Jessica Iskandar Tunggak KPR Sampai 3 Bulan, Rumah Terancam Disita?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 13 November 2022 | 09:45 WIB
Jessica Iskandar Tunggak KPR Sampai 3 Bulan, Rumah Terancam Disita?
Potret rumah Jessica Iskandar yang mau dijual karena terlilit hutang. (Dok. Youtube)

Suara.com - Artis Jessica Iskandar alias Jedar terpaksa harus menjual rumah mewahnya di Jakarta karena terlilit utang. Diketahui, Jessica Iskandar yang merupakan istri Vincent Verhaag ini telah menunggak cicilan kredit kepemilikan rumah (KPR) selama 3 bulan.

Alasan Jessica Iskandar mengalami kesulitan untuk membayar cicilan KPR rumahnya itu karena ia mengalami penipuan yang menyebabkannya rugi hingga Rp 10 miliar. Oleh sebab itu, Jessica Iskandar harus menjual rumah yang telah dihuninya selama 10 tahun itu.

Jessica Iskandar juga telah melakukan promosi untuk menjual atau menyewakan rumahnya itu jika ada yang berminat. Ia melakukan promosi melalui kanal Youtube dan akun Facebook miliknya.

Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag [Instagram]
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag [Instagram]

Bahkan, meskipun Raffi Ahmad mengaku akan membantu membayar tunggakan KPR miliknya itu, Jessica Iskandar tetap memutuskan untuk menjual rumahnya.

Terkait KPR, biasanya beberapa orang menggunakan cara ini untuk membantu membeli atau memperbaiki rumah. KPR merupakan fasilitas kredit dari perbankan kepada nasabah agar mempermudah pembelian rumah atau renovasi dengan imbalan pengguna harus rutin membayar cicilan yang telah disepakati.

Meski demikian, dalam perjalanannya, beberapa orang sering mengalami kendala sehingga sulit untuk membayar cicilan KPR seperti Jessica Iskandar. Beberapa informasi sering beredar jika seseorang telat membayar KPR rumahnya akan disita oleh bank.

Namun, apa yang sebenarnya terjadi jika seseorang menunggak pembayaran KPR? Mengutip situs KPR Academy, berikut beberapa hal yang terjadi jika seseorang menunggak bayar cicilan KPR.

SMS/Email/Telepon peringatan

Ketika KPR menunggak, biasanya pihak bank tidak akan langsung mendatangi secara langsung. Biasanya, nasabah akan mendapatkan peringatan untuk membayar melalui SMS, Email, atau telepon dari bank. Selain itu, bank juga akan meminta kepastian kapan nasabah akan membayar tunggakan KPR tersebut.

baca juga

Telpon peringatan ke-2

Jika nasabah belum juga memenuhi permintaan, pihak bank akan memberikan peringatan melalui telepon kedua. Dalam peringatan ini pihak bank biasanya akan lebih tegas agar nasabah dapat segera membayar tunggakan KPR.

Pihak bank juga tidak melakukan tindakan hukum selama nasabah kooperatif dan menunjukkan progres akan membayar tunggakan. Bank juga akan meminta nasabah untuk berjanji kapan akan membayar tunggakan serta denda telat sesuai dengan kesepakatan.

Surat pengingatan

Apabila dari peringatan melalui telepon nasabah belum juga membayar, pihak bank akan memberikan surat peringatan. Hal ini juga sebagai peringatan tegas karena tidak adanya kepastian dari nasabah untuk membayar tunggakan KPR. Pihak bank juga sudah mulai hilang kepercayaan karena nasabah yang tidak kooperatif.

Mencari Solusi Bersama

Ketika pihak nasabah mengatakan tidak sanggup membayar KPR, pihak bank akan memintanya untuk menjual rumah tersebut. Pihak bank dan nasabah akan menjadi solusi bersama untuk bisa menemukan pembeli agar properti masih bisa terjual.

Jika rumah laku terjual, pendapatan tersebut hanya akan diambil bank sebesar pinjaman yang belum dilunasi dengan denda. Jika ada sisa, nasabah juga tetap bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan rumah tersebut.

Somasi atau Balai Lelang

Tahap ini menjadi hal yang sangat dihindari karena membutuhkan biaya yang tinggi. Sementara itu, harga properti juga bisa turun dan sangat rendah. Proses lelang juga biasanya tidak hanya dilakukan satu kali saja. Bank akan meminta 2-3 kali proses lelang agar mendapatkan harga yang sesuai. Pasalnya, jika harga semakin turun, justru itu akan menimbulkan kerugian.

Somasi adalah peringatan resmi secara hukum. Pada dasarnya pihak bank menghindari sampai di tahap ini, karena tahap ini berbiaya tinggi dan biasanya di balai lelang harga properti bisa ditawar serendah mungkin. Bahkan sering terjadi, properti tidak langsung laku di lelang pertama. Bisa sampai 2-3 kali lelang. Tentu saja turunnya harga bisa semakin signifikan bahkan kita bisa rugi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlilit Utang Cicilan KPR, Jessica Iskandar Akui Sering Makan di Warteg dan Naik Taksi Online

Terlilit Utang Cicilan KPR, Jessica Iskandar Akui Sering Makan di Warteg dan Naik Taksi Online

Tasikmalaya | Minggu, 13 November 2022 | 09:37 WIB

5 Gaya Interior Rumah Minimalis, dari Natural Sampai Mewah Ada!

5 Gaya Interior Rumah Minimalis, dari Natural Sampai Mewah Ada!

Lifestyle | Minggu, 13 November 2022 | 08:56 WIB

Kalah Sama Raffi Ahmad, Ternyata Ivan Gunawan Ogah Bayarin Cicilan Rumah Jessica Iskandar karena Hal Ini

Kalah Sama Raffi Ahmad, Ternyata Ivan Gunawan Ogah Bayarin Cicilan Rumah Jessica Iskandar karena Hal Ini

Selebtek | Minggu, 13 November 2022 | 08:46 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×