Seharian Tak Ada Pembeli, Pedagang Wedang Tahu Keliling Ini Girang Dapat Pelanggan Pertama

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:48 WIB
Seharian Tak Ada Pembeli, Pedagang Wedang Tahu Keliling Ini Girang Dapat Pelanggan Pertama
Ilustrasi sajian wedang tahu (Envato Elements)

Suara.com - Menjadi pedagang keliling bukanlah hal mudah karena terkadang bisa saja dagangan yang dibawa tak kunjung laku. Meski demikian, semangat untuk berjualan tetap harus dipertahankan demi bisa menyambung hidup.

Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun TikTok @semarangsukasuka. Pada video singkat itu, tampak seorang penjual wedang tahu keliling yang menggunakan gerobak sederhana.

Untuk menarik perhatian pelanggan, penjual menggunakan gong kecil yang digantung di sisi gerobak. Sayangnya, gong itu tak berhasil menarik banyak pembeli.

Pasalnya, sedari pagi hingga siang tak ada satu pun pembeli yang datang. Warganet ini menjadi pelanggan pertamanya dan penjual itu tampak sangat senang.

Di tengah terik matahari, penjual berusia 51 tahum itu tetap semangat demi menafkahi anak istri. Ia memiliki dua anak dan tengah memiliki penyakit pada matanya.

Wedang tahu yang ia jual pun menggunakan resep yang diberikan sang ayah saat dirinya masih kecil. Satu bungkus wedang tahu itu pun cukup terjangkau yakni Rp7.000.

Penjual wedang tahu itu rupanya berjualan di sekitar Puspanjalo Semarang, dan sekitarnya. Pengunggah video ini pun mengajak warganet untuk memborong wedang tahu tersebut.

Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

"Donasi mungkin perlu, tapi yang lebih perlu lagi adalah dagangannya laris terus setiap hari. Karena ini adalah nafkah panjang hingga akhir hayat bapaknya," komentar seorang warganet.

baca juga

Warganet lain ikut berkomentar. "Sayang banget jauh dari sini. Cuma bisa bantu doa, semangat pakk! Semoga laris dagangannya!! Aamiin," komentar seorang warganet.

"Itu emang enak banget kalau di tempatku pasti aku beli, kuah jahenya juga mantap. Sehat terus buat bapaknya sama kakaknya," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Selasa (23/8/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 200 ribu kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Wedang Tahu Khas Semarang, Minuman Tradisional yang Cita Rasa Uniknya Dirindukan Banyak Orang

Resep Wedang Tahu Khas Semarang, Minuman Tradisional yang Cita Rasa Uniknya Dirindukan Banyak Orang

Lifestyle | Rabu, 09 Februari 2022 | 16:27 WIB

Unik! Biasanya Digoreng, di Kota Semarang Jadi Wedang Tahu

Unik! Biasanya Digoreng, di Kota Semarang Jadi Wedang Tahu

Jawa Tengah | Rabu, 24 Maret 2021 | 15:40 WIB

Berlibur ke Semarang, Mendedah Lezatnya Wedang Tahu Pak Adi

Berlibur ke Semarang, Mendedah Lezatnya Wedang Tahu Pak Adi

Lifestyle | Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:30 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×