Usai Disebut Pembantu, Kini Iriana Jokowi Dibilang Mirip Tukang Jamu: Kenapa Sih Suka Hina Orang Lain?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 21 November 2022 | 11:11 WIB
Usai Disebut Pembantu, Kini Iriana Jokowi Dibilang Mirip Tukang Jamu: Kenapa Sih Suka Hina Orang Lain?
Ibu Negara Iriana Jokowi mengenakan pakaian hasil dari tenunan khas Balai Panjang, Kota Payakumbuh. [Dok.Klikpositif.com]

Suara.com - Seperti yang diketahui belum lama ini muncul cuitan dugaan penghinaan kepada istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi. Dalam cuitan tersebut, sosok tersebut menyebutkan Iriana Jokowi yang terlihat seperti pembantu ketika berdampingan Ibu Negara Korea Selatan Kim Koen Hee.

Belum lama berita tersebut naik, baru-baru ini kembali muncul kelakuan warganet lainnya yang disebut menghina Iriana Jokowi kembali. Diketahui, akun anonim Twitter @Akun_ke3 merendahkan foto Iriana Jokowi.

Mengutip laman Wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com), akun tersebut menyebut jika istri Presiden Jokowi itu mirip tukang jamu.

Iriana Jokowi dihina lagi. (bidik layar twitter)
Iriana Jokowi dihina lagi. (bidik layar twitter)

"Kek tukang jamu, menurut saya," cuit @Akun__ke3 mengomentari sebuah postingan yang mengunggah video Iriana Jokowi yang tengah berpidato.

Cuitannya itu lantas menjadi viral dan mendapat banyak komentar warganet lainnya. Bahkan, beberapa warganet menandai akun Twitter resmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindaklanjuti pemilik akun tersebut.

Meski demikian, dari penelusuran Suara.com, akun @Akun__ke3 sudah hilang dari Twitter. Namun cuitannya yang menyinggung soal Iriana Jokowi kadung direkam dan disebar lagi oleh pengguna Twitter lainnya.

Munculnya penghinaan Iriana Jokowi ini, lantas menjadi tambahan kasus seseorang yang menghina orang lain. Seperti diketahui, beberapa orang seringkali menggunakan media sosial untuk menghina lainnya. Lalu sebenarnya apa alasan seseorang suka menghina orang lain?

Mengutip situs Exploring Yourmind, seseorang yang suka menghina atau merendahkan orang lain biasanya didorong karena beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut.

1. Penghinaan sebagai bentuk komunikasi yang diwariskan

baca juga

Pada beberapa orang, seringkali tumbuh di lingkungan yang terbiasa menghina satu sama lain. Hal ini membuatnya berpikir kalau menghina ataupun mengkritik orang lain merupakan hal yang biasa. Sebab tumbuh di lingkungan seperti itu, memengaruhi caranya berkomunikasi. Mereka juga jadi ikut terbawa berkomunikasi dengan cara yang sama di lingkungan yang berbeda.

2. Menghina dapat menjadi bentuk kekuasaan

Dalam penelitian oleh University of Bath (Inggris) dikatakan, seseorang yang sering menghina orang lain akan merasa menjajah lingkungan organisasi. Ia akan merasa mendapatkan kekuasaan atas orang lain.

Mereka yang terbiasa menghina, akan merasa dirinya selalu berada di atas orang lain. Hal ini yang membuatnya suka mengkritik, menghina, bahkan jika melakukannya secara samaran.

3. Menghina menjadi bentuk narsisme

Mereka yang melakukan penghinaan kepada orang lain, merupakan bentuk narsistik secara tidak sadar. Pelaku tidak akan peduli jika apa yang diperbuat memengaruhi orang lain. Parahnya karena narsistik ini, mereka tidak segan untuk menghina bahkan mengeksploitasi orang lain. Mereka juga biasanya akan sangat sombong, agresif, dan iri hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Ternak Domba Garut Bisa Datangkan Cuan Ratusan Juta

Bisnis Ternak Domba Garut Bisa Datangkan Cuan Ratusan Juta

Jabar | Senin, 21 November 2022 | 10:53 WIB

Sempet Berinteraksi dengan John Lee yang Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Jokowi Saat Ini?

Sempet Berinteraksi dengan John Lee yang Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Jokowi Saat Ini?

News | Senin, 21 November 2022 | 10:36 WIB

Pedagang Pasar Malangjiwan Senang Presiden Jokowi Datang

Pedagang Pasar Malangjiwan Senang Presiden Jokowi Datang

Jawa Tengah | Senin, 21 November 2022 | 10:04 WIB

Terkini

4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya

4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:58 WIB

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:51 WIB

4 Tips Mengatasi Sepatu Putih yang Menguning, Cukup Pakai Bahan Ini Bisa Kinclong Lagi

4 Tips Mengatasi Sepatu Putih yang Menguning, Cukup Pakai Bahan Ini Bisa Kinclong Lagi

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:40 WIB

Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya

Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Siapa Owner Parfum Scarlett? Ini Profil Pemilik Parfum Terlaris di Indonesia

Siapa Owner Parfum Scarlett? Ini Profil Pemilik Parfum Terlaris di Indonesia

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:13 WIB

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:12 WIB

Tahan Perubahan Iklim dan Kaya Gizi, Bisakah Sukun Menjadi Superfood Lokal Indonesia?

Tahan Perubahan Iklim dan Kaya Gizi, Bisakah Sukun Menjadi Superfood Lokal Indonesia?

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

MPLS Pakai Baju Apa? Ini Pakaian yang Harus Dihindari untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

MPLS Pakai Baju Apa? Ini Pakaian yang Harus Dihindari untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate

5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

×