Dua cara berikutnya berkaitan dengan struktur hunian dan cara memasang titik-titik ventilasi seperti pintu dan jendela pada hunian. Sistem ventilasi yang ideal untuk hunian, terutama di daerah tropis seperti Indonesia adalah ventilasi silang atau cross ventilation.
Sistem ini berarti memosisikan dua atau lebih bukaan ventilasi (pintu atau jendela) yang saling berhadapan. Dengan begitu, udara yang masuk ke dalam rumah bisa mengalir dan keluar dari satu bukaan ventilasi ke bukaan ventilasi yang ada di depan atau belakangnya. Tentunya hal ini akan menjaga suhu dan kualitas udara.
Pilih Atau Bangun Rumah Dengan Plafon Tinggi
Langkah yang ini akan sulit dilakukan bila bangunan rumah sudah jadi. Namun, bila sedang ingin membangun atau membeli rumah, pilih hunian yang punya plafon atau langit-langit yang tinggi. Udara dapat berputar dengan lebih cepat dan leluasa, terutama kalau dibantu dengan ceiling fan.
Plafon yang tinggi akan mampu menggerakkan udara dari atas ke bawah. Dengan begitu, penghuni ruangan akan merasakan suhu yang lebih dingin dan udara yang lebih segar. Plafon yang tinggi juga memberikan kesan yang lapang dan membuat ruangan menjadi lebih terang.
Rumah yang bersih dan sehat tentunya akan lebih nyaman. Bebas khawatir juga, khususnya di musim pancaroba seperti ini.
| Published by Dekoruma |
Artikel Terkait:
6 Variasi Dinding Roster, Sirkulasi Rumah Tradisional nan Estetik
Yuk, Ciptakan Hunian Sehat dengan 5 Jenis Ventilasi Rumah Ini!