7 Fakta Menarik Bunga Edelweis, Memetiknya Bisa Dikenakan Sanksi

Yasinta Rahmawati

Senin, 10 Oktober 2022 | 17:30 WIB
7 Fakta Menarik Bunga Edelweis, Memetiknya Bisa Dikenakan Sanksi
Ilustrasi bunga edelweis. (Pixabay)

Suara.com - Nama besar bunga edelweis sepertinya tak lagi perlu digaungkan, karena reputasinya sebagai bunga abadi sangat kuat mengakar di benak setiap pendaki gunung. Edelweis diambil dari bahasa Jerman edel yang artinya mulia dan weiss berarti putih.

Dalam artikel singkat ini, Anda akan menemukan 7 fakta bunga edelweis yang terkenal, di luar kemampuannya bertahan dan kondisinya yang tidak mudah layu.

1. Salah Satu Jenis Bunga yang Tumbuh di Ketinggian

Bunga edelweis sendiri merupakan satu dari sedikit bunga yang tumbuh di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Pada kondisi yang dingin, bunga ini dapat tumbuh lebih baik dan subur.

Ukuran rata-rata bunga ini adalah 8 cm, namun pada kondisi tertentu yang subur dan baik, kelopaknya bisa berukuran hingga 12 cm.

2. Tidak boleh sembarang dipetik

Karena merupakan bunga yang langka dan hampir punah, bunga edelweis dilindungi oleh beberapa regulasi baku yang ada di Indonesia. Karenanya para pendaki dilarang memetik bunga edelweis liar di sekitar pegunungan. 

Bahkan mengutip laman Menlhk.go.id, undang-undang pasal 33 ayat 1 melarang bunga edelweis dipetik. Dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem menyatakan kalau pemetik atau pencabut bunga edelweis akan dikenakan sanksi paling besar Rp 100 juta rupiah.  

Jelas bukan urgensi perlindungannya?

baca juga
Ilustrasi bunga edelweis. (Pixabay)
Ilustrasi bunga edelweis. (Pixabay)

3. Perangko Nasional

Pada tahun 2003 lalu, bunga edelweis pernah muncul sebagai salah satu desain dalam perangko nasional. Kantor Pos Indonesia meluncurkan desain khusus ini sebagai penghormatan pada bunga edelweis.

Ukuran dari perangko ini cukup kecil, dengan nominal Rp3.000.

4. Ditemukan Lebih Dari 200 Tahun Lalu

Bunga ini pertama kali ditemukan oleh Georg Carl Reinwardt, serang naturalis asal jerman pada tahun 1819. Hal ini berarti usia dari bunga ini sudah lebih dari 200 tahun sejak pertama kali ditemukan. Kekuatan bunga edelweis sudah terkenal, namun justru sebagai tumbuhan, keunikannya adalah akan mudah busuk jika terpapar terlalu banyak air.

5. Bagian dari Budaya Suku Tengger

Bunga cantik ini merupakan bagian dari budaya suku Tengger yang ada di dataran tinggi gunung Bromo. Hampir setiap rumah di suku ini memiliki bunga tersebut sebagai salah satu tanamannya, karena beberapa ritual adat suku Tengger menggunakan bunga ini di dalamnya.

Suku Tengger percaya bahwa bunga ini adalah simbol keabadian dan memiliki nilai yang baik bagi masyarakat. Beberapa upacara yang menggunakan bunga ini antara lain upacara Leliwet, Kasada, Karo, dan Entas-Entas.

6. Bukan Bunga

Bunga edelweis sendiri sebenarnya bukan bunga, seperti yang terkenal dan dipercaya banyak orang. Edelweis sebenarnya merupakan tanaman yang memiliki daun berbulu halus dengan warna putih dan semburat hijau muda. Bagian tengah dari tanaman tersebut yang berwarna kuning menjadi serbuk sarinya.

7. Tidak Hanya Ada di Indonesia

Bunga edelweis yang ada di Indonesia memiliki nama latin Anaphalis Javanica. Namun demikian ternyata bunga ini juga bisa ditemukan di luar negeri. Nama latin untuk varian lain di luar Indonesia adalah Leontopodium Alpinum.

Itu tadi 7 fakta bunga edelweis yang bisa dibagikan. Semoga berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curi Bunga Aldeweis, 6 Remaja Dilarang Mendaki Gunung Dempo

Curi Bunga Aldeweis, 6 Remaja Dilarang Mendaki Gunung Dempo

Sumsel | Rabu, 17 November 2021 | 19:35 WIB

Aturan dan Sanksi Memetik Bunga Edelweis

Aturan dan Sanksi Memetik Bunga Edelweis

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:00 WIB

Kenapa Bunga Edelweis Dilarang Dipetik? Ini Aturan dan Hukumannya

Kenapa Bunga Edelweis Dilarang Dipetik? Ini Aturan dan Hukumannya

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 22:20 WIB

Terkini

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

×