Tahukah Anda Nail Polish Adalah Buatan China? Simak Sejarah Perkembangannya Yuk

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Selasa, 13 September 2022 | 18:05 WIB
Tahukah Anda Nail Polish Adalah Buatan China? Simak Sejarah Perkembangannya Yuk
Nail polish adalah, penjelasan nail polish. (Dok. Shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda nail polish adalah benda buatan China? Simak sejarah perkembangan nail polish berikut ini.

Kuku telah menjadi bagian penting dari dunia kecantikan. Itu sebabnya, mempercantik kuku dengan nail polish atau cat kuku menjadi salah satu rutinitas yang ternyata telah dilakukan banyak perempuan sejak berabad-abad lalu.

Dikutip Collins Dictionary, nail polish adalah cairan kental yang digunakan untuk menghias kuku tangan atau kaki. Secara umum, dikutip dari Byrdie, komposisi cat kuku bergantung pada tiga elemen utama.

https://pixabay.com/id/photos/nail-polish-remover-odlakovat-kuku-3728091/
Penjelasan nail polish adalah (Pixabay)

Di antaranya adalah pigmen untuk warna, dasar suspensi untuk konsistensi, dan polimer perekat yang memungkinkan cat menempel pada kuku sehingga tak mudah terkelupas.

Pigmen yang biasanya ditemukan pada cat kuku juga sering ditemukan dalam rangkaian kosmetik dan termasuk bahan-bahan seperti titanium dioksida (warna putih dan lebih terang), titanium oksida (warna hitam dan lebih gelap), ultramarine (biru), kromium oksida (hijau), dan carmine (merah).

Biasa dikenal sebagai kutek, nail polish juga berkembang dari tahun ke tahun, bahkan sejak 3000 Sebelum Masehi! Nah ingin mengetahui sejarah perkembangan nail polish? Simak terus daftar di bawah ini seperti dilansir Byrdie.

1. Berasal dari Cina Sejak 3000 SM

Dikatakan bahwa para pejuang di Babilonia pads 3200 SM biasa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menata rambut, mengecat serta mewarnai kuku mereka agar tampak terawat sebelum pergi berperang.

Bahan pilihan yang diklaim telah digunakan dinamakan kohl. Warna kuku mereka mungkin menandakan kelas mereka. Misalnya, kuku hitam mungkin dianggap peringkat yang lebih tinggi.

baca juga

2. Menandakan Kelas Sosial

Dikatakan bahwa pada 3000 SM, orang Cina menggunakan warna kuku sebagai pembeda pangkat dan dinasti. Kelas atas mungkin telah menggunakan bahan-bahan seperti lilin lebah, gum Arab, dan putih telur untuk warna kuku, sedangkan rezim yang berkuasa mungkin memakai warna-warna yang sangat berpigmen seperti merah.

Selama dinasti tertentu, mengenakan warna bangsawan mungkin dapat dihukum mati. Jadi pada dasarnya, jika Anda ketahuan memakai warna kuku yang salah yang tidak ditetapkan untuk kelas Anda, Anda akan berada dalam masalah besar.

3. Pilihan Cleopatra

Konon Cleopatra memutuskan untuk menggunakan henna di kukunya alih-alih menerapkannya dalam desain yang rumit ke seluruh tangan seperti kebiasaan (dan masih ada di banyak budaya saat ini).

Dia akan mencelupkan setiap jari ke dalam pacar, yang hanya melapisi bagian kukunya. Warna pilihannya? Merah darah. Meskipun ini mungkin tidak terbukti, perempuan menggunakan pacar untuk mewarnai kuku mereka sejak 5000 SM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah, Lindungi dengan Langkah Sederhana Ini

5 Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah, Lindungi dengan Langkah Sederhana Ini

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:30 WIB

Kulit Sawo Matang Jangan Asal Pilih Kutek! 10 Warna Ini Bikin Tangan Langsung Glowing

Kulit Sawo Matang Jangan Asal Pilih Kutek! 10 Warna Ini Bikin Tangan Langsung Glowing

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:31 WIB

8 Rekomendasi Makanan agar Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Menurut Ahli

8 Rekomendasi Makanan agar Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Menurut Ahli

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:32 WIB

Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 06:45 WIB

Cantik tapi Berisiko, Kenali Bahaya di Balik Kutek dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan

Cantik tapi Berisiko, Kenali Bahaya di Balik Kutek dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:05 WIB

5 Rekomendasi Kuteks Halal dan Wudhu Friendly untuk Muslimah, Mulai Rp5 Ribuan

5 Rekomendasi Kuteks Halal dan Wudhu Friendly untuk Muslimah, Mulai Rp5 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 16:43 WIB

Fuji Diduga Salat Pakai Kuku Palsu, Netizen: Gak Sah, Air Wudhu Gak Masuk

Fuji Diduga Salat Pakai Kuku Palsu, Netizen: Gak Sah, Air Wudhu Gak Masuk

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 19:30 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×