muda," ujar Restu saat konferensi pers di Ciputra Artpreneur, Lotte Aveneu, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: Kisah Fonnyta Amran, Sutradara Teater Indonesia yang Raih Beasiswa untuk Dalami Penyutradaraan di Skotlandia

Teater yang digelar dalam dua sesi per hari, yakni pukul 16.00 dan 20.00 WIB ini bercerita tentang masyarakat yang harus hidup di bawah bayang-bayang bencana alam karena di kelilingi gunung berapi.

Pertunjukan berdurasi kurang lebih 80 menit ini dimulai dengan cerita awal sebelum bencana terjadi. Digambarkan suasana kehidupan yang harmonis, masyarakat menjalankan kegiatan sehari-hari secara damai.

Tiba-tiba gempa datang, diikuti ledakan gunung dan tsunami. Para penghuni lereng panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Ketika letusan mereda, timbulnya masalah baru bagi masyarakat dalam hal sandang, pangan, dan papan yang menyebabkan trauma dan kemiskinan.

Sedikit demi sedikit masyarakat membangun kembali rumah dan desa dengan bantuan banyak orang. Akhirnya kehidupan kembali normal dan damai.

Baca Juga: Dituding Masuk Teater Nasional Secara Curang, Jackson Yee Mengundurkan Diri

Sehingga Under the Volcano ini bisa jadi pengingat untuk masyarakat Indonesia, yang tinggal dengan wilayah geografis ring of fire.

Komentar